Jurnal
Tindak Tutur Ilokusi di Pondok Modern Selamat Kendal
Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 7 No. 2 (2019) · hlm. 132–139
- ISSN
- 2685-9599, 2252-6315
- Terbit
- 2019-04-15
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan jenis dan mengidentifikasi fungsi tindak tutur ilokusi yang diucapkan warga pondok yang ada di pondok. Pendekatan yang digunakan ada dua, pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Data dalam penelitian berupa penggalan wacana percakapan saat melaksanakan kegiatan sehari-hari. Hasil penelitian ini berbagai jenis dan fungsi tindak ilokusi yaitu (1) jenis tuturan ilokusi dalam tuturan warga pondok terdiri atas lima macam yaitu tuturan ilokusi asertif yaitu mengeluh, menyarankan, mengakui, dan menyatakan; tuturan ilokusi direktif yaitu menyuruh, mengajak, dan memesan; tuturan ilokusi ekspresif yaitu memberi selamat, berterima kasih, dan memuji; tuturan ilokusi deklarsi yaitu menghukum, berpasrah, dan mengizinkan; tuturan ilokusi komisif yaitu berjanji, dan menawarkan.;(2) fungsi dari tindak tutur ilokusi terdiri atas empat macam yaitu fungsi bersaing memerintah, meminta, dan menuntut; fungsi menyenangkan mengajak, menyapa, mengucapkan, terima kasih, dan memberi selamat, fungsi bekerja sama melaporkan, dan mengumumkan; fungsi bertentangan yaitu memarahi. The purpose of this research is to describe the type and identify the function of illocutionary speech acts are spoken by female students in a modern cottage survived Kendal. The approach used in this study there are two theoretical approaches and methodological approaches. The data in this study a discourse fragment of conversation when carrying out daily activities. The results of this study show the different types and functions of illocutionary acts: (1) type speech illocutionary in residents of the cottage. speech consists of five kinds of assertive illocutionary speech that complain, suggest, recognize, and states. Directive illocutionary speech that is sent, inviting, and ordering. Illocutionary expressive speech that congratulated, thanked and praised him. Illocutionary speech deklarsi ie punish, surrender and allow. Illocutionary speech commissive that promise, hang out and menawaarkan; (2) the function of illocutionary speech act consists of four kinds of functions compete among others ruled, asking and demanding. The function fun among others invited, say hello, say, thank you, and congratulations. Functions work together among others, report, and announced. Conflicting functions is scolding
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 117 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Sriwijaya University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Subyantoro Subyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Hari Bakti Mardikantoro | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Rustono Rustono | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Etik Umiyati | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Sri Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tri Imam Munandar | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Ida Zulaeha | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Dheny Wahyudi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Bambang Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Fathur Rokhman | State University of Semarang | 3 |
| Teguh Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Mijil Setyasih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Agus Nuryatin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nas Haryati Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Amril Amril | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Enggar Diah Puspa Arum | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Nurhayani Nurhayani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Erwin Erwin | Sriwijaya University | 2 |
| Andi Najemi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rahma Nurjanah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Muhammad Badrus Siroj | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suhadi Suhadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dani Muhtada | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asmarani Ramli | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Isnani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ardi Sirajudin Rauf | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lucky Andinna Santyoko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Ridha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ayu Setiyaningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dony Hidayat Al-Janan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hendrix Noviyanto Firmansyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Febrian Arif Budiman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahayu Pristiwati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Joseph Wilson | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Prabawati Nurhabibah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Habil Sultan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfia Rahmalidya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.