Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DIALOGIS PAULO FREIRE PADA PROGRAM PAKET B DI SEKOLAH ALTERNATIF QARYAH THAYYIBAH DESA KALIBENING SALATIGA JAWA TENGAH

Journal of Nonformal Education and Community Empowerment · Vol. 3 No. nformal (2010)

DOI
10.15294/jnece.v3i1.3920
ISSN
2579-4256, 2549-1539
Terbit
2010-04-10
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kurang unggulnya mutu lulusan lembaga pendidikan Indonesia dipicu oleh paradigma pendidikan tradisional yang Paulo Freire sebut dengan banking concept of education. Pembelajaran dialogis merupakan model pembelajaran menempatkan anak sebagai aktor utama perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta faktor pendorong dan penghambat pembelajaran. Pendekatan penelitian kualitatif. Subyek penelitian kepala sekolah, pendamping dan warga belajar program paket B Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian adalah a) perencanaan pembelajaran anak memiliki kebebasan dalam menentukan tempat, materi dan media belajar, fungsi pendamping sebagai dinamisator layaknya teman b) pelaksanaan pembelajaran menggunakan strategi student learning center metode problem-solving, suasana belajar menyenangkan, alam dan masyarakat merupakan laboratorium dan sumber belajar bagi anak c) evaluasi belajar menggunakan teknik self-evaluating dan bentuk karya melalui pendidikan keterampilan fungsional sebagai bekal kehidupan d) faktor pendukung meliputi motivasi belajar yang tinggi dan suasana belajar menyenangkan, minimnya sarana prasarana dan pembagian jam belajar menjadi faktor penghambat pembelajaran. Saran yang direkomendasikan oleh penulis pendamping mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dengan membuat jadwal pelajaran sehingga lebih efektif dan efisien. Pelaksanaan pembelajaran ditentukan batas jam belajar malam sebab akan mencabut anak dari akar pendidikan keluarga yang sejatinya adalah pendidikan paling utama. Evaluasi bentuk karya pendamping lebih mengarahkan pada keterampilan fungsional sebagai bekal anak memperoleh pekerjaanLess eminent quality of educational institutions graduates Indonesia triggered by traditional educational paradigm Paulo Freire calls the banking concept of education. Dialogic learning is a learning model puts the child as the main actor of planning, implementation and evaluation of learning. The purpose of this study describes the planning, implementation, evaluation, and factors driving and inhibiting learning. Qualitative research approach. Principal research subjects, mentors and people learn programming package B Qaryah tayyibah Alternative School. Collecting data using interviews, observation and documentation. Examination of the validity of data using triangulation of sources. Analysis of the data through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results are a) planning the children's learning have freedom in deciding where, materials and media learning, functions like a chaperone as dynamist friend b) implementation of student learning using learning center strategy problem-solving methods, fun learning environment, nature and society is a source of laboratory and learning for children c) learning evaluation techniques and forms of self-evaluating functional skills through education works as a stock life d) supporting factors include high motivation to learn and fun learning environment, lack of infrastructure and the distribution of hours of studying to be a factor inhibiting learning. Suggestions recommended by the co-authors were able to improve the quality of learning by creating a timetable so that more effective and efficient. Implementation of the learning specified limit evening study hours because it would deprive the child of the true roots of family education is the most important education. Evaluate the work of companion more direct form the functional skills to get a job.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 88 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Muhammadiyah Parepare
  • Universitas Negeri Surabaya
  • Universitas Media Nusantara Citra
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Mintarsih ArbariniAfiliasi tidak diketahui3
Partono ThomasAfiliasi tidak diketahui3
Moh TaoefikAfiliasi tidak diketahui2
Tri SuminarAfiliasi tidak diketahui2
Kardoyo KardoyoAfiliasi tidak diketahui2
Samsudi SamsudiAfiliasi tidak diketahui2
Herlina SiregarAfiliasi tidak diketahui2
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Herry Fridolin LalusAfiliasi tidak diketahui2
Titi PrihatinAfiliasi tidak diketahui2
Yudi SiswantoAfiliasi tidak diketahui1
Sachin GuptaAfiliasi tidak diketahui1
Imam Roos WahyudiAfiliasi tidak diketahui1
Sungkowo Edy MulyonoAfiliasi tidak diketahui1
Sadhikul Aziz Eka MatifAfiliasi tidak diketahui1
Berti SagendraAfiliasi tidak diketahui1
Tomi HermawanAfiliasi tidak diketahui1
I Made SudanaAfiliasi tidak diketahui1
Nafisatul ChaliyyahAfiliasi tidak diketahui1
Suwito Eko PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Devi Nurul IstiqomahAfiliasi tidak diketahui1
Siti MahmudahUniversitas Muhammadiyah Parepare1
