Jurnal
Knowledge of Neurobic Exercise and Cognitive Benefits Among Sports Science Students in Indonesia
Media Ilmu Keolahragaan Indonesia · Vol. 14 No. 2 (2024) · hlm. 87–100
- ISSN
- 2442-6830, 2088-6802
- Terbit
- 2024-09-12
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Abstract. Understanding neurobic exercise and its potential cognitive benefits is essential for sports science students, particularly in integrating cognitive and motor training into physical activity programs. However, information regarding students' knowledge of neurobic exercise remains limited. This study aimed to assess the level of knowledge among Sports Science students at Universitas Negeri Semarang regarding neurobic exercise and its potential effects on cognitive function. A quantitative descriptive design using a survey method was employed. Fifty-six students were recruited through purposive sampling based on predetermined eligibility criteria. Data were collected using a 30-item questionnaire covering three indicators: fundamental knowledge of neurobic exercise, understanding of cognitive functions, and knowledge of the relationship between neurobic exercise and cognitive improvement. Descriptive statistical analysis revealed that 45 students (80.36%) demonstrated good knowledge, while 11 students (19.64%) exhibited moderate knowledge. The mean knowledge score was 22.9 ± 2.47, ranging from 17 to 28. Although overall knowledge was categorized as good, understanding of cognitive functions remained predominantly moderate. These findings highlight the importance of strengthening cognitive science education within sports science curricula to support evidence-based training practices. Abstract in Indonesia. Pemahaman mengenai latihan neurobik (neurobic exercise) dan potensi manfaatnya terhadap fungsi kognitif merupakan aspek penting bagi mahasiswa ilmu keolahragaan, khususnya dalam mengintegrasikan latihan motorik dan kognitif ke dalam program aktivitas fisik. Namun, kajian mengenai tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap latihan neurobik masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang mengenai latihan neurobik dan pengaruhnya terhadap peningkatan fungsi kognitif. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Sebanyak 56 mahasiswa dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri atas 30 butir pertanyaan dengan tiga indikator, yaitu pengetahuan dasar latihan neurobik, pemahaman aspek kognitif, serta hubungan latihan neurobik dengan peningkatan fungsi kognitif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 45 mahasiswa (80,36%) memiliki tingkat pengetahuan baik, sedangkan 11 mahasiswa (19,64%) memiliki tingkat pengetahuan sedang. Rata-rata skor pengetahuan sebesar 22,9 dengan simpangan baku 2,47, serta rentang skor 17–28. Meskipun tingkat pengetahuan secara keseluruhan tergolong baik, pemahaman mengenai aspek kognitif masih didominasi kategori sedang. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan pemahaman fungsi kognitif dalam pembelajaran ilmu keolahragaan.
Kata kunci
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 130 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
- Universitas Halu Oleo
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sri Sumartiningsih | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Setya Rahayu | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Sugiharto Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sugiarto Sugiarto | University of Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur | 2 |
| Siti Baitul Mukarromah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Gunawan Gunawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ariyatun Ariyatun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Maria Ayu Puspita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Anggit Risdiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rakha Abbiyu | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Irfan Fauzi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Safeb Achman Irfai Anas | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyu Restu Syahputri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Oktia Woro Kasmini Handayani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widya Hary Cahyati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aziz Amrulloh | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Azzam Ayyasy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sri Surmartiningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| M Irsyad Al Jabar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfian Faisal Farid | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Danang Ade Setiawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Freni Budiwibowo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hangga Kusuma | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agus Setiawan | Universitas Halu Oleo | 1 |
| Ardi Setyo Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arif Bahtiar Faza | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arifka Romadhon | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Said Junaidi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faturochman Faturochman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alfi Khasanah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asfat Mohsin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mohammad Adam Malik | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Palgunadi Palgunadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eva Ulfiatus Shofia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khoiril Anam | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moren Nanda Jelita | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rinta Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fauzan Asa Habiburrahman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.