Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Penerapan Convolutional Neural Network Pada Aplikasi Terjemahan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Android

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 2 (2025) · pp. 641–653

DOI
10.51454/decode.v5i2.1226
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2025-07-31
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Pentingnya bahasa isyarat terletak pada perannya sebagai sistem komunikasi visual-manual, di mana isyarat tangan, mimik wajah, dan gerakan badan digunakan untuk menyampaikan informasi. Sistem ini terutama digunakan oleh individu tunarungu sebagai metode komunikasi utama mereka. Walaupun krusial, akses yang terbatas terhadap sumber belajar sering kali menjadi kendala signifikan dalam upaya mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) secara efektif. Menanggapi tantangan ini, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan aplikasi terjemahan bahasa isyarat melalui integrasi Convolutional Neural Network (CNN), diterapkan secara spesifik melalui arsitektur MobileNetV2. Dalam proses pengembangannya, aplikasi ini menggunakan dataset yang terdiri dari 2000 video, yang selanjutnya diubah menjadi 48.000 bingkai gambar untuk pelatihan model. Pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa akurasi pengenalan gerakan tangan bahasa isyarat mencapai 76%, dengan total loss tercatat sebesar 0.81. Data ini mengindikasikan bahwa model menunjukkan performa yang memadai dalam mengklasifikasikan mayoritas data pelatihan. Selain fitur deteksi gerakan tangan untuk bahasa isyarat, aplikasi ini juga memiliki fitur terjemahan teks ke isyarat, yang dapat mengonversi kata menjadi gambar gerakan bahasa isyarat. Selanjutnya, terdapat fitur kamus yang menyajikan daftar kata-kata, masing-masing dilengkapi dengan video demonstrasi gerakan bahasa isyarat yang relevan. Fitur-fitur ini bertujuan untuk memfasilitasi dan mempercepat proses pembelajaran BISINDO, menjadikannya mudah diakses bagi individu yang ingin menguasainya.

Collaboration network of the authors

5 authors · 6 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Politeknik Negeri Sriwijaya
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Muhammad Dio AlfajriPoliteknik Negeri Sriwijaya1
SurosoAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Penerapan Convolutional Neural Network Pada Aplikasi Terjemahan Bahasa Isyarat Indonesia Berbasis Android</dc:title><dc:creator>Putri, Wulan Zahra</dc:creator><dc:creator>Salamah, Irma</dc:creator><dc:creator>Hesti, Emilia</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Pentingnya bahasa isyarat terletak pada perannya sebagai sistem komunikasi visual-manual, di mana isyarat tangan, mimik wajah, dan gerakan badan digunakan untuk menyampaikan informasi. Sistem ini terutama digunakan oleh individu tunarungu sebagai metode komunikasi utama mereka. Walaupun krusial, akses yang terbatas terhadap sumber belajar sering kali menjadi kendala signifikan dalam upaya mempelajari Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) secara efektif. Menanggapi tantangan ini, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan aplikasi terjemahan bahasa isyarat melalui integrasi Convolutional Neural Network (CNN), diterapkan secara spesifik melalui arsitektur MobileNetV2. Dalam proses pengembangannya, aplikasi ini menggunakan dataset yang terdiri dari 2000 video, yang selanjutnya diubah menjadi 48.000 bingkai gambar untuk pelatihan model. Pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa akurasi pengenalan gerakan tangan bahasa isyarat mencapai 76%, dengan total loss tercatat sebesar 0.81.  Data ini mengindikasikan bahwa model menunjukkan performa yang memadai dalam mengklasifikasikan mayoritas data pelatihan. Selain fitur deteksi gerakan tangan untuk bahasa isyarat, aplikasi ini juga memiliki fitur terjemahan teks ke isyarat, yang dapat mengonversi kata menjadi gambar gerakan bahasa isyarat. Selanjutnya, terdapat fitur kamus yang menyajikan daftar kata-kata, masing-masing dilengkapi dengan video demonstrasi gerakan bahasa isyarat yang relevan. Fitur-fitur ini bertujuan untuk memfasilitasi dan mempercepat proses pembelajaran BISINDO, menjadikannya mudah diakses bagi individu yang ingin menguasainya.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-07-31</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v5i2.1226</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v5i2.1226</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 5 No 2 (2025); 641-653</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1226/618</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>