Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengembangan Media Videoscribe Teks Dongeng Berbasis Lingkungan Alam Kelas II SD Negeri se-Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.

Piwulang: Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa · Vol. 5 No. 1 (2017) · hlm. 14–21

DOI
10.15294/piwulang
ISSN
2714-867X, 2252-6307
Terbit
2017-06-23
Penerbit
Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Teks dongeng merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Berdasarkan hasil observasi nilai siswa masih rendah karena keterbatasan media dongeng berbasis lingkungan alam. Media videoscribe merupakan salah satu media alternatif untuk mempelajari dongeng. Isi media videoscribe merupakan cerita dongeng binatang Semut Merah dan Burung Pipit dengan mengangkat aspek-aspek lingkungan alam di Kudus. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Data dikumpulkan dengan observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian yaitu (1) siswa dan guru membutuhkan media videoscribe, (2) media videoscribe disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, (3) hasil validasi ahli materi mendapat skor 26 artinya media videoscribe layak digunakan, sedangkan hasil validasi ahli media dan penilaian guru masing-masing mendapat skor 61 dan skor 28 artinya media videoscribe sangat layak digunakan, dan (4) hasil ujicoba pemakaian media menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 48,86 menjadi 79,71. Fairy-tale text is one of basic competencies that should be controlled by students. Based on the results of observation the student’s value is still low because of the limitations fairy tale media based on natural environment. Videoscribe media is a alternative media to learn about fairy tales. The content of videoscribe media is a fable video about The Red Ants and Sparrows by raising aspects of the natural environment in Kudus. This research uses Research and Development (R&D) method. Data collection were collected by questionnaire, observation, and interview. The result shows that (1) both the teacher and student need the media videoscribe, (2) videoscribe media compiled based on the result of the analysis of the students and teachers’ need, (3) the validation result of the material experts scored 26 it means feasibility, the validation result of media and the teacher assessment each got the scored 61 and 28 it means very worthy videoscribe media to used, and (4) the results of trial media usage indicated that increase the average score of students from 48,86 to 79,71.

Jaringan kolaborasi para penulis

3 penulis · 3 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Amin RetnoningsihAfiliasi tidak diketahui1
Andreas Priyono Budi PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/piwulang/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengembangan Media Videoscribe Teks Dongeng Berbasis Lingkungan Alam Kelas II SD Negeri se-Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus.</dc:title>
	<dc:creator>ningsih, Fitria</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">&amp;nbsp;
Teks dongeng merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Berdasarkan hasil observasi nilai siswa masih rendah karena keterbatasan media dongeng berbasis lingkungan alam. Media videoscribe merupakan salah satu media alternatif untuk mempelajari dongeng. Isi media videoscribe merupakan cerita dongeng binatang Semut Merah dan Burung Pipit dengan mengangkat aspek-aspek lingkungan alam di Kudus. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&amp;amp;D). Data dikumpulkan dengan observasi, angket, dan wawancara. Hasil penelitian yaitu (1) siswa dan guru membutuhkan media videoscribe, (2) media videoscribe disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan siswa dan guru, (3) hasil validasi ahli materi mendapat skor 26 artinya media videoscribe layak digunakan, sedangkan hasil validasi ahli media dan penilaian guru masing-masing mendapat skor 61 dan skor 28 artinya media videoscribe sangat layak digunakan, dan (4) hasil ujicoba pemakaian media menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari 48,86 menjadi 79,71.
&amp;nbsp;
Fairy-tale text is one of basic competencies that should be controlled by students. Based on the results of observation the student’s value is still low because of the limitations fairy tale media based on natural environment. Videoscribe media is a alternative media to learn about fairy tales. The content of videoscribe media is a fable video about The Red Ants and Sparrows by raising aspects of the natural environment in Kudus. This research uses Research and Development (R&amp;amp;D) method. Data collection were collected by questionnaire, observation, and interview. The result shows that (1) both the teacher and student need the media videoscribe, (2) videoscribe media compiled based on the result of the analysis of the students and teachers’ need, (3) the validation result of the material experts scored 26 it means feasibility, the validation result of media and the teacher assessment each got the scored 61 and 28 it means very worthy videoscribe media to used, and (4) the results of trial media usage indicated that increase the average score of students from 48,86 to 79,71.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-23</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/piwulang/article/view/20768</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/piwulang jawa.v5i1.20768</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa; Vol 5 No 1 (2017): Piwulang : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa; 14-21</dc:source>
	<dc:source>2714-867X</dc:source>
	<dc:source>2252-6307</dc:source>
	<dc:source>10.15294/piwulang jawa.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/piwulang/article/view/20768/12834</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Piwulang Jawa: Javanese Learning and Teaching Journal</dc:rights>
</oai_dc:dc>