Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengaruh Metode Permainan dan Intelligence Quotient (IQ) terhadap Kemampuan Gerak Dasar Manipulatif pada Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)

Journal of Physical Education and Sports · Vol. 6 No. 2 (2017) · hlm. 172–178

DOI
10.15294/jpes.v6i2.17392
ISSN
2502-4477, 2252-648X
Terbit
2017-09-05
Penerbit
Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan metode permainan ice breaking dan problem solving terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif; (2) perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki intelligence quotient tinggi dan rendah terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif; (3) interaksi antara metode permainan dan tingkat intelligence quotient kemampuan gerak dasar manipulatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam rancangan dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 20 orang dari total populasi 35 orang. Teknik analisis data digunakan uji anava dua jalur dengan program SPSS 20 dan taraf signifikansi 5%,dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil analisis data diperoleh jawaban hipotesis 1 yaitu terdapat perbedaan pengaruh antara metode permainan ice breaking dan problem solving terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif. Hipotesis 2 yaitu terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki intelligence quotient tinggi dan rendah terhadap kemampuan gerak dasar manipulative. Hipotesis 3 yaitu terdapat interaksi antara metode permainan dan intelligence quotient siswa terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) metode permainan problem solving memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif dari pada metode permainan ice breaking; (2) siswa dengan intelligence quotient tinggi memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif dari pada siswa dengan intelligence quotient rendah; (3) terdapat interaksi antara metode permainan latihan dan intelligence quotient siswa terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif.This research aimed to know: (1) the difference of ice breaking game method and problem solving against basic motion manipulative ability; (2) the difference of the effect betwen students who had great IQ and the poor ones against basic motion manipulative ability; (3) interaction between game method and level of IQ on basic motion manipulative ability. This research used experiment method in the draft with a 2x2 factorial design. Sampling technique method used purposive sampling and got the samples as much 20 children of 35 children as population. Data analyzed technique used ANOVA test two lanes with SPSS 20.0 and significance level of 5 %, followed by Tukey's test. Results of data analyszed obtained answer hypothesis 1st) there was a difference between the effects of ice breaking game method and problem solving against basic motion manipulative ability. Hypothesis 2nd) there was a difference of the effect betwen students who had great IQ and the poor ones against basic motion manipulative ability. The 3rd) Hyphothesis there was a interaction between game method and level of IQ on basic motion manipulative ability. The conclusions of this research were: (1) a method of problem solving games gave better effect to the basic motion manipulative ability of the ice breaking game method; (2) students with high intelligence quotient gave better effect to the basic motion manipulative ability of the students with lower intelligence quotient; (3) there was interaction between the method of training games and intelligence quotient of students to the basic motion manipulative ability.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 147 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Kyushu University
  • Universitas Respati Yogyakarta
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tandiyo RahayuAfiliasi tidak diketahui4
Nasuka NasukaAfiliasi tidak diketahui3
Prapto NugrohoKyushu University3
Andry AkhiruyantoAfiliasi tidak diketahui2
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui2
Heny SetyawatiAfiliasi tidak diketahui2
SulaimanAfiliasi tidak diketahui2
Soegiyanto -Afiliasi tidak diketahui2
Soegiyanto SoegiyantoAfiliasi tidak diketahui2
Said JunaidiAfiliasi tidak diketahui2
Hadi Setyo SubiyonoAfiliasi tidak diketahui2
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Harry PramonoAfiliasi tidak diketahui2
Mugiyo HartonoAfiliasi tidak diketahui2
Soegiyanto KSAfiliasi tidak diketahui2
Siti Baitul MukarromahAfiliasi tidak diketahui2
Lukman FauziAfiliasi tidak diketahui1
Seti Tyas KusumawardaniAfiliasi tidak diketahui1
Faiqotunnuriyah FaiqotunnuriyahAfiliasi tidak diketahui1
Adinda Yustika SeftianiAfiliasi tidak diketahui1
Avida FebianiAfiliasi tidak diketahui1
Afrilia Khusnul FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Maulina IstighfarohAfiliasi tidak diketahui1
Lidya AngelinaAfiliasi tidak diketahui1
Hartono HadjaratiAfiliasi tidak diketahui1
M. IrfanAfiliasi tidak diketahui1
