Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pelestarian Tari Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara

Jurnal Seni Tari · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 12–20

DOI
10.15294/jst.v8i1.30770
ISSN
2503-2585, 2252-6714
Terbit
2019-07-23
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian dan pelestarian Tari Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi sumber. Penelitian menghasilkan data bahwa Tari Pesta Baratan dibagi menjadi tiga jenis yaitu penari impes/lampion, penari obor, dan penari tampah. Tari Pesta Baratan mempunyai gerak sederhana yang diperindah diambil dari gerakan sehari-hari pada masa dahulu, pada penari impes/lampion menceritakan jika menjelang ramadhan banyak yang berjualan impes/lampion di pinggir jalan, pada penari obor menceritakan pada jaman dahulu penerangan menggunakan obor, pada penari tampah menceritakan bahwa orang jaman dahulu sering menggunakan tampah yang diisi puli atau makan khas Jepara. Pelestarian Tari Pesta Baratan dilakukan dengan tiga cara yaitu: 1) perlindungan, dilakukan oleh Yayasan Lembayung dengan mengadakan tari Pesta Baratan setiap tahunnya dan telah diakui pemerintah Kabupaten Jepara dengan dimasukannya ke dalam kalender event Jepara; 2) pengembangan, dilakukan Yayasan Lembayung yaitu tidak hanya menggelar tari Pesta Baratan di Kota Jepara namun sampai ke Kota Blora untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat luar Kota Jepara; 3) pemanfaatan, dilakukan oleh pemerintah Jepara menghasilkan Rekor MURI sebagai pembawa impes/lampion terbanyak serta menjadi peserta Art Kids International Festival di Kota Jepara

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 84 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • IPB University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui5
Widodo WidodoIPB University2
Agus CahyonoAfiliasi tidak diketahui2
Sunarto SunartoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad JazuliAfiliasi tidak diketahui2
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Anita WidyatiAfiliasi tidak diketahui1
Slamet HaryonoAfiliasi tidak diketahui1
Fitri aji Nury astutiAfiliasi tidak diketahui1
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui1
Frizia Nuary Novalia Frizia Nuary NovaliaAfiliasi tidak diketahui1
Anik PurwatiAfiliasi tidak diketahui1
Yunik EkowatiAfiliasi tidak diketahui1
Triyanto TriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Putri Dyah IndriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Totok Sumaryanto. FAfiliasi tidak diketahui1
Rani WitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Inna AgustiinaAfiliasi tidak diketahui1
Ika merdekawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hartno HartonoAfiliasi tidak diketahui1
Frihastyayu Bintyar MawastiAfiliasi tidak diketahui1
Azhardi WisnugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Puspa YuniAfiliasi tidak diketahui1
Juwitantik PuspitaratnaAfiliasi tidak diketahui1
Halimah AgustinaAfiliasi tidak diketahui1
Deasylina Da AryAfiliasi tidak diketahui1
Lissa Maharani MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Dwi RahayuningtyasAfiliasi tidak diketahui1
dian sarastitiAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Purnama SariAfiliasi tidak diketahui1
Lelyana Lely AryaniAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Resma YuliantiAfiliasi tidak diketahui1
Putri KhakimahAfiliasi tidak diketahui1
Rakanita Dyah Ayu KAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Mustika SariAfiliasi tidak diketahui1
Adilah EndariniAfiliasi tidak diketahui1
Rosdiana WatiAfiliasi tidak diketahui1
Laras Shantika NastitiAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pelestarian Tari Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara</dc:title>
	<dc:creator>Najah, Alfiyatun</dc:creator>
	<dc:creator>Malarsih, Malarsih</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian dan pelestarian Tari Pesta Baratan di Kecamatan Kalinyamatan Kabupaten Jepara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi serta teknik keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi sumber. Penelitian menghasilkan data bahwa Tari Pesta Baratan dibagi menjadi tiga jenis yaitu penari impes/lampion, penari obor, dan penari tampah. Tari Pesta Baratan mempunyai gerak sederhana yang diperindah diambil dari gerakan sehari-hari pada masa dahulu, pada penari impes/lampion menceritakan jika menjelang ramadhan banyak yang berjualan impes/lampion di pinggir jalan, pada penari obor menceritakan pada jaman dahulu penerangan menggunakan obor, pada penari tampah menceritakan bahwa orang jaman dahulu sering menggunakan tampah yang diisi puli atau makan khas Jepara. Pelestarian Tari Pesta Baratan dilakukan dengan tiga cara yaitu: 1) perlindungan, dilakukan oleh Yayasan Lembayung dengan mengadakan tari Pesta Baratan setiap tahunnya dan telah diakui pemerintah Kabupaten Jepara dengan dimasukannya ke dalam kalender event Jepara; 2) pengembangan, dilakukan Yayasan Lembayung yaitu tidak hanya menggelar tari Pesta Baratan di Kota Jepara namun sampai ke Kota Blora untuk memperkenalkan dan mempromosikan kepada masyarakat luar Kota Jepara; 3) pemanfaatan, dilakukan oleh pemerintah Jepara menghasilkan Rekor MURI sebagai pembawa impes/lampion terbanyak serta menjadi peserta Art Kids International Festival di Kota Jepara</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/30770</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jst.v8i1.30770</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Seni Tari; Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019); 12-20</dc:source>
	<dc:source>2503-2585</dc:source>
	<dc:source>2252-6714</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jst.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/30770/13712</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Seni Tari</dc:rights>
</oai_dc:dc>