Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Model Convolutional Neural Network (CNN) Custom Sequential untuk Klasifikasi Citra Ikan Hias Carassius Auratus pada Industri Akuakultur

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 3 (2025) · pp. 813–825

DOI
10.51454/decode.v5i3.1229
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2025-09-10
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Identifikasi varietas ikan hias Carassius auratus dengan keanekaragaman morfologi yang tinggi masih sering dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kesulitan bagi para pecinta ikan hias maupun pelaku akuakultur dalam membedakan jenisnya secara tepat. Kondisi ini menuntut adanya solusi berbasis teknologi yang mampu memberikan hasil identifikasi lebih cepat, praktis, dan presisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi citra menggunakan pendekatan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur custom sequential sebagai sistem identifikasi visual otomatis. Tahapan penelitian dilakukan melalui pengumpulan 2.080 citra ikan yang mewakili delapan kelas varietas, dilanjutkan dengan proses pra-pemrosesan data agar citra siap digunakan pada tahap pelatihan model. Arsitektur CNN yang dibangun terdiri dari tujuh lapisan konvolusi dengan jumlah filter bertingkat mulai dari 32 hingga 256, disertai proses pooling, aktivasi ReLU, transformasi flatten, serta lapisan fully connected dengan mekanisme dropout untuk mengurangi overfitting, dan diakhiri dengan fungsi aktivasi softmax sebagai klasifikasi multi-kelas. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan citra ikan hias dengan tingkat akurasi mencapai 93,03% serta menghasilkan prediksi data uji secara konsisten tepat. Penelitian ini berkontribusi dalam menghadirkan pendekatan klasifikasi berbasis citra yang efisien, akurat, dan aplikatif, sehingga dapat mendukung proses identifikasi varietas ikan hias dalam industri akuakultur secara lebih modern dan berbasis teknologi.

Collaboration network of the authors

7 authors · 13 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Gunadarma University
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Rini AriantyGunadarma University6
HandayaniAffiliation unknown2
Sarifuddin MadendaGunadarma University2
Sari Noorlima YantiGunadarma University1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Model Convolutional Neural Network (CNN) Custom Sequential untuk Klasifikasi Citra Ikan Hias Carassius Auratus pada Industri Akuakultur</dc:title><dc:creator>Rodiah</dc:creator><dc:creator>Susetianingtias, Diana Tri</dc:creator><dc:creator>Patriya, Eka</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Identifikasi varietas ikan hias Carassius auratus dengan keanekaragaman morfologi yang tinggi masih sering dilakukan secara manual, sehingga menimbulkan kesulitan bagi para pecinta ikan hias maupun pelaku akuakultur dalam membedakan jenisnya secara tepat. Kondisi ini menuntut adanya solusi berbasis teknologi yang mampu memberikan hasil identifikasi lebih cepat, praktis, dan presisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model klasifikasi citra menggunakan pendekatan Convolutional Neural Network (CNN) dengan arsitektur custom sequential sebagai sistem identifikasi visual otomatis. Tahapan penelitian dilakukan melalui pengumpulan 2.080 citra ikan yang mewakili delapan kelas varietas, dilanjutkan dengan proses pra-pemrosesan data agar citra siap digunakan pada tahap pelatihan model. Arsitektur CNN yang dibangun terdiri dari tujuh lapisan konvolusi dengan jumlah filter bertingkat mulai dari 32 hingga 256, disertai proses pooling, aktivasi ReLU, transformasi flatten, serta lapisan fully connected dengan mekanisme dropout untuk mengurangi overfitting, dan diakhiri dengan fungsi aktivasi softmax sebagai klasifikasi multi-kelas. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa model mampu mengklasifikasikan citra ikan hias dengan tingkat akurasi mencapai 93,03% serta menghasilkan prediksi data uji secara konsisten tepat. Penelitian ini berkontribusi dalam menghadirkan pendekatan klasifikasi berbasis citra yang efisien, akurat, dan aplikatif, sehingga dapat mendukung proses identifikasi varietas ikan hias dalam industri akuakultur secara lebih modern dan berbasis teknologi.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-09-10</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v5i3.1229</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v5i3.1229</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 5 No 3 (2025); 813-825</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1229/649</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>