Jurnal
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM WACANA NOVEL TRILOGI KARYA AGUSTINUS WIBOWO
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 4 No. 2 (2016)
- ISSN
- 2502-4493, 2301-6744
- Terbit
- 2016-03-25
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Tujuan penelitian tesis ini adalah (1) mengidentifikasi jenis-jenis TTD yang ada di dalam novel Trilogi karya Wibowo; (2) mendeskripsi fungsi TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo; (3) menentukan jenis TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo,dan (4) menentukan fungsi TTD dalam novel Trilogi karya Wibowo. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan analisis pragmatik dengan teknik padan pragmatis dan teknik agih. Pemaparan hasil analisis data menggunakan metode informal. Hasil penelitian adalah tuturan di dalam wacana novel Trilogi karya Wibowo ditemukan berbagai macam variasi tuturan. Berdasarkan jenis tindak tutur dalam tuturan direktif ditemukan tindak tutur langsung, tindak tutur tidak langsung, tindak tutur harfiah, dan tindak tutur tidak harfiah. Berdasarkan fungsi pragmatis tindak tutur direktif ditemukan fungsi direktif yang meliputi fungsi mengajak, perintah, memperingatkan, bertanya, melarang, menasihati, mendorong, memohon, mengizinkan, menyarankan, mengajak, meminta, dan mengkomando. Berdasarkan dominasi jenis TTD yang paling banyak ditemukan adalah TTD tindak tutur langsung dan tidak langsung, dominasi fungsi yang banyak ditemukan adalah TTD dengan fungsi perintah dan pertanyaan.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 141 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Mukh Doyin | Afiliasi tidak diketahui | 11 |
| Haryadi Haryadi | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Teguh Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Hari Bakti Mardikantoro | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Nas Haryati Setyaningsih | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Wagiran Wagiran | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Subyantoro Subyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 5 |
| Bernadus Wahyudi Joko Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Imam Baehaqie | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tommi Yuniawan | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Tri Mulyono | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Suminto A Sayuti | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Ida Zulaeha | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Naili Rohmah | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Rifa’i | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fathur Rokhman | State University of Semarang | 2 |
| Rahayu Pristiwati | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Mimi Mulyani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suminto A. Sayuti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Suseno Suseno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ayu Oktafiyani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Yusro Edy Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Deby Luriawati Naryatmojo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ahmad Syaifudin | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Adennia Thaffana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Litasari Widianingsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Widyanto Widyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhamad Burhanudin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dhoni Zustiyantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Mukhammad Nur Rokhim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yacinta Kurniasih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dian Nuzulia Armariena | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edward Harrington | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Astuty Astuty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Astini Su’udi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ety Syarifah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herman J.Waluyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.