Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Strategi Adaptasi Masyarakat Non Hindu pada Pertunjukan Ogoh-Ogoh di Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan

Jurnal Seni Tari · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 83–94

DOI
10.15294/jst.v8i1.31438
ISSN
2503-2585, 2252-6714
Terbit
2019-07-23
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan penelitian ini ialah untuk memecahkan masalah strategi adaptasi masyarakat non Hindu pada pertunjukan ogoh-ogoh di Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Strategi adaptasi yang menjadi kajian dalam penelitian ini meliputi proses persepsi dan interpretasi, serta sistem kategorisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan analisa data hasil penelitian, persepsi masyarakat non Hindu di Desa Linggoasri dibagi menjadi persepi dari tokoh masyarakat, persepsi dari tokoh agama, persepsi dari tokoh pemerintahan, dan persepsi dari masyarakat umum. Interpretasi masyarakat dikelompokan dalam lima tanggapan yakni hak individu masyarakat, kewajiban sebagai makhluk sosial, kesamaan adat dan tradisi, keinginan menjadikan pertunjukan rakyat. Persepsi dan interpretasi positif dari masyarakat non Hindu di Desa Linggoasri serta dibuktikan pemilihan tindakan selanjutnya yakni dengan munculnya sikap apresiasi dan toleransi serta kebutuhan integratif masyarakat, membuat masyarakat non Hindu dapat beradaptasi pada pertunjukan ogoh-ogoh yang dilaksanakan umat Hindu di Desa Linggoasri.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 97 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Jakarta
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui8
Muhammad JazuliAfiliasi tidak diketahui5
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui5
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui3
Triyanto TriyantoAfiliasi tidak diketahui2
Syakir SyakirAfiliasi tidak diketahui2
Malarsih MalarsihAfiliasi tidak diketahui2
Wadiyo WadiyoAfiliasi tidak diketahui2
Nimas Agustin Purwaningtyas Nimas Agustin PurwaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Daniar Hafri AhsaniAfiliasi tidak diketahui1
Esti VerulitasariAfiliasi tidak diketahui1
Opta SeptianaAfiliasi tidak diketahui1
Totok SumaryantoAfiliasi tidak diketahui1
Ardin ArdinAfiliasi tidak diketahui1
Tjetjep Rohendi RohidiAfiliasi tidak diketahui1
Fitrya Ali ImranAfiliasi tidak diketahui1
Prasena ArisyantoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Tiya JuwitaAfiliasi tidak diketahui1
Suparti SupartiAfiliasi tidak diketahui1
Alfian Eko Widodo Adi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Erna AnggrainiAfiliasi tidak diketahui1
Meipur YantiAfiliasi tidak diketahui1
Endik GuntarisAfiliasi tidak diketahui1
Uli AmsariAfiliasi tidak diketahui1
Ikha Sulis SetyaningrumAfiliasi tidak diketahui1
Anik PurwatiAfiliasi tidak diketahui1
Andi Arie AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Nur Muaffah ZakiyatiAfiliasi tidak diketahui1
Empiri Tahya PrimaAfiliasi tidak diketahui1
Mughny El. AfwaAfiliasi tidak diketahui1
Jazuli JazuliAfiliasi tidak diketahui1
Pande Putu Yogi Arista PratamaAfiliasi tidak diketahui1
Ahmad Yazid TaqiAfiliasi tidak diketahui1
Bagus NirwantoAfiliasi tidak diketahui1
Ronald CandraAfiliasi tidak diketahui1
Widodo WidodoState University of Jakarta1
Yuli Tri AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Septian Cipto NugrohoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Adaptasi Masyarakat Non Hindu pada Pertunjukan Ogoh-Ogoh di Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan</dc:title>
	<dc:creator>Setyaningrum, Gus Miyana Nela</dc:creator>
	<dc:creator>Cahyono, Agus</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini ialah untuk memecahkan masalah strategi adaptasi masyarakat non Hindu pada pertunjukan ogoh-ogoh di Desa Linggoasri Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Strategi adaptasi yang menjadi kajian dalam penelitian ini meliputi proses persepsi dan interpretasi, serta sistem kategorisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data diperiksa dengan metode triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Teknik analisis data melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Berdasarkan analisa data hasil penelitian, persepsi masyarakat non Hindu di Desa Linggoasri dibagi menjadi persepi dari tokoh masyarakat, persepsi dari tokoh agama, persepsi dari tokoh pemerintahan, dan persepsi dari masyarakat umum. Interpretasi masyarakat dikelompokan dalam lima tanggapan yakni hak individu masyarakat, kewajiban sebagai makhluk sosial, kesamaan adat dan tradisi, keinginan menjadikan pertunjukan rakyat. Persepsi dan interpretasi positif dari masyarakat non Hindu di Desa Linggoasri serta dibuktikan pemilihan tindakan selanjutnya yakni dengan munculnya sikap apresiasi dan toleransi serta kebutuhan integratif masyarakat, membuat masyarakat non Hindu dapat beradaptasi pada pertunjukan ogoh-ogoh yang dilaksanakan umat Hindu di Desa Linggoasri.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2019-07-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/31438</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jst.v8i1.31438</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Seni Tari; Vol 8 No 1 (2019): Vol 8 No 1 (2019); 83-94</dc:source>
	<dc:source>2503-2585</dc:source>
	<dc:source>2252-6714</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jst.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/31438/13720</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Jurnal Seni Tari</dc:rights>
</oai_dc:dc>