Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Implementasi Demonstrasi Permainan Tradisional Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningatkan Kompetensi Sosial dan Kultural Siswa

Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia · Vol. 2 No. 1 (2026) · hlm. 15–22

DOI
10.15294/jpoi.v2i1.33556
ISSN
3124-5994
Terbit
2026-03-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Bahasa
eng

Abstrak

Modernisasi dan perkembangan teknologi digital telah menggeser minat anak-anak dari permainan tradisional menuju permainan berbasis gawai, sehingga berpengaruh pada menurunnya interaksi sosial dan kesadaran budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sosial dan kultural siswa melalui demonstrasi permainan tradisional di SDN Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, dengan tahapan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung tiga permainan tradisional, yaitu bakiak, lari balok, dan lompat tali. Subjek kegiatan adalah 49 siswa kelas 4 dengan rentang usia 9–10 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu menumbuhkan kerja sama, disiplin, sportivitas, serta kepercayaan diri dari aspek sosial. Dari aspek kultural, siswa dikenalkan kembali pada nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap budaya lokal. Kesimpulannya, permainan tradisional dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter sosial dan kultural siswa.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 149 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fajar Awang IrawanAfiliasi tidak diketahui4
Sonika MaulanaAfiliasi tidak diketahui3
Aziz AmrullohAfiliasi tidak diketahui3
Primawati SucianiAfiliasi tidak diketahui3
InayatunAfiliasi tidak diketahui3
Rizqi Fitri NaryantoAfiliasi tidak diketahui2
Agil Kusuma WardhanaAfiliasi tidak diketahui2
Revi Meyrdiansyah FatmaAfiliasi tidak diketahui2
Intan Septi KartikaAfiliasi tidak diketahui2
Sudiyono SudiyonoAfiliasi tidak diketahui2
Rachmad HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Mohamad fadilAfiliasi tidak diketahui1
M.iqbal Zuhfri Handiky ArmianiAfiliasi tidak diketahui1
Burhan Rubai WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad RoziqinAfiliasi tidak diketahui1
muhammad riyadi muhammad riyadiAfiliasi tidak diketahui1
lydia damayantiAfiliasi tidak diketahui1
Yogi KurniawanInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Lelu Dina ApristiaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Khilmi MubarokAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Burhan Rubai WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Jeri JuliyonoAfiliasi tidak diketahui1
Ai Sumirah SetiawatiAfiliasi tidak diketahui1
Wanda Kusuma PutriAfiliasi tidak diketahui1
Romayuli PardedeAfiliasi tidak diketahui1
Dhias Fajar Widya PermanaAfiliasi tidak diketahui1
Nonik RahestiAfiliasi tidak diketahui1
Ulfatul Azizah AwaliyyahAfiliasi tidak diketahui1
Devina LutfianiAfiliasi tidak diketahui1
Aji Tri PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Tommy SoenyotoAfiliasi tidak diketahui1
Bambang KridasuwarsoAfiliasi tidak diketahui1
SuratminAfiliasi tidak diketahui1
Abdul Aziz HakimAfiliasi tidak diketahui1
SugiartoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/jpoi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Implementasi Demonstrasi Permainan Tradisional Sebagai Media Pembelajaran Untuk Meningatkan Kompetensi Sosial dan Kultural Siswa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Azzahra, Safina </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en"> Farhanu, Raehan Fathur </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Kurnianto, Arfian </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Septiyanto, Angga </dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sutirto</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Permainan Tradisional</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Pembelajaran</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kompetensi sosial</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kompetensi Kultural</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Modernisasi dan perkembangan teknologi digital telah menggeser minat anak-anak dari permainan tradisional menuju permainan berbasis gawai, sehingga berpengaruh pada menurunnya interaksi sosial dan kesadaran budaya lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sosial dan kultural siswa melalui demonstrasi permainan tradisional di SDN Rejosari, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif, dengan tahapan sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung tiga permainan tradisional, yaitu bakiak, lari balok, dan lompat tali. Subjek kegiatan adalah 49 siswa kelas 4 dengan rentang usia 9–10 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permainan tradisional mampu menumbuhkan kerja sama, disiplin, sportivitas, serta kepercayaan diri dari aspek sosial. Dari aspek kultural, siswa dikenalkan kembali pada nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, dan penghargaan terhadap budaya lokal. Kesimpulannya, permainan tradisional dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual yang menyenangkan sekaligus memperkuat karakter sosial dan kultural siswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang, Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2026-03-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/jpoi/article/view/33556</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jpoi.v2i1.33556</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia; Vol. 2 No. 1 (2026): April 2026  ; 15-22</dc:source>
	<dc:source>3124-5994</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jpoi.v2i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/jpoi/article/view/33556/6798</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>