Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

NILAI HUMANISME RELIGIUS SYIIR PESANTREN

Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 6 No. 1 (2018) · hlm. 35–42

ISSN
2685-9599, 2252-6315
Terbit
2018-01-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Peradaban manusia masa kini dan yang akan berkembang pada masa yang akan datang merupakan bentuk kesinambungan sekaligus hasil dialektika dengan peradaban masa lampau. Akar peradaban perlu dikenali dan dipahami guna membangun wujud peradaban bangsa Indonesia di masa depan. Untuk itu, kearifan nilai peradaban yang terdapat dalam karya sastra lama di wilayah pesisir perlu dikonservasi guna membangun sebuah kontruksi peradaban manusia yang humanis dan religius. Hal ini karena karya sastra sesuai fungsinya dulce et utile dapat dijadikan salah satu sarana menyemai nilai-nilai humanis dan religius dalam sejarah peradaban manusia. Kajian ini menggali nilai humanisme religius dalam syiir-syiir yang ditulis atau dilisankan oleh masyarakat pesantren yang tinggal di wilayah pesisir pantai utara Jawa Tengah. Filologi menjadi jembatan dalam kajian sastra klasik pesisir Jawa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan analisis isi. Penelitian citraan humaisme religius syiir-syiir pesisir pantai utara Jawa Tengah sebagai upaya konservasi akar budaya bangsa guna membangun peradaban masa depan.

Jaringan kolaborasi para penulis

10 penulis · 26 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Agus NuryatinAfiliasi tidak diketahui1
Teguh SupriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Dhoni ZustiyantoroAfiliasi tidak diketahui1
Mukhammad Nur RokhimAfiliasi tidak diketahui1
Yacinta KurniasihAfiliasi tidak diketahui1
Yusro Edy NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Siti Rohmah SoekarbaAfiliasi tidak diketahui1
Widodo WAfiliasi tidak diketahui1
Tommi YuniawanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">NILAI HUMANISME RELIGIUS SYIIR PESANTREN</dc:title>
	<dc:creator>Burhanudin, Muhamad</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peradaban manusia masa kini dan yang akan berkembang pada masa yang akan datang merupakan bentuk kesinambungan sekaligus hasil dialektika dengan peradaban masa lampau. Akar peradaban perlu dikenali dan dipahami guna membangun wujud peradaban bangsa Indonesia di masa depan. Untuk itu, kearifan nilai peradaban yang terdapat dalam karya sastra lama di wilayah pesisir perlu dikonservasi guna membangun sebuah kontruksi peradaban manusia yang humanis dan religius. Hal ini karena karya sastra sesuai fungsinya dulce et utile dapat dijadikan salah satu sarana&amp;nbsp; menyemai nilai-nilai humanis dan religius dalam sejarah peradaban manusia. Kajian ini menggali nilai humanisme religius dalam syiir-syiir yang ditulis atau dilisankan oleh masyarakat pesantren yang tinggal di wilayah pesisir pantai utara Jawa Tengah. Filologi menjadi jembatan dalam kajian sastra klasik pesisir Jawa. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan analisis isi. Penelitian citraan humaisme religius syiir-syiir pesisir pantai utara Jawa Tengah sebagai upaya konservasi akar budaya bangsa guna membangun peradaban masa depan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2018-01-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/10601</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sastra Indonesia; Vol 6 No 1 (2017): Vol 6 No 1 (2017); 35-42</dc:source>
	<dc:source>2685-9599</dc:source>
	<dc:source>2252-6315</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/10601/9987</dc:relation>
</oai_dc:dc>