Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Salaman I Kabupaten Magelang

Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia · Vol. 4 No. 2 (2023)

DOI
10.15294/jppkmi.v4i2.70247
ISSN
2746-5292, 2746-5306
Terbit
2023-11-08
Penerbit
Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Abstrak

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 HPK. Berdasarkan Dinkes Kabupaten Magelang, kejadian stunting di Kabupaten Magelang sebesar 37,6%, prevalensi stunting sebesar 15,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko stunting pada bayi usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik kuantitatif dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 108 balita. Faktor risiko stunting adalah pendidikan ibu (p=0.001 OR 3.732 95% CI: 1.676-8.309), pekerjaan ibu (p=0.254), pendapatan keluarga (p=0.000 OR 11.440 95%CI: 4.610-28.389), riwayat ASI eksklusif (p=0.051), riwayat IMD (p=0.057), riwayat makanan pendamping ASI (p=0.06), usia kehamilan saat melahirkan (p=0.002 OR 8.244 95%CI: 1.760-38.607), riwayat bayi lahir rendah berat badan (p=0.000 OR 10.947 95% CI: 2.374-50.472), riwayat anemia saat hamil (p=0.004 OR 3.143 95% CI: 1.431-6.905), status gizi ibu selama hamil (p= 0.000 OR 28.000 95 %CI: 6.187-126.725), riwayat diare balita (p=0.186), dan riwayat ISPA balita (p=0.118). Ada hubungan pendidikan ibu, pendapatan keluarga, usia kehamilan ibu saat melahirkan, riwayat BBLR, riwayat anemia saat hamil, dan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I Tidak ada hubungan pekerjaan ibu, riwayat ASI eksklusif, riwayat IMD, riwayat MPASI, riwayat diare balita, dan riwayat ISPA balita dengan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I.

Jaringan kolaborasi para penulis

21 penulis · 37 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Institut Agama Islam Negeri Kendari
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fitri IndrawatiAfiliasi tidak diketahui2
Dyah Mahendrasari SukendraAfiliasi tidak diketahui2
Desti JuniartiAfiliasi tidak diketahui1
Anis Septiana NatarisAfiliasi tidak diketahui1
Titik SugiartiAfiliasi tidak diketahui1
Anik Setyo WahyuningsihState University of Semarang1
Renita MuzalfahAfiliasi tidak diketahui1
Nia RohmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Tahta AlfinnaAfiliasi tidak diketahui1
Awaliyah Nor FaidaAfiliasi tidak diketahui1
Anisa FitriInstitut Agama Islam Negeri Kendari1
Bertakalswa HermawatiAfiliasi tidak diketahui1
Arvia Dhitya MaharhaniAfiliasi tidak diketahui1
Zahrotun NisakAfiliasi tidak diketahui1
Siti Malihatun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Masruroh MasrurohAfiliasi tidak diketahui1
Herlina Dwi ArjiantiAfiliasi tidak diketahui1
Nur SiyamAfiliasi tidak diketahui1
Bambang Wahyono WahyonoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jppkmi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Faktor Risiko Kejadian Stunting pada Balita Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Salaman I Kabupaten Magelang</dc:title>
	<dc:creator>Mahera, Afifah Ayu</dc:creator>
	<dc:creator>Santik, Yunita Dyah Puspita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1000 HPK. Berdasarkan Dinkes Kabupaten Magelang, kejadian stunting di Kabupaten Magelang sebesar 37,6%, prevalensi stunting sebesar 15,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko stunting pada bayi usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I. Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik kuantitatif dengan desain case control. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non random sampling dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 108 balita. Faktor risiko stunting adalah pendidikan ibu (p=0.001 OR 3.732 95% CI: 1.676-8.309), pekerjaan ibu (p=0.254), pendapatan keluarga (p=0.000 OR 11.440 95%CI: 4.610-28.389), riwayat ASI eksklusif (p=0.051), riwayat IMD (p=0.057), riwayat makanan pendamping ASI (p=0.06), usia kehamilan saat melahirkan (p=0.002 OR 8.244 95%CI : 1.760-38.607), riwayat bayi lahir rendah berat badan (p=0.000 OR 10.947 95% CI: 2.374-50.472), riwayat anemia saat hamil (p=0.004 OR 3.143 95% CI: 1.431-6.905), status gizi ibu selama hamil (p= 0.000 OR 28.000 95 %CI: 6.187-126.725), riwayat diare balita (p=0.186), dan riwayat ISPA balita (p=0.118). Ada hubungan pendidikan ibu, pendapatan keluarga, usia kehamilan ibu saat melahirkan, riwayat BBLR, riwayat anemia saat hamil, dan status gizi ibu saat hamil dengan kejadian stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I Tidak ada hubungan pekerjaan ibu, riwayat ASI eksklusif, riwayat IMD, riwayat MPASI, riwayat diare balita, dan riwayat ISPA balita dengan stunting pada balita usia 24-59 bulan di Puskesmas Salaman I.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:publisher>
	<dc:date>2023-11-08</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jppkmi/article/view/70247</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jppkmi.v4i2.70247</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia; Vol 4 No 2 (2023): JPPKMI: November 2023</dc:source>
	<dc:source>2746-5292</dc:source>
	<dc:source>2746-5306</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jppkmi.v4i2</dc:source>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>