Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

PENGARUH PEMBERIAN WHEY PROTEIN TERHADAP KADAR ERITROSIT PADA TIKUS YANG DIRENANGKAN SAMPAI KELELAHAN

Journal of Sport Science and Fitness · Vol. 7 No. 1 (2021) · hlm. 44–50

DOI
10.15294/jssf.v7i1.44762
ISSN
2745-5718, 2252-6528
Terbit
2021-07-23
Penerbit
Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Protein kasein dan protein whey merupakan komponen utama yang terkandung dalam susu tinggi protein. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ada tidaknya whey protein terhadap kadar eritrosit pada tikus yang direnangkan sampai kelelahan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan bentuk desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized post-test only controlled group design, sampel penelitian dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok kontrol (n= 5), kelompok 1 aktivitas renang (n= 4), kelompok 2 aktivitas renang + whey protein 2,05 g/kgBB (n= 5), dan kelompok 3 aktivitas renang + whey protein 4,1 g/kgBB (n= 5). Perlakuan kelelahan (renang sampai lelah) dengan whey protein diberikan selama 14 hari setelah perlakuan renang. Pengambilan dan pemeriksaan eritrosit pada hari ke 15. Analisis hasil menggunakan uji ANOVA dan uji LSD dengan SPSS 16. Hasil penelitian rerata jumlah eritrosit 9,36 jt/mm3, 7,31 jt/mm3, 7,84 jt/mm3, 9,23 jt/mm3 (kelompok K, perlakuan 1, 2, 3). Hasil uji ANOVA p <0,000. Hasil uji LSD whey protein 4,1 g/kgBB p <0,000. Simpulan whey protein 4,1 g/kgBB berpengaruh paling signifikan terhadap peningkatan jumlah eritrosit darah.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 130 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Sri SumartiningsihAfiliasi tidak diketahui3
Setya RahayuAfiliasi tidak diketahui3
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui2
Sugiarto SugiartoUniversity of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur2
Siti Baitul MukarromahAfiliasi tidak diketahui2
Gunawan GunawanAfiliasi tidak diketahui1
Ariyatun AriyatunAfiliasi tidak diketahui1
Maria Ayu PuspitaAfiliasi tidak diketahui1
Anggit RisdiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Rakha AbbiyuAfiliasi tidak diketahui1
Irfan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Safeb Achman Irfai AnasAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu Restu SyahputriAfiliasi tidak diketahui1
Oktia Woro Kasmini HandayaniAfiliasi tidak diketahui1
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui1
Aziz AmrullohAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azzam AyyasyAfiliasi tidak diketahui1
Sri SurmartiningsihAfiliasi tidak diketahui1
M Irsyad Al JabarAfiliasi tidak diketahui1
Alfian Faisal FaridAfiliasi tidak diketahui1
Danang Ade SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Freni BudiwibowoAfiliasi tidak diketahui1
Hangga KusumaAfiliasi tidak diketahui1
Agus SetiawanUniversitas Halu Oleo1
Ardi Setyo NugrohoAfiliasi tidak diketahui1
Arif Bahtiar FazaAfiliasi tidak diketahui1
Arifka RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
Said JunaidiAfiliasi tidak diketahui1
Faturochman FaturochmanAfiliasi tidak diketahui1
Alfi KhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Mohammad Adam MalikAfiliasi tidak diketahui1
Palgunadi PalgunadiAfiliasi tidak diketahui1
Eva Ulfiatus ShofiaAfiliasi tidak diketahui1
Khoiril AnamAfiliasi tidak diketahui1
Moren Nanda JelitaAfiliasi tidak diketahui1
Rinta AmaliaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Rifqi AlfauzaniAfiliasi tidak diketahui1
Fauzan Asa HabiburrahmanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jssf/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PENGARUH PEMBERIAN WHEY PROTEIN TERHADAP KADAR ERITROSIT PADA TIKUS YANG DIRENANGKAN SAMPAI KELELAHAN</dc:title>
	<dc:creator>Mohsin, Asfat</dc:creator>
	<dc:creator>Setiowati, Anies</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Protein kasein dan protein whey merupakan komponen utama yang terkandung dalam susu tinggi protein. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ada tidaknya whey protein terhadap kadar eritrosit pada tikus yang direnangkan sampai kelelahan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif dengan bentuk desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah randomized post-test only controlled group design, sampel penelitian dibagi menjadi 4 kelompok, kelompok kontrol (n= 5), kelompok 1 aktivitas renang (n= 4), kelompok 2 aktivitas renang + whey protein 2,05 g/kgBB (n= 5), dan kelompok 3 aktivitas renang + whey protein 4,1 g/kgBB (n= 5). Perlakuan kelelahan (renang sampai lelah) dengan whey protein diberikan selama 14 hari setelah perlakuan renang. Pengambilan dan pemeriksaan eritrosit pada hari ke 15. Analisis hasil menggunakan uji ANOVA dan uji LSD dengan SPSS 16. Hasil penelitian rerata jumlah eritrosit 9,36 jt/mm3, 7,31 jt/mm3, 7,84 jt/mm3, 9,23 jt/mm3 (kelompok K, perlakuan 1, 2, 3). Hasil uji ANOVA p &amp;lt;0,000. Hasil uji LSD whey protein 4,1 g/kgBB p &amp;lt;0,000. Simpulan whey protein 4,1 g/kgBB berpengaruh paling signifikan terhadap peningkatan jumlah eritrosit darah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Department of Sports Science, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jssf/article/view/44762</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jssf.v7i1.44762</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Journal of Sport Science and Fitness; Vol 7 No 1 (2021); 44-50</dc:source>
	<dc:source>2745-5718</dc:source>
	<dc:source>2252-6528</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jssf.v7i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jssf/article/view/44762/19509</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Journal of Sport Science and Fitness</dc:rights>
</oai_dc:dc>