Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Metode Pembelajaran Seni Tari bagi Siswa Tunarungu Tingkat Sekolah Menengah Pertama di SLB N Slawi Kabupaten Tegal

Jurnal Seni Tari · Vol. 11 No. 2 (2022) · hlm. 188–200

DOI
10.15294/jst.v11i2.61240
ISSN
2503-2585, 2252-6714
Terbit
2022-11-30
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tunarungu merupakan kondisi dimana individu mengalami gangguan pada pendengaran, namun dengan kekurangan tersebut siswa tunarungu dapat menarikan sebuah karya seni dengan indah, tentu hal tersebut dipengaruhi dengan proses pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan. Tujuan peneliti ini untuk mendeskripsikan metode yang digunakan dalam pembelajaran seni tari, dan mengetahui kelebihan serta kekurangan masing-masing metode. Lokasi penelitian dilakukan di SLB N Slawi Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menjelaskan serta menggambarkan keadaan yang benar-benar terjadi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah awal dari penelitian adalah observasi yang bertujuan untuk melihat keadaan awal lokasi penelitian kemudian pengumpulan data dilengkapi dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis kemudian dapat ditarik kesimpulan.Hasil penelitian adalah mengetahui metode yang digunakan dalam proses pembelajaran seni tari di SLB N Slawi sehingga siswa tunarungu dapat menarikan sebuah karya dengan bagus dan kompak, dimana metode yang digunakan adalah metode ceramah, metode demonstrasi,metode drill, metode SAS dan metode imam, namun setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk terus berkembangnya proses pembelajaran agar lebih baik.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 84 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • IPB University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Hartono HartonoAfiliasi tidak diketahui5
Widodo WidodoIPB University2
Agus CahyonoAfiliasi tidak diketahui2
Sunarto SunartoAfiliasi tidak diketahui2
Muhammad JazuliAfiliasi tidak diketahui2
Udi UtomoAfiliasi tidak diketahui2
Anita WidyatiAfiliasi tidak diketahui1
Slamet HaryonoAfiliasi tidak diketahui1
Fitri aji Nury astutiAfiliasi tidak diketahui1
Eko SugiartoAfiliasi tidak diketahui1
Frizia Nuary Novalia Frizia Nuary NovaliaAfiliasi tidak diketahui1
Anik PurwatiAfiliasi tidak diketahui1
Yunik EkowatiAfiliasi tidak diketahui1
Triyanto TriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Putri Dyah IndriyaniAfiliasi tidak diketahui1
Totok Sumaryanto. FAfiliasi tidak diketahui1
Rani WitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Inna AgustiinaAfiliasi tidak diketahui1
Ika merdekawatiAfiliasi tidak diketahui1
Hartno HartonoAfiliasi tidak diketahui1
Frihastyayu Bintyar MawastiAfiliasi tidak diketahui1
Azhardi WisnugrahaAfiliasi tidak diketahui1
Puspa YuniAfiliasi tidak diketahui1
Juwitantik PuspitaratnaAfiliasi tidak diketahui1
Halimah AgustinaAfiliasi tidak diketahui1
Deasylina Da AryAfiliasi tidak diketahui1
Lissa Maharani MaharaniAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Dwi RahayuningtyasAfiliasi tidak diketahui1
dian sarastitiAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Purnama SariAfiliasi tidak diketahui1
Lelyana Lely AryaniAfiliasi tidak diketahui1
Nanda Resma YuliantiAfiliasi tidak diketahui1
Putri KhakimahAfiliasi tidak diketahui1
Rakanita Dyah Ayu KAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Mustika SariAfiliasi tidak diketahui1
Adilah EndariniAfiliasi tidak diketahui1
Rosdiana WatiAfiliasi tidak diketahui1
Alfiyatun NajahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jst/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Metode Pembelajaran Seni Tari bagi Siswa Tunarungu Tingkat Sekolah Menengah Pertama di SLB N Slawi Kabupaten Tegal</dc:title>
	<dc:creator>Hikmah, Suci Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Malarsih, Malarsih</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tunarungu merupakan kondisi dimana individu mengalami gangguan pada pendengaran, namun dengan kekurangan tersebut siswa tunarungu dapat menarikan sebuah karya seni dengan indah, tentu hal tersebut dipengaruhi dengan proses pembelajaran dan metode pembelajaran yang digunakan. Tujuan peneliti ini untuk mendeskripsikan metode yang digunakan dalam pembelajaran seni tari, dan mengetahui kelebihan serta kekurangan masing-masing metode. Lokasi penelitian dilakukan di SLB N Slawi Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu penelitian yang menjelaskan serta menggambarkan keadaan yang benar-benar terjadi. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Langkah awal dari penelitian adalah observasi yang bertujuan untuk melihat keadaan awal lokasi penelitian kemudian pengumpulan data dilengkapi dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Data yang sudah terkumpul dianalisis kemudian dapat ditarik kesimpulan.Hasil penelitian adalah mengetahui metode yang digunakan dalam proses pembelajaran seni tari di SLB N Slawi sehingga siswa tunarungu dapat menarikan sebuah karya dengan bagus dan kompak, dimana metode yang digunakan adalah metode ceramah, metode demonstrasi,metode drill, metode SAS dan metode imam, namun setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan yang dapat dijadikan sebagai acuan untuk terus berkembangnya proses pembelajaran agar lebih baik.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-11-30</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/61240</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jst.v11i2.61240</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Jurnal Seni Tari; Vol 11 No 2 (2022): Vol 11 No 2 (2022); 188-200</dc:source>
	<dc:source>2503-2585</dc:source>
	<dc:source>2252-6714</dc:source>
	<dc:source>10.15294/jst.v11i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/jst/article/view/61240/23042</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Jurnal Seni Tari</dc:rights>
</oai_dc:dc>