Jurnal
Budaya Aktif Bergerak Melalui Permainan Tradisional
Jurnal Pengabdian Olahraga Indonesia · Vol. 2 No. 1 (2026) · hlm. 1–7
- ISSN
- 3124-5994
- Terbit
- 2026-03-02
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang, Indonesia
- Bahasa
- eng
Abstrak
Perkembangan teknologi di era globalisasi membawa dampak signifikan terhadap pendidikan, termasuk menurunnya minat siswa terhadap permainan tradisional yang sarat nilai budaya dan ilmiah. Kondisi ini berdampak pada berkurangnya aktivitas fisik sekaligus berkurangnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan budaya lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan budaya aktif bergerak sekaligus memperkenalkan kembali permainan tradisional melalui pendekatan berbasis ethno-science. Metode yang digunakan adalah praktik langsung yang dipadukan dengan literasi budaya, meliputi tahapan persiapan materi, penyediaan sarana permainan, sosialisasi, serta evaluasi. Permainan yang diperkenalkan antara lain egrang, congklak, bakiak, dan ketapel, dengan pendampingan dari tim pengabdi, pihak madrasah, dan organisasi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa berpartisipasi aktif, antusias, serta mampu memahami nilai budaya dan konsep ilmiah yang terkandung dalam permainan tradisional, seperti keseimbangan, gaya, gravitasi, strategi, dan keterampilan berhitung. Selain itu, kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas fisik, keterampilan motorik, serta penalaran logis siswa. Kolaborasi yang baik antara tim pelaksana dan mitra turut mendukung kelancaran program, sementara kendala teknis dapat diatasi melalui strategi adaptif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini membuktikan bahwa permainan tradisional berbasis ethno-science dapat menjadi model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan budaya, sains, dan aktivitas fisik.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 145 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Dhias Fajar Widya Permana | Afiliasi tidak diketahui | 12 |
| Ulfatul Azizah Awaliyyah | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Nonik Rahesti | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Aji Tri Pamungkas | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Nasuka Nasuka | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Soegiyanto Soegiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Gizalias Kusnanda Nurrafi'u | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mugiyo Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Andy Moorad Oesman | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rina Supriatnaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Setya Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Said Junaidi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 2 |
| Daniel Suryanto Sianturi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tommy Soenyoto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Hanif Putra Toma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Suciati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Preeyaporn Gulsirirat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| silvia nurhayati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septyani Tri Wahyuni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Renita Putri Sriwijayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yuyun Rosliyah Rosliyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faidatus Tsalis | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wida Kusuma Mawarni | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dona Nuril Syamsyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| nurjanah nurjanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andriani Anjasuma Putri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lathiifah Triana Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dina Firda Maula | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.