Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemberdayaan sebagai Upaya Peningkatan Konservasi Budaya Lokal di Desa Menari Tanon

Journal of Nonformal Education and Community Empowerment · Vol. ume No. nformal (2020) · hlm. 1–16

DOI
10.15294/jnece.v4i1.34481
ISSN
2579-4256, 2549-1539
Terbit
2020-06-25
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Inggris

This study aims to describe the planning, implementation, results, and supporting and inhibiting factors of community empowerment in Tanari Menari Village. This research method is a qualitative approach. The research subjects consisted of the head of the Pokdarwis, community leaders, dancers, tour guides, and traders. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data validity uses triangulation of sources, methods and theories. Data analysis techniques through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study revealed that the planning stage was carried out by the chairman of the Pokdarwis and Astra. Implementation of activities with training and community training. As a result of empowerment the Tanon community was able to play a role according to their ability, and the community was able to improve the economy. Supporting factors include economic needs, community awareness of preserving superior local potential, and interest in activities according to their abilities. And the inhibiting factors are the dancers are not consistent in a long time, the facilities and infrastructure are not complete, there are still residents who are not aware of tourism.

Bahasa Indonesia

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hasil, serta faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat di Desa Menari Tanon. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari ketua pokdarwis, tokoh masyarakat, penari, pemandu wisata, dan pedagang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa tahap perencanaan dilakukan ketua pokdarwis dengan pihak Astra. Pelaksanaan kegiatan dengan pelatihan dan sinau bareng masyarakat. Hasil pemberdayaan masyarakat Tanon mampu berperan sesuai kemampuan, dan masyarakat mampu meningkatkan perekonomian. Faktor pendukung diantaranya kebutuhan ekonomi, kesadaran masyarakat melestarikan potensi lokal unggulan, dan ketertarikan dalam kegiatan sesuai kemampuannya. Serta faktor penghambat yaitu penari tidak konsisten dalam waktu panjang, sarana dan prasarana belum lengkap, masih ada warga yang belum sadar wisata.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 127 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Mega Buana Palopo
  • Sebelas Maret University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Yudi SiswantoAfiliasi tidak diketahui4
Rusdarti RusdartiAfiliasi tidak diketahui4
Joko SutartoAfiliasi tidak diketahui4
Tri Joko RaharjoAfiliasi tidak diketahui3
Titi PrihatinAfiliasi tidak diketahui3
Yuli Kurniawati Sugiyo PranotoAfiliasi tidak diketahui3
Amin YusufAfiliasi tidak diketahui3
Farid AhmadiAfiliasi tidak diketahui3
Abdul MalikUniversitas Mega Buana Palopo2
Bagus KisworoAfiliasi tidak diketahui2
Fakhruddin FakhruddinAfiliasi tidak diketahui2
Sri WardaniAfiliasi tidak diketahui2
Sri Sularti Dewanti HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Yuli Kurniawati Sugiyo PranotoAfiliasi tidak diketahui2
Utsman UtsmanAfiliasi tidak diketahui2
Diva Pramesti PutriAfiliasi tidak diketahui1
Safira Arbella Aurell UrrofikAfiliasi tidak diketahui1
Fadia Talia Salsabila HerviAfiliasi tidak diketahui1
Muarifuddin MuarifuddinAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Artyasta Dwi PangestikaAfiliasi tidak diketahui1
Denta Septian PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Siti RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Bambang SubaliAfiliasi tidak diketahui1
Harianingsih HarianingsihAfiliasi tidak diketahui1
Tri Joko RaharjoAfiliasi tidak diketahui1
Lintang Markhamah Watianur AzizahAfiliasi tidak diketahui1
Ella ElistianiAfiliasi tidak diketahui1
Itsnaini Iflachatun AzkiyaAfiliasi tidak diketahui1
Ganeza Adien MarcellaAfiliasi tidak diketahui1
Pius ThaalAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Fachrur RoziAfiliasi tidak diketahui1
Murni PallawagauAfiliasi tidak diketahui1
Slamet SlametSebelas Maret University1
I Made SudanaAfiliasi tidak diketahui1
Tomi HermawanAfiliasi tidak diketahui1
Firdaus FirdausAfiliasi tidak diketahui1
Sintha Yuar NinggaAfiliasi tidak diketahui1
Andhini DinnAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="id-ID">Pemberdayaan sebagai Upaya Peningkatan Konservasi Budaya Lokal di Desa Menari Tanon</dc:title>
	<dc:creator>Lestari, Tutik Sri</dc:creator>
	<dc:creator>Suminar, Tri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">This study aims to describe the planning, implementation, results, and supporting and inhibiting factors of community empowerment in Tanari Menari Village. This research method is a qualitative approach. The research subjects consisted of the head of the Pokdarwis, community leaders, dancers, tour guides, and traders. Data collection techniques through observation, interviews and documentation. Data validity uses triangulation of sources, methods and theories. Data analysis techniques through data reduction, data presentation and conclusion drawing. The results of the study revealed that the planning stage was carried out by the chairman of the Pokdarwis and Astra. Implementation of activities with training and community training. As a result of empowerment the Tanon community was able to play a role according to their ability, and the community was able to improve the economy. Supporting factors include economic needs, community awareness of preserving superior local potential, and interest in activities according to their abilities. And the inhibiting factors are the dancers are not consistent in a long time, the facilities and infrastructure are not complete, there are still residents who are not aware of tourism.</dc:description>
	<dc:description xml:lang="id-ID">Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, hasil, serta faktor pendukung dan penghambat pemberdayaan masyarakat di Desa Menari Tanon. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari ketua pokdarwis, tokoh masyarakat, penari, pemandu wisata, dan pedagang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, metode dan teori. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diketahui bahwa tahap perencanaan dilakukan ketua pokdarwis dengan pihak Astra. Pelaksanaan kegiatan dengan pelatihan dan sinau bareng masyarakat. Hasil pemberdayaan masyarakat Tanon mampu berperan sesuai kemampuan, dan masyarakat mampu meningkatkan perekonomian. Faktor pendukung diantaranya kebutuhan ekonomi, kesadaran masyarakat melestarikan potensi lokal unggulan, dan ketertarikan dalam kegiatan sesuai kemampuannya. Serta faktor penghambat yaitu penari tidak konsisten dalam waktu panjang, sarana dan prasarana belum lengkap, masih ada warga yang belum sadar wisata.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-06-25</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/34481</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jnece.v4i1.34481</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Nonformal Education and Community Empowerment; Volume 4, No 1 (2020): Juni 2020; 1-16</dc:source>
	<dc:source>2579-4256</dc:source>
	<dc:source>2549-1539</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jnece.v4i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jnfc/article/view/34481/17796</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Journal of Nonformal Education and Community Empowerment</dc:rights>
</oai_dc:dc>