Sri LestariUniversitas Respati Yogyakarta1
Ani RusilowatiState University of Semarang1
Boby HelmiAfiliasi tidak diketahui1
Rinaldi AdityaAfiliasi tidak diketahui1
Didik AssalamAfiliasi tidak diketahui1
Muftah Mohamed S. BelhajAfiliasi tidak diketahui1
Octaviansyah -Afiliasi tidak diketahui1
Galih PriyambadaAfiliasi tidak diketahui1
Rohman HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Sulaiman SulaimanAfiliasi tidak diketahui1
Ita DianawatiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jpes/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengaruh Metode Permainan dan Intelligence Quotient (IQ) terhadap Kemampuan Gerak Dasar Manipulatif pada Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)</dc:title>
	<dc:creator>Julianur, Julianur</dc:creator>
	<dc:creator>Hidayah, Taufiq</dc:creator>
	<dc:creator>Kasmini Handayani, Oktia Woro</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) perbedaan metode permainan ice breaking dan problem solving terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif; (2) perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki intelligence quotient tinggi dan rendah terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif; (3) interaksi antara metode permainan dan tingkat intelligence quotient kemampuan gerak dasar manipulatif. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dalam rancangan dengan desain faktorial 2x2. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 20 orang dari total populasi 35 orang. Teknik analisis data digunakan uji anava dua jalur dengan program SPSS 20 dan taraf signifikansi 5% ,dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil analisis data diperoleh jawaban hipotesis 1 yaitu terdapat perbedaan pengaruh antara metode permainan ice breaking dan problem solving terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif. Hipotesis 2 yaitu terdapat perbedaan pengaruh antara siswa yang memiliki intelligence quotient tinggi dan rendah terhadap kemampuan gerak dasar manipulative. Hipotesis 3 yaitu terdapat interaksi antara metode permainan dan intelligence quotient siswa terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah: (1) metode permainan problem solving memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif dari pada metode permainan ice breaking; (2) siswa dengan intelligence quotient tinggi memberikan pengaruh lebih baik terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif dari pada siswa dengan intelligence quotient rendah; (3) terdapat interaksi antara metode permainan latihan dan intelligence quotient siswa terhadap kemampuan gerak dasar manipulatif.This research aimed to know: (1) the difference of ice breaking game method and problem solving against basic motion manipulative ability; (2) the difference of the effect betwen students who had great IQ and the poor ones against basic motion manipulative ability; (3) interaction between game method and level of IQ on basic motion manipulative ability. This research used experiment method in the draft with a 2x2 factorial design. Sampling technique method used purposive sampling and got the samples as much 20 children of 35 children as population. Data analyzed technique used ANOVA test two lanes with SPSS 20.0 and significance level of 5 % , followed by Tukey's test. Results of data analyszed obtained answer hypothesis 1st) there was a difference between the effects of ice breaking game method and problem solving against basic motion manipulative ability. Hypothesis 2nd)&amp;nbsp; there was a difference of the effect betwen students who had great IQ and the poor ones against basic motion manipulative ability. The 3rd) Hyphothesis there was a interaction between game method and level of IQ on basic motion manipulative ability. The conclusions of this research were: (1) a method of problem solving games gave better effect to the basic motion manipulative ability of the ice breaking game method; (2) students with high intelligence quotient gave better effect to the basic motion manipulative ability of the students with lower intelligence quotient; (3) there was interaction between the method of training games and intelligence quotient of students to the basic motion manipulative ability.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Study Program Education and Sports, Postgraduate Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-09-05</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpes/article/view/17392</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jpes.v6i2.17392</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Physical Education and Sports; Vol 6 No 2 (2017): August 2017; 172-178</dc:source>
	<dc:source>2502-4477</dc:source>
	<dc:source>2252-648X</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jpes.v6i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jpes/article/view/17392/8778</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Journal of Physical Education and Sports</dc:rights>
</oai_dc:dc>