Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGEMBANGAN MODEL PENGASUHAN LARI UNTUK MENINGKATKAN KESEGARAN JASMANI ‘A’ TARUNA AKADEMI MILITER

Journal of Physical Education and Sports · Vol. 3 No. 1 (2015)

DOI
10.15294/jpes.v3i1.4782
ISSN
2502-4477, 2252-648X
Terbit
2015-04-03
Penerbit
Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

AbstrakJasmani Militer TNI AD merupakan salah  satu fungsi khusus TNI AD dalam mewujudkan kesamaptaan jasmani dengan cara Pembinaan Postur Tubuh, Kesegaran Jasmani dan Ketangkasan Jasmani. Semua itu merupakan modal utama setiap prajurit untuk dapat melaksanakan tugaspokok,peningkatan karier, mengikuti seleksi pendidikan serta sebagai syarat utama dalam usulan kenaikan pangkat. Hasil dari penelitian ini mereka madanya peningkatan denyut nadi rata-rata68,31dari235Taruna.(1)Padaaspek kognitif kategori tinggi berjumlah 103 Taruna =43,83%, sedang 75 Taruna = 31.91% dan rendah 57 Taruna = 24,25%. (2) Padaaspek apektif  dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 161 Taruna= 68,51%, sedang 51 Taruna = 21,70% dan rendah 24 Taruna = 10,21%. (3) Pada aspek psikomotor dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 168 Taruna = 71,49%, sedang 46 = 19,58% dan rendah = 21 Taruna = 8,94%. Kesimpulan Lari Kartu sangat efektif digunakan bagi Taruna sebagai panduan berlatih Kesegaran Jasmani Agar kesegaran jasmani tetap terpelihara dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas peneliti menyarankan agar model latihan pengembangan Lari Kartu ini segera direkomendasikan oleh lembaga Akademi Militer menjadi panduan berlatih Kesegaran Jasmani A Taruna.AbstractThe physics army is one of  the specific functions of  the Indonesian army in accomplishing physical read inesstrained with PostureBuilding, Physical Health, and Physical Agility. These three trainingsarethe main capital for the capability to perform the main duties,further education selection,aswell as the  major criteria for rank promotion. Results of the research show that there is an increase in the pulse of  the cadets of  approximately 68.31 of  235 cadets,and that 1). Aspect cognitive, among 235 cadets, 103 the high scale, 75 the middle level, and57 the low level scale, 2). Aspect of  afective, among 235 cadets, 161 high scale, 51 middle levelscale, and 24 the low level, 3). In the aspect of  psychomotoric, among 235 cadets, 168 thehigh scale, 46 the middle level scale, and 21 the low level scale. It is cocluded card model of run coaching is very effective  to be used as a guide to train cadets to improve their A physical health. There fore the researcher suggests that this card model of the run coaching can be promoted by the Indonesian Military Academy coaching guides of  the A physical training.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 197 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Soegiyanto SoegiyantoAfiliasi tidak diketahui10
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui8
Mugiyo HartonoAfiliasi tidak diketahui8
Soegiyanto KSAfiliasi tidak diketahui7
Heny SetyawatiAfiliasi tidak diketahui7
Donny Wira Yudha KusumaAfiliasi tidak diketahui6
Soegiyanto -Afiliasi tidak diketahui6
Agung WahyudiAfiliasi tidak diketahui6
Sri SumartiningsihAfiliasi tidak diketahui5
Hari SetijonoAfiliasi tidak diketahui4
Tommy SoenyotoAfiliasi tidak diketahui4
Taufik HidayahAfiliasi tidak diketahui4
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang4
Eunike Raffy RustianaAfiliasi tidak diketahui4
Taufiq HidayahAfiliasi tidak diketahui4
Rumini RuminiAfiliasi tidak diketahui4
Anies SetiowatiAfiliasi tidak diketahui3
Harry PramonoAfiliasi tidak diketahui3
Said JunaidiAfiliasi tidak diketahui3
Musyafari WaluyoAfiliasi tidak diketahui3
Hadi Setyo SubiyonoAfiliasi tidak diketahui3
SulaimanAfiliasi tidak diketahui3
Soekardi SoekardiAfiliasi tidak diketahui3
Mohammad Arif AliAfiliasi tidak diketahui3
