Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pilihan Kode pada Wacana Konsultasi Siswa kepada Guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen

Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 6 No. 1 (2017) · hlm. 93–99

DOI
10.15294/seloka.v6i1.14770
ISSN
2502-4493, 2301-6744
Terbit
2017-06-06
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Wacana konsultasi merupakan bentuk tukar pikiran untuk menyelesaikan masalah. Permasalahan yang dialami siswa biasanya dikonsultasikan kepada guru, seperti halnya di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Konsultasi dilakukan dengan tujuan untuk mencari solusi permasalahan yang dihadapi oleh siswa. Pokok bahasan yang dikaji dalam penelitian ini diarahkan pada pilihan kode tutur yang digunakan oleh siswa dan guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Tujuan penelitian ini adalah menemukan wujud pilihan kode (1), dan mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi pilihan kode (2) pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Sumber data penelitian ini adalah tuturan pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan wawancara. Dalam melakukan teknik wawancara diterapkan teknik sadap sebagai teknik dasarnya. Wujud pilihan kode dianalisis menggunakan teknik baca markah, sedangkan faktor yang melatarbelakangi pilihan kode menggunakan teknik kontekstual. Berdasarkan hasil analisis data, wujud pilihan kode pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen berupa tunggal kode dan multi kode, alih kode, dan campur kode. