Jurnal
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MENYUSUN TEKS EKSPLANASI DENGAN MODEL INVESTIGASI KELOMPOK DAN PROBLEM BASED LEARNING PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 7 No. 2 (2018) · hlm. 22–28
- ISSN
- 2252-6722
- Terbit
- 2018-11-26
- Penerbit
- Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstrak Penelitian ini bertujuan: (1) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis dengan model investigasi kelompok pada peserta didik kelas VII SMP; (2) mengetahui keefektifan pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis dengan model problem based learning pada peserta didik kelas VII SMP; (3) menentukan perbedaan keefektifan antara pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis menggunakan model investigasi kelompok dengan problem based learning pada peserta didik kelas VII SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pembelajaran menyusun teks eksplanasi secara tertulis pada kelas VII efektif dilakukan dengan model investigasi kelompok. Hasil uji-t data tes awal dan tes akhir pada aspek keterampilan ditemukan bahwa nilai t sebesar -5,561 dengan sig. (2-tailed) 0,000 ttabel (2,080 > 1,6669), hal ini menunjukkan antara kelas investigasi kelompok dengan kelas problem based learning terdapat perbedaan yang signifikan yaitu pada taraf signifikansi 0,05. Kata Kunci: Menyusun teks eksplanasi; model investigasi kelompok; model problem based learning AbstractThis study aims: (1) to find out the effectiveness of learning in composing explanation text in writing with a group investigation model in class VII SMP students; (2) knowing the effectiveness of learning in composing explanation text in writing with a problem based learning model in class VII SMP students; (3) determine the difference in effectiveness between learning to compose explanation text in writing using a group investigation model with problem based learning in class VII SMP students. The results of the study show that (1) Learning to compose explanation text in writing in class VII is effectively done by the group investigation model. The results of the t-test of the initial test and final test data on the skill aspect found that the t value is -5.561 with sig. (2-tailed) 0.000 ttable (2.080 > 1.6669), this shows that there is a significant difference between the group investigation class and the problem based learning class at the 0.05 significance level. Keywords: compose explanation text in writing; group investigation model; problem based learning model
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 153 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Areni Yulitawati Supriyono | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Rahayu Pristiwati | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Hari Bakti Mardikantoro | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tommi Yuniawan | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Wagiran Wagiran | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Suratno Suratno | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Subyantoro Subyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fathur Rokhman | State University of Semarang | 3 |
| Imam Baehaqie | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Cahyo Hasanudin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rustono Rustono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yusro Edy Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Nuryatin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Juwanda Juwanda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ning Imas Ati Zuhrotul Afifah Afifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Zuliyanti Zuliyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Santi Pratiwi Tri Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suratno | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septina Sulisyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Meilan Arsanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 1 |
| Parmin Parmin | State University of Semarang | 1 |
| Suharto Suharto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Ayu Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bayu Tri Prasojo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hadromi Hadromi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farid Ahmadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arief Widiyatmoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Haryadi Haryadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Setiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hetilaniar Hetilaniar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nicholas Lachlan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heri Yanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Karnawati Karnawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sungkowo Edi Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Uki Hares Yulianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yusro Edi Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ikyboy Van Versie | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.