Jurnal
Tuturan Ilokusi dalam Wacana Pidato Kampanye Prabowo Subianto pada Pemilu 2019
Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 9 No. 2 (2020) · hlm. 144–150
- ISSN
- 2685-9599, 2252-6315
- Terbit
- 2020-07-31
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis dan fungsi tindak tutur ilokusi dalam wacana pidato kampanye pada Pemilu 2019. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan teoretis dan metodologis. Pendekatan teoretis yang digunakan adalah pendekatan pragmatik, sedangkan pendekatan metodologis yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dan kualitatif. Data penelitian ini berupa penggalan pidato dalam kampanye Prabowo Subianto dan sumber data penelitian ini adalah wacana pidato pada video kampanye Prabowo Subianto pada Pemilu 2019. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dengan teknik sadap, teknik rekam, teknik transkripsi, dan teknik catat. Analisis data menggunakan menggunakan metode padan dengan teknik dasar pilah unsur penentu dan teknik lanjutan hubung banding menyamakan, teknik hubung banding memperbedakan, dan teknik hubung banding menyamakan hal pokok. Penyajian hasil analisis data menggunakan metode informal. Berdasarkan hasil analisis, jenis tindak tutur ilokusi yang terdapat dalam wacana pidato kampanye Prabowo Subianto pada Pemilu 2019 adalah tindak tutur representaif, tindak tutur direktif, tindak tutur ekspresif, tindak tutur komisif, dan tindak tutur isbati. Fungsi tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam wacana pidato kampanye Prabowo Subianto adalah fungsi menyatakan, melaporkan, menyebutkan, mengakui, meminta, menyuruh, memohon, mengajak, mengucapkan terima kasih, menyalahkan, mengkritik, mengeluh, berjanji, bersumpah, dan melarang. This study aims to identify the types and functions of illocutionary speech acts in campaign speech discourse in the 2019 elections. The research approach used in this study is a theoretical and methodological approach. The theoretical approach used is the pragmatic approach, while the methodological approach used is a descriptive and qualitative approach. This research data in the form of fragments of speeches in the Prabowo Subianto campaign and the source of this research data is a speech, discourse on the Prabowo Subianto campaign video in the 2019 election. Data collection was carried out by referring to the tapping method, recording, technique, transcription technique, and note taking technique. Data analysis using the method of matching with the basic technique of determining the determinants and advanced techniques of equalization, equalization techniques distinguish, and the technique of appeal relations equalizes the main thing. Presentation of the results of data analysis using informal methods. Based on the results of the analysis, the types of illocutionary speech acts contained in Prabowo Subianto's campaign speech, discourse in the 2019 election were representative speech acts, directive speech acts, expressive speech acts, commissive speech acts, and verbal speech acts. The function of illocutionary speech acts found in Prabowo Subianto's campaign speech, discourse is the function of stating, reporting, mentioning, acknowledging, asking, asking, asking, inviting, thanking, blaming, criticizing, complaining, promising, swearing, and forbidding.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 110 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Haryadi Haryadi | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Hari Bakti Mardikantoro | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Agus Nuryatin | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Bernadus Wahyudi Joko Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Imam Baehaqie | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tommi Yuniawan | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Naili Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Rifa’i | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fathur Rokhman | State University of Semarang | 2 |
| Rahayu Pristiwati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tri Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suminto A Sayuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mimi Mulyani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ida Zulaeha | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Teguh Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Litasari Widianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widyanto Widyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Astuty Astuty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Astini Su’udi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ety Syarifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herman J.Waluyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hari Bakti Mardikantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asrofah Asrofah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heri Yanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Suwito Eko Pramono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Hariyadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fathur Rahman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Samsudi Samsudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Rifai RC. | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heru Dwijatmiko | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Subyantoro Subyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heniningsih Heniningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eka Harum Puspitasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hari Bakti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Endah Dyah Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Awalya Awalya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sofia Mafaza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Betty Tri Pamungkas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.