Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Satuan Lingual Pada Tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati

Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 10 No. 3 (2021) · hlm. 238–248

DOI
10.15294/jsi.v10i3.48268
ISSN
2685-9599, 2252-6315
Terbit
2021-11-27
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Meron merupakan salah satu tradisi tahunan untuk menyambut Maulid Nabi di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Makna kultural dalam satuan lingual pada tradisi Meron menunjukkan pandangan hidup masyarakat Sukolilo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk satuan lingual dan makna kultural yang terdapat dalam tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan etnolinguistik sebagai pendekatan teoretis dan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai pendekatan metodologis. Data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode simak dan cakap. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode agih dan padan. Hasil penelitian berupa satuan lingual bentuk kata terbagi menjadi dua kategori, yaitu kata monomorfemis dan kata polimorfemis, frasa yan terdiri atas frasa lugas dan frasa idiomatis, klausa berupa klausa bebas, kalimat berupa kalimat deklaratif, serta wacana bersifat padu. Makna kultural dari tradisi Meron bagi masyarakat Sukolilo sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan atas rezeki yang dilimpahkan, penghormatan terhadap leluhur, dan bentuk cinta terhadap tanah kelahiran.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 109 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Imam BaehaqieAfiliasi tidak diketahui6
Fathur RokhmanState University of Semarang6
Ida ZulaehaAfiliasi tidak diketahui4
Rustono RustonoAfiliasi tidak diketahui4
Haryadi HaryadiAfiliasi tidak diketahui3
Tommi YuniawanAfiliasi tidak diketahui3
Rahayu PristiwatiAfiliasi tidak diketahui3
Subyantoro SubyantoroAfiliasi tidak diketahui2
Prisma Meita MustikaAfiliasi tidak diketahui2
Agus NuryatinAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad SyaifudinAfiliasi tidak diketahui2
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Bernadus Wahyudi Joko SantosoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad Badrus SirojAfiliasi tidak diketahui1
Hetilaniar HetilaniarAfiliasi tidak diketahui1
Nicholas LachlanAfiliasi tidak diketahui1
Hayatun NufusAfiliasi tidak diketahui1
Fathur RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Nas Haryati SetyaningsihAfiliasi tidak diketahui1
Esti Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Dwi YuniawanAfiliasi tidak diketahui1
Swantyka Ilham PrahestiAfiliasi tidak diketahui1
Utsman UtsmanAfiliasi tidak diketahui1
Galih Suci PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Wahyul HudaAfiliasi tidak diketahui1
Wiwi IsnaeniState University of Semarang1
Hastuti HastutiAfiliasi tidak diketahui1
Sugianto SugiantoUniversitas Nahdlatul Ulama Blitar1
Nashihah Laila MasrurohAfiliasi tidak diketahui1
Yusuf Syaiful AminAfiliasi tidak diketahui1
Deby LuriawatiAfiliasi tidak diketahui1
Susanto SusantoAfiliasi tidak diketahui1
Septina SulistyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Devita Maliana SariAfiliasi tidak diketahui1
Muhamad HaekalAfiliasi tidak diketahui1
Umi Nur SholikhahAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Ul AfidahAfiliasi tidak diketahui1
Surahmat SurahmatAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Satuan Lingual Pada Tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati</dc:title>
	<dc:creator>Karina, Alfa Zulia Dwi</dc:creator>
	<dc:creator>Mardikantoro, Hari Bakti</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Meron merupakan salah satu tradisi tahunan untuk menyambut Maulid Nabi di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Makna kultural dalam satuan lingual pada tradisi Meron menunjukkan pandangan hidup masyarakat Sukolilo. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk satuan lingual dan makna kultural yang terdapat dalam tradisi Meron di Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati. Pendekatan dalam penelitian menggunakan pendekatan etnolinguistik sebagai pendekatan teoretis dan pendekatan deskriptif kualitatif sebagai pendekatan metodologis. Data dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder. Metode penyediaan data dalam penelitian ini adalah metode simak dan cakap. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode agih dan padan. Hasil penelitian berupa satuan lingual bentuk kata terbagi menjadi dua kategori, yaitu kata monomorfemis dan kata polimorfemis, frasa yan terdiri atas frasa lugas dan frasa idiomatis, klausa berupa klausa bebas, kalimat berupa kalimat deklaratif, serta wacana bersifat padu. Makna kultural dari tradisi Meron bagi masyarakat Sukolilo sebagai ungkapan rasa syukur kepada tuhan atas rezeki yang dilimpahkan, penghormatan terhadap leluhur, dan bentuk cinta terhadap tanah kelahiran.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-27</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/48268</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jsi.v10i3.48268</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sastra Indonesia; Vol 10 No 3 (2021): November; 238-248</dc:source>
	<dc:source>2685-9599</dc:source>
	<dc:source>2252-6315</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/48268/20362</dc:relation>
</oai_dc:dc>