Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Satuan-Satuan Lingual Dalam Tradisi Ngalungi Di Desa Sekarsari Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang

Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 9 No. 1 (2020) · hlm. 28–37

DOI
10.15294/jsi.v9i1.33211
ISSN
2685-9599, 2252-6315
Terbit
2020-03-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk, makna kultural, dan fungsi satuan-satuan lingual yang terdapat dalam tradisi Ngalungi Sapi di Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis, yakni pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis menggunakan pendekatan etnolinguistik, sedangkan pendekatan metodologis yaitu dengan metode deskriptif kualitatif etnografi. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan pertama, bentuk-bentuk satuan lingual yang terdapat dalam tradisi Ngalungi Sapi meliputi kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana. Kedua, secara garis besar makna kultural dari tradisi Ngalungi Sapi yaitu sebagai wujud rasa syukur para petani kepada Tuhan atas rezeki yang telah diberikan berupa hasil panen padi. Sapi sebagai raja kaya telah membantu petani selama masa tanam. Maka dari itu, dibuatkanlah ketupat dan lepet sebagai sajian utama dalam tradisi ini. Ketiga, fungsi satuan-satuan lingual dalam tradisi Ngalungi Sapi meliputi sarana ritual, wujud doa dan harapan, menamai bahan-bahan masakan, dan menamai proses memasak. Kata kunci: makna kultural, satuan lingual, tradisi Ngalungi Sapi

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 108 tautan kepenulisan bersama · 3 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Hasanuddin University
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Zagazig University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fathur RokhmanState University of Semarang6
Imam BaehaqieAfiliasi tidak diketahui5
Ida ZulaehaAfiliasi tidak diketahui4
Rustono RustonoAfiliasi tidak diketahui4
Tommi YuniawanAfiliasi tidak diketahui3
Rahayu PristiwatiAfiliasi tidak diketahui3
Subyantoro SubyantoroAfiliasi tidak diketahui2
Prisma Meita MustikaAfiliasi tidak diketahui2
Agus NuryatinAfiliasi tidak diketahui2
Haryadi HaryadiAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad SyaifudinAfiliasi tidak diketahui2
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Hetilaniar HetilaniarAfiliasi tidak diketahui1
Nicholas LachlanAfiliasi tidak diketahui1
Hayatun NufusAfiliasi tidak diketahui1
Fathur RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Nas Haryati SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Esti Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Dwi YuniawanAfiliasi tidak diketahui1
Swantyka Ilham PrahestiAfiliasi tidak diketahui1
Utsman UtsmanAfiliasi tidak diketahui1
Galih Suci PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Wahyul HudaAfiliasi tidak diketahui1
Wiwi IsnaeniState University of Semarang1
Hastuti HastutiHasanuddin University1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Nashihah Laila MasrurohAfiliasi tidak diketahui1
Yusuf Syaiful AminAfiliasi tidak diketahui1
Deby LuriawatiAfiliasi tidak diketahui1
Susanto SusantoAfiliasi tidak diketahui1
Septina SulistyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Devita Maliana SariAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad HaekalAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Ul AfidahAfiliasi tidak diketahui1
Rizki Anti AuliaAfiliasi tidak diketahui1
Alfa Zulia Dwi KarinaAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad SalahZagazig University1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Satuan-Satuan Lingual Dalam Tradisi Ngalungi Di Desa Sekarsari Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang</dc:title>
	<dc:creator>Sholikhah, Umi Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Mardikantoro, Hari Bakti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk, makna kultural, dan fungsi satuan-satuan lingual yang terdapat dalam tradisi Ngalungi Sapi di Desa Sekarsari, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini ada dua jenis, yakni pendekatan teoretis dan pendekatan metodologis. Pendekatan teoretis menggunakan pendekatan etnolinguistik, sedangkan pendekatan metodologis yaitu dengan metode deskriptif kualitatif etnografi. Dari hasil penelitian dapat ditunjukkan pertama, bentuk-bentuk satuan lingual yang terdapat dalam tradisi Ngalungi Sapi meliputi kata, frasa, klausa, kalimat, dan wacana. Kedua, secara garis besar makna kultural dari tradisi Ngalungi Sapi yaitu sebagai wujud rasa syukur para petani kepada Tuhan atas rezeki yang telah diberikan berupa hasil panen padi. Sapi sebagai raja kaya telah membantu petani selama masa tanam. Maka dari itu, dibuatkanlah ketupat dan lepet sebagai sajian utama dalam tradisi ini. Ketiga, fungsi satuan-satuan lingual dalam tradisi Ngalungi Sapi meliputi sarana ritual, wujud doa dan harapan, menamai bahan-bahan masakan, dan menamai proses memasak.
Kata kunci: makna kultural, satuan lingual, tradisi Ngalungi Sapi</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-03-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/33211</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jsi.v9i1.33211</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sastra Indonesia; Vol 9 No 1 (2020): Maret; 28-37</dc:source>
	<dc:source>2685-9599</dc:source>
	<dc:source>2252-6315</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/33211/15667</dc:relation>
</oai_dc:dc>