Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Perbandingan Akurasi Teknik Pengolahan Citra Digital Dan Ovendrying Untuk Penentuan Kadar Air Pada Biji Kopi

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 5 No. 3 (2025) · pp. 1019–1030

DOI
10.51454/decode.v5i3.1357
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2025-11-04
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Kadar air adalah parameter kritis penentu kualitas biji kopi, namun metode pengukurannya yang standar, yaitu oven-drying, bersifat lambat, destruktif, dan boros energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem alternatif non-destruktif berbasis pengolahan citra digital untuk memprediksi kadar air biji kopi. Metode yang diusulkan mengintegrasikan algoritma Deteksi Tepi Canny Untuk membangun model, sistem ini dilatih menggunakan data ground-truth yang membandingkan perubahan fitur geometris 50 sampel citra dengan data kadar air aktual. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan 50 sampel biji kopi untuk membandingkan akurasi metode usulan terhadap metode oven-drying sebagai standar acuan. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis citra digital mampu memprediksi kadar air dengan baik, mencapai tingkat kesalahan rata-rata (MAPE) sebesar 11.72%.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pengolahan citra digital merupakan alternatif yang sangat potensial, karena tidak hanya menawarkan akurasi yang menjanjikan tetapi juga jauh lebih unggul dalam hal efisiensi waktu (hitungan detik vs. jam) dan bersifat non-destruktif, sehingga relevan untuk implementasi di industri kopi.

Collaboration network of the authors

11 authors · 24 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Yovi ApridiansyahAffiliation unknown4
WaluyoAffiliation unknown2
Basofi Rachmadani DaryonoAffiliation unknown2
GunawanUniversitas Halu Oleo1
Andi YahyaAffiliation unknown1
RG Guntur AlamAffiliation unknown1
Muhammad ImanullahAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Perbandingan Akurasi Teknik Pengolahan Citra Digital Dan  Ovendrying Untuk Penentuan Kadar Air Pada Biji Kopi</dc:title><dc:creator>Wijaya, Ardi</dc:creator><dc:creator>Natasya, Nanda</dc:creator><dc:creator>Sonita, Anisya</dc:creator><dc:creator>Toyib, Rozali</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Kadar air adalah parameter kritis penentu kualitas biji kopi, namun metode pengukurannya yang standar, yaitu oven-drying, bersifat lambat, destruktif, dan boros energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengevaluasi sistem alternatif non-destruktif berbasis pengolahan citra digital untuk memprediksi kadar air biji kopi. Metode yang diusulkan mengintegrasikan algoritma Deteksi Tepi Canny Untuk membangun model, sistem ini dilatih menggunakan data ground-truth yang membandingkan perubahan fitur geometris 50 sampel citra dengan data kadar air aktual. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental kuantitatif dengan 50 sampel biji kopi untuk membandingkan akurasi metode usulan terhadap metode oven-drying sebagai standar acuan. Kinerja sistem dievaluasi menggunakan metrik Mean Absolute Percentage Error (MAPE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berbasis citra digital mampu memprediksi kadar air dengan baik, mencapai tingkat kesalahan rata-rata (MAPE) sebesar 11.72%.. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa metode pengolahan citra digital merupakan alternatif yang sangat potensial, karena tidak hanya menawarkan akurasi yang menjanjikan tetapi juga jauh lebih unggul dalam hal efisiensi waktu (hitungan detik vs. jam) dan bersifat non-destruktif, sehingga relevan untuk implementasi di industri kopi.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2025-11-04</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v5i3.1357</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v5i3.1357</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 5 No 3 (2025); 1019-1030</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1357/729</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>