Mahalul AzamAfiliasi tidak diketahui2
Yuni WijayantiAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui2
Fajar Awang IrawanAfiliasi tidak diketahui2
SoedjatmikoAfiliasi tidak diketahui2
Soegiyanto K.S.Afiliasi tidak diketahui2
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui2
Fakhruddin FakhruddinAfiliasi tidak diketahui2
Gustiana Mega AnggitaAfiliasi tidak diketahui2
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui2
Ipang SetiawanAfiliasi tidak diketahui2
Sugiharto -Afiliasi tidak diketahui2
Jati Setyo UtamiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpes/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGEMBANGAN MODEL PENGASUHAN LARI UNTUK MENINGKATKAN KESEGARAN JASMANI ‘A’ TARUNA AKADEMI MILITER</dc:title>
	<dc:creator>Sonneville, Sahnan</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Tandiyo</dc:creator>
	<dc:creator>Rahayu, Setya</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">AbstrakJasmani Militer TNI AD merupakan salah  satu fungsi khusus TNI AD dalam mewujudkan kesamaptaan jasmani dengan cara Pembinaan Postur Tubuh, Kesegaran Jasmani dan Ketangkasan Jasmani. Semua itu merupakan modal utama setiap prajurit untuk dapat melaksanakan tugaspokok,peningkatan karier, mengikuti seleksi pendidikan serta sebagai syarat utama dalam usulan kenaikan pangkat. Hasil dari penelitian ini mereka madanya peningkatan denyut nadi rata-rata68,31dari235Taruna.(1)Padaaspek kognitif kategori tinggi berjumlah 103 Taruna =43,83%, sedang 75 Taruna = 31.91% dan rendah 57 Taruna = 24,25%. (2) Padaaspek apektif  dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 161 Taruna= 68,51%, sedang 51 Taruna = 21,70% dan rendah 24 Taruna = 10,21%. (3) Pada aspek psikomotor dari 235 Taruna yang termasuk kategori tinggi berjumlah 168 Taruna = 71,49%, sedang 46 = 19,58% dan rendah = 21 Taruna = 8,94%. Kesimpulan Lari Kartu sangat efektif digunakan bagi Taruna sebagai panduan berlatih Kesegaran Jasmani Agar kesegaran jasmani tetap terpelihara dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian di atas peneliti menyarankan agar model latihan pengembangan Lari Kartu ini segera direkomendasikan oleh lembaga Akademi Militer menjadi panduan berlatih Kesegaran Jasmani A Taruna.AbstractThe physics army is one of  the specific functions of  the Indonesian army in accomplishing physical read inesstrained with PostureBuilding, Physical Health, and Physical Agility. These three trainingsarethe main capital for the capability to perform the main duties,further education selection,aswell as the  major criteria for rank promotion. Results of the research show that there is an increase in the pulse of  the cadets of  approximately 68.31 of  235 cadets,and that 1). Aspect cognitive, among 235 cadets, 103 the high scale, 75 the middle level, and57 the low level scale, 2). Aspect of  afective, among 235 cadets, 161 high scale, 51 middle levelscale, and 24 the low level, 3). In the aspect of  psychomotoric, among 235 cadets, 168 thehigh scale, 46 the middle level scale, and 21 the low level scale. It is cocluded card model of run coaching is very effective  to be used as a guide to train cadets to improve their A physical health. There fore the researcher suggests that this card model of the run coaching can be promoted by the Indonesian Military Academy coaching guides of  the A physical training.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2015-04-03</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpes/article/view/4782</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jpes.v3i1.4782</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Physical Education and Sports; Vol 3 No 1 (2014): June 2014</dc:source>
	<dc:source>2502-4477</dc:source>
	<dc:source>2252-648X</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jpes.v3i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpes/article/view/4782/4391</dc:relation>
</oai_dc:dc>