Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

BENTUK PENYAJIAN TARI LEDHEK BARANGAN DI KABUPATEN BLORA

Jurnal Seni Tari · Vol. 1 No. 1 (2012)

DOI
10.15294/jst.v1i1.1809
ISSN
2503-2585, 2252-6714
Terbit
2012-07-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: bentuk penyajian Tari LedhekBarangan di Kabupaten Blora.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Proses pengambilan data meliputi teknik observasi, teknik dokumentasi, dan teknik wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan peneliti ialah menggunakan teknik triangulasi. Dalam menganalisis data penelitian, peneliti menggunakan tiga tahap analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian mengenai bentuk penyajian Tari Ledhek Barangan di Kabupaten Blora yaitu tari kreasi baru yang penciptaannya terinspirasi dari Tayub dan beberapa kesenian Blora diantaranya adalah tari Sukoreno, Barongan serta kesenian Ledhek Barangan. Tari Ledhek Barangan memiliki unsur dialog, drama, ibingan, serta tembang. Iringan yang menggunakan iringan yang sudah ada, diantaraya adalah ketek peper, gambyongan, blandong, orek-orek, arum manis dsb. Iringan tersebut di gabungkan menjadi satu iringan yang selaras. Rias wajah penari menggunakan rias wajah corrective, busana untuk penari putri menggunakan kain jarik dan kemben, serta properti berupa sampur, sedangkan penari putra mengunakan celana, kain jarik dibuat supit urang, baju rompi, serta iket kepala/ udeng. Tempat pentas penyajian Tari Ledhek Barangan di Kabupaten Blora tidak mempunyai kriteria khusus, melainkan segala jenis bentuk panggung dapat digunakan. Abstract ___________________________________________________________________ Study aims to identify and describe: Dance forms of presentation Ledhek Barangan Blora district. This study used qualitative research methods. The process of data collection include observation techniques, technical documentation, and interview techniques. Validity of the data used technique is to use a technique researchers triangulation method that checks degree of confidence in multiple data sources with the same method. In analyzing the study data, the researchers used three stages of data analysis is data reduction, data presentation and conclusion / verification. Based on the results of research on the presentation of dance forms Ledhek Barangan Blora District, it can be summed up as follows Ledhek Barangan Dance is the creation of new dance creations inspired some art that has existed in the district include Tayub Blora, Sukoreno dance, Barongan, and art Ledhek barangan. Which has an element of dialogue, drama, ibingan, and song. Makeup dancers use corrective makeup, fashion for women dancers jarik cloth and a kemben, and properties such as sampur, while men use panties dancer, jarik fabric made??supit urang, armor vest, and iket kepala / Udeng. Place of presenting dance performances Ledhek barangan Blora district has no specific criteria, but all types of forms can be used onstage.

Jaringan kolaborasi para penulis

16 penulis · 29 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Yogyakarta State University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui1
Malarsih MalarsihAfiliasi tidak diketahui1
Nainul KhutniahAfiliasi tidak diketahui1
Novy Eka NorharyaniAfiliasi tidak diketahui1
Bintang Hanggoro PutraAfiliasi tidak diketahui1
Devi HartantiAfiliasi tidak diketahui1
Kes NurshantiAfiliasi tidak diketahui1
Presti KurniawatiAfiliasi tidak diketahui1
Agus CahyonoAfiliasi tidak diketahui1
Priska Diyan HapsariAfiliasi tidak diketahui1
Wahyu LestariYogyakarta State University1
Sriyadi SriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Restu LanjariAfiliasi tidak diketahui1
Satitra NindrayaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">BENTUK PENYAJIAN TARI LEDHEK BARANGAN  DI KABUPATEN BLORA</dc:title>
	<dc:creator>Sarastiti, Dian</dc:creator>
	<dc:creator>Iryanti, Veronica Eny</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: bentuk penyajian Tari LedhekBarangan di Kabupaten Blora.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Proses pengambilan data meliputi teknik observasi, teknik dokumentasi, dan teknik wawancara. Teknik keabsahan data yang digunakan  peneliti ialah  menggunakan teknik triangulasi. Dalam menganalisis data penelitian, peneliti menggunakan tiga tahap  analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan/ verifikasi. Hasil penelitian mengenai bentuk penyajian Tari Ledhek Barangan di Kabupaten Blora yaitu tari kreasi baru yang penciptaannya terinspirasi dari Tayub dan beberapa kesenian Blora diantaranya adalah tari Sukoreno, Barongan serta kesenian Ledhek Barangan. Tari Ledhek Barangan memiliki unsur dialog, drama, ibingan, serta tembang. Iringan yang menggunakan iringan yang sudah ada, diantaraya adalah ketek peper, gambyongan, blandong, orek-orek, arum manis dsb. Iringan tersebut di gabungkan menjadi satu iringan yang selaras.  Rias wajah penari menggunakan rias wajah corrective, busana untuk penari putri menggunakan kain jarik dan kemben, serta properti berupa sampur, sedangkan penari putra mengunakan celana, kain jarik dibuat supit urang, baju rompi, serta iket kepala/ udeng. Tempat pentas penyajian Tari Ledhek Barangan di Kabupaten Blora tidak mempunyai kriteria khusus, melainkan segala jenis bentuk panggung dapat digunakan.   Abstract ___________________________________________________________________ Study aims to identify and describe: Dance forms of presentation Ledhek Barangan Blora district. This study used qualitative research methods. The process of data collection include observation techniques, technical documentation, and interview techniques. Validity of the data used technique is to use a technique researchers triangulation method that checks degree of confidence in multiple data sources with the same method. In analyzing the study data, the researchers used three stages of data analysis is data reduction, data presentation and conclusion / verification. Based on the results of research on the presentation of dance forms Ledhek Barangan Blora District, it can be summed up as follows Ledhek Barangan Dance is the creation of new dance creations inspired some art that has existed in the district include Tayub Blora, Sukoreno dance, Barongan, and art Ledhek barangan. Which has an element of dialogue, drama, ibingan, and song. Makeup dancers use corrective makeup, fashion for women dancers jarik cloth and a kemben, and properties such as sampur, while men use panties dancer, jarik fabric made ??supit urang, armor vest, and iket kepala / Udeng. Place of presenting dance performances Ledhek barangan Blora district has no specific criteria, but all types of forms can be used onstage. </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2012-07-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/1809</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jst.v1i1.1809</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Seni Tari; Vol 1 No 1 (2012): Vol 1 No 1 (2012)</dc:source>
	<dc:source>2503-2585</dc:source>
	<dc:source>2252-6714</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jst.v1i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/1809/1674</dc:relation>
</oai_dc:dc>