Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pelatihan Masyarakat Dusun Jubug Dalam Pembuatan Jamu Bubuk Instan di Desa Tonoboyo, Kabupaten Magelang

Jurnal Bina Desa · Vol. 6 No. 3 (2024) · hlm. 421–426

DOI
10.15294/jurnalbinadesa.v6i3.13068
ISSN
2775-4375, 2715-6311
Terbit
2024-10-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Jamu merupakan obat tradisional yang dikenal oleh khalayak masyarakat. Jamu juga merupakan salah satu minuman sehat yang masih dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu dusun di Desa Tonoboyo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang yaitu Dusun Jubug merupakan dusun yang masyarakatnya mayoritas bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong. Penjual jamu di Dusun Jubug sendiri masih menjual jamu segar atau sekali minum sehingga ketahanan jamu tidak bertahan lama atau hanya beberapa hari saja. Hal tersebut memicu ide untuk melakukan pengembangan dan inovasi pelatihan pembuatan jamu bubuk instan khususnya pada jamu beras kencur. Dengan adanya pengembangan dan inovasi jamu bubuk instan maka memiliki ketahanan yang lama bisa sampai satu bulan lamanya. Mendemonstrasikan dengan praktik pelatihan pembuatan bubuk instan ini termasuk dalam memberikan efektivitas masyarakat dalam mengetahui bagaimana cara pembuatannya. Adanya pelatihan pembuatan jamu bubuk mendapatkan antusiasme masyarakat dalam mengimplementasikan penjualan jamu bubuk instan dengan proses penjualan lainnya

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

20 penulis · 41 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Institut Teknologi Sepuluh Nopember
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Lola Kurnia PitalokaAfiliasi tidak diketahui3
KardiyemAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Puji AstutiAfiliasi tidak diketahui2
KusmuriyantoAfiliasi tidak diketahui1
Erika VerdianaAfiliasi tidak diketahui1
Bagus Galin Dwi RizkiAfiliasi tidak diketahui1
Rediana SetiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Jarot Tri Bowo SantosoAfiliasi tidak diketahui1
Lukman HakimInstitut Teknologi Sepuluh Nopember1
Muhammad SabandiAfiliasi tidak diketahui1
Ririn AlfiantiAfiliasi tidak diketahui1
Nurdian SusilowatiAfiliasi tidak diketahui1
Lyna LatifahAfiliasi tidak diketahui1
Sandy AriefAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Nur FuadAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/jurnalbinadesa/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pelatihan Masyarakat Dusun Jubug Dalam Pembuatan Jamu Bubuk Instan di Desa Tonoboyo, Kabupaten Magelang</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Faza Deeva Az-Zahra</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Inge Firda Susanti</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Handika, Muhamad Reza</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Saringatun Mudrikah</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Sri Hartono</dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">jamu</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pelatihan </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">pengembangan </dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">inovasi </dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Jamu merupakan obat tradisional yang dikenal oleh khalayak masyarakat. Jamu juga merupakan salah satu minuman sehat yang masih dikonsumsi oleh masyarakat. Salah satu dusun di Desa Tonoboyo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang yaitu Dusun Jubug merupakan dusun yang masyarakatnya mayoritas bermata pencaharian sebagai penjual jamu gendong. Penjual jamu di Dusun Jubug sendiri masih menjual jamu segar atau sekali minum sehingga ketahanan jamu tidak bertahan lama atau hanya beberapa hari saja. Hal tersebut memicu ide untuk melakukan pengembangan dan inovasi pelatihan pembuatan jamu bubuk instan khususnya pada jamu beras kencur. Dengan adanya pengembangan dan inovasi jamu bubuk instan maka memiliki ketahanan yang lama bisa sampai satu bulan lamanya. Mendemonstrasikan dengan praktik pelatihan pembuatan bubuk instan ini termasuk dalam memberikan efektivitas masyarakat dalam mengetahui bagaimana cara pembuatannya. Adanya pelatihan pembuatan jamu bubuk mendapatkan antusiasme masyarakat dalam mengimplementasikan penjualan jamu bubuk instan dengan proses penjualan lainnya</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2024-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/jurnalbinadesa/article/view/13068</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/jurnalbinadesa.v6i3.13068</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Jurnal Bina Desa; Vol. 6 No. 3 (2024): Vol 6 No 3 (2024);  421-426</dc:source>
	<dc:source>2775-4375</dc:source>
	<dc:source>2715-6311</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/jurnalbinadesa/article/view/13068/1785</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2024 Jurnal Bina Desa</dc:rights>
</oai_dc:dc>