Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mojolaban Kabupaten Sukoharjo

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 5 No. 1 (2025)

ISSN
2746-5292, 2746-5306
Terbit
2025-06-02
Penerbit
Universitas Negeri Semarang

Abstrak

Latar Belakang: Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan di atas 140 mmHg/90 mmHg. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2019 ditemukan kasus hipertensi sebanyak 85.418 kasus (32,63%), dengan kasus tertinggi di Puskesmas Mojolaban. Hipertensi dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu, faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi umur, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dan faktor risiko yang dapat diubah meliputi obesitas, merokok, kurang aktivitas fisik, konsumsi garam berlebih, dislipidemia, konsumsi alkohol, psikososial dan stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor resiko terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban. Metode: Metode penelitian dengan analitik observasional desain studi case kontrol, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden setiap kelompok kasusnya. Hasil: Hasil penelitian analisis uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara faktor resiko konsumsi garam (0,024); aktifitas fisik (0,025); kebiasaan merokok (0,019); kejadian obesitas (0,022); usia (0,000); riwayat keluarga (0,025); tingkat pengetahuan (0,005); tingkat pendidikan (0,007); dan jenis kelamin (0,012) terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban. Sedangkan faktor lainnya seperti pekerjaan (0,606); tingkat pendapatan (0,371) dan kebiasaan mengonsumsi alkohol (0,056) tidak memiliki hubungan terhadap tingkat kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban. Kesimpulan: Variabel yang memiliki kontribusi terkuat dalam kejadian hipertensi adalah usia.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

38 penulis · 66 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Mahidol University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui3
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui2
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari2
Yunita Dyah Puspita SantikAfiliasi tidak diketahui2
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui2
Arum SiwiendrayantiState University of Semarang1
Fitriana PuspitaraniAfiliasi tidak diketahui1
Isnaningsih IsnaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Atiya InayahAfiliasi tidak diketahui1
Siti Yuliana SyafriatiAfiliasi tidak diketahui1
Nila KusumawatiAfiliasi tidak diketahui1
Aswi Nur SyahbaniAfiliasi tidak diketahui1
Ragil AndrianiAfiliasi tidak diketahui1
Isnaini Alfazcha ZukhrufAfiliasi tidak diketahui1
Dela Putri WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Putri DewantiAfiliasi tidak diketahui1
Jayanti Evananda FebrianAfiliasi tidak diketahui1
Siti Lailatin NasifahAfiliasi tidak diketahui1
Erna Zuliana MuanifahAfiliasi tidak diketahui1
Intan Tasya Az ZahraAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Salsabilla PutriAfiliasi tidak diketahui1
Nur Arifatun NuzzilahAfiliasi tidak diketahui1
‪Eram Tunggul Pawenang‬State University of Semarang1
Ririn Wardani ZuhrufAfiliasi tidak diketahui1
Fiki GhoniatussilmiAfiliasi tidak diketahui1
Rizky Ayu FandikaAfiliasi tidak diketahui1
Agcrista Permata KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Yunita Dyah PSAfiliasi tidak diketahui1
Tri Baskoro Tunggul SatotoAfiliasi tidak diketahui1
Ignatius HardaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Ajib DiptyanusaAfiliasi tidak diketahui1
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui1
Bambang Wahyono WahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Shobiechah Aldillah WulandhariMahidol University1
Arniyati VersariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/jppkmi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mojolaban Kabupaten Sukoharjo</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Sinta Dwi Habsari</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Dyah Mahendrasari Sukendra</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">Faktor Risiko</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Kejadian Hipertensi</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Puskesmas Mojolaban</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Latar Belakang : Hipertensi adalah tekanan darah persisten dimana tekanan di atas 140 mmHg/90 mmHg. Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo tahun 2019 ditemukan kasus hipertensi sebanyak 85.418 kasus (32,63%), dengan kasus tertinggi di Puskesmas Mojolaban. Hipertensi dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu, faktor risiko yang tidak dapat diubah meliputi umur, jenis kelamin, dan riwayat keluarga dan faktor risiko yang dapat diubah meliputi obesitas, merokok, kurang aktivitas fisik, konsumsi garam berlebih, dislipidemia, konsumsi alkohol, psikososial dan stress. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor resiko terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban.
Metode : Metode penelitian dengan analitik observasional desain studi case kontrol, jumlah sampel yang digunakan sebanyak 40 responden setiap kelompok kasusnya.
Hasil : Hasil penelitian analisis uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan antara faktor resiko konsumsi garam (0,024); aktifitas fisik (0,025); kebiasaan merokok (0,019); kejadian obesitas (0,022); usia (0,000); riwayat keluarga (0,025); tingkat pengetahuan (0,005); tingkat pendidikan (0,007); dan jenis kelamin (0,012) terhadap kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban. Sedangkan faktor lainnya seperti pekerjaan (0,606); tingkat pendapatan (0,371) dan kebiasaan mengonsumsi alkohol (0,056) tidak memiliki hubungan terhadap tingkat kejadian hipertensi di Puskesmas Mojolaban.
Kesimpulan : Variabel yang memiliki kontribusi terkuat dalam kejadian hipertensi adalah usia.
 </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-06-02</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/jppkmi/article/view/4813</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol. 5 No. 1 (2024): JPPKMI</dc:source>
	<dc:source>2746-5292</dc:source>
	<dc:source>2746-5306</dc:source>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>