Achmad RifaiAfiliasi tidak diketahui1
Yuliani YulianiUniversitas Negeri Surabaya1
S MartonoAfiliasi tidak diketahui1
Arya Pradita AjiAfiliasi tidak diketahui1
Andhini DinnAfiliasi tidak diketahui1
Ahmed Yogie NurwahidAfiliasi tidak diketahui1
Achmad Rifai RcAfiliasi tidak diketahui1
Muh Afrizal SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Arief YuliantoUniversitas Media Nusantara Citra1
Yongky Defridus HaekaseAfiliasi tidak diketahui1
Andri HaerumanAfiliasi tidak diketahui1
Eko SupraptonoAfiliasi tidak diketahui1
Alfiyan ParamuditaAfiliasi tidak diketahui1
Amin YusufAfiliasi tidak diketahui1
Hanifuddin HanifuddinAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DIALOGIS PAULO FREIRE PADA PROGRAM PAKET B DI SEKOLAH ALTERNATIF QARYAH THAYYIBAH DESA KALIBENING SALATIGA JAWA TENGAH</dc:title>
	<dc:creator>Meilya, Ika Rizqi</dc:creator>
	<dc:creator>Fakhruddin, Fakhruddin</dc:creator>
	<dc:creator>Ekosiswoyo, Rasdi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kurang unggulnya mutu lulusan lembaga pendidikan Indonesia dipicu oleh paradigma pendidikan tradisional yang Paulo Freire sebut dengan banking concept of education. Pembelajaran dialogis merupakan model pembelajaran menempatkan anak sebagai aktor utama perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi serta faktor pendorong dan penghambat pembelajaran. Pendekatan penelitian kualitatif. Subyek penelitian kepala sekolah, pendamping dan warga belajar program paket B Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Analisis data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Hasil penelitian adalah a) perencanaan pembelajaran anak memiliki kebebasan dalam menentukan tempat, materi dan media belajar, fungsi pendamping sebagai dinamisator layaknya teman b) pelaksanaan pembelajaran menggunakan strategi student learning center metode problem-solving, suasana belajar menyenangkan, alam dan masyarakat merupakan laboratorium dan sumber belajar bagi anak c) evaluasi belajar menggunakan teknik self-evaluating dan bentuk karya melalui pendidikan keterampilan fungsional sebagai bekal kehidupan d) faktor pendukung meliputi motivasi belajar yang tinggi dan suasana belajar menyenangkan, minimnya sarana prasarana dan pembagian jam belajar menjadi faktor penghambat pembelajaran. Saran yang direkomendasikan oleh penulis pendamping mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dengan membuat jadwal pelajaran sehingga lebih efektif dan efisien. Pelaksanaan pembelajaran ditentukan batas jam belajar malam sebab akan mencabut anak dari akar pendidikan keluarga yang sejatinya adalah pendidikan paling utama. Evaluasi bentuk karya pendamping lebih mengarahkan pada keterampilan fungsional sebagai bekal anak memperoleh pekerjaanLess eminent quality of educational institutions graduates Indonesia triggered by traditional educational paradigm Paulo Freire calls the banking concept of education. Dialogic learning is a learning model puts the child as the main actor of planning, implementation and evaluation of learning. The purpose of this study describes the planning, implementation, evaluation, and factors driving and inhibiting learning. Qualitative research approach. Principal research subjects, mentors and people learn programming package B Qaryah tayyibah Alternative School. Collecting data using interviews, observation and documentation. Examination of the validity of data using triangulation of sources. Analysis of the data through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results are a) planning the children's learning have freedom in deciding where, materials and media learning, functions like a chaperone as dynamist friend b) implementation of student learning using learning center strategy problem-solving methods, fun learning environment, nature and society is a source of laboratory and learning for children c) learning evaluation techniques and forms of self-evaluating functional skills through education works as a stock life d) supporting factors include high motivation to learn and fun learning environment, lack of infrastructure and the distribution of hours of studying to be a factor inhibiting learning. Suggestions recommended by the co-authors were able to improve the quality of learning by creating a timetable so that more effective and efficient. Implementation of the learning specified limit evening study hours because it would deprive the child of the true roots of family education is the most important education. Evaluate the work of companion more direct form the functional skills to get a job.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2010-04-10</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/3920</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jnece.v3i1.3920</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Nonformal Education and Community Empowerment; Vol 3 No 1 (2014)</dc:source>
	<dc:source>2579-4256</dc:source>
	<dc:source>2549-1539</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jnece.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/3920/3549</dc:relation>
</oai_dc:dc>