Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

Eksistensi Media Sosial dalam Menumbuhkan Keterampilan Membaca Kritis pada Kalangan Mahasiswa

Jurnal Sastra Indonesia · Vol. 11 No. 3 (2022) · hlm. 196–200

DOI
10.15294/jsi.v11i3.61413
ISSN
2685-9599, 2252-6315
Terbit
2022-12-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstrak

Peran media sosial saat ini sebagai agen perubahan serta pembaharuaan dalam berkumikasi yang efektif dan efisien. Prosentase masyarakat sebagai pengguna aktif sebesar 49% dari populasi masyarakat Indonesia. Masyarakat menggunakan media sosial secara masif, tujuan penelitian an ini memiliki tujuan mengetahui seberapa besar eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Masalah dalam penelitian ini ialah eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Metode penelitian ini ialah kualitatif. Data dan sumber data berupa kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa Unissula. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kualitatif. Analisis data menggunakan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa responden sering membuka media sosial sebanyak 75% dan pilihan sangat sering sebanyak 25%. Tema yang digemari oleh responden dalam mengakses media sosial ialah tema hiburan dengan presentasi 50%. Eksistensi media sosial di kaloangan mahasiswa masih tinggi. Hal tersebut dapat dimanfaatkan dalam menumbuhkan keterampilan membaca kritis mahasiswa.

Jaringan kolaborasi para penulis

7 penulis · 11 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anis NasruddinAfiliasi tidak diketahui2
Meilan ArsantiAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Mujib ShohibAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Eksistensi Media Sosial dalam Menumbuhkan Keterampilan Membaca Kritis pada Kalangan Mahasiswa</dc:title>
	<dc:creator>Wardani, Oktarina Puspita</dc:creator>
	<dc:creator>Arsant2, Meilan</dc:creator>
	<dc:creator>Azizah, Aida</dc:creator>
	<dc:creator>Setiana, Leli Nisfi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Peran media sosial saat ini sebagai agen perubahan serta pembaharuaan dalam berkumikasi yang efektif dan efisien. Prosentase masyarakat sebagai pengguna aktif sebesar 49% dari populasi masyarakat Indonesia. Masyarakat menggunakan media sosial secara masif, tujuan penelitian an ini memiliki tujuan mengetahui seberapa besar eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Masalah dalam penelitian ini ialah eksistensi media sosial dalam menumbuhkan membaca kritis pada kalangan mahasiswa. Metode penelitian ini ialah kualitatif. Data dan sumber data berupa kuesioner yang diberikan kepada mahasiswa Unissula. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kualitatif. Analisis data menggunakan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa responden sering membuka media sosial sebanyak 75% dan pilihan sangat sering sebanyak 25%. Tema yang digemari oleh responden dalam mengakses media sosial ialah tema hiburan dengan presentasi 50%. Eksistensi media sosial di kaloangan mahasiswa masih tinggi. Hal tersebut dapat dimanfaatkan dalam menumbuhkan keterampilan membaca kritis mahasiswa.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-12-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/61413</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jsi.v11i3.61413</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Sastra Indonesia; Vol 11 No 3 (2022): November; 196-200</dc:source>
	<dc:source>2685-9599</dc:source>
	<dc:source>2252-6315</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jsi/article/view/61413/23057</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Oktarina Puspita Wardani, Meilan Arsant2, Aida Azizah, Leli Nisfi Setiana</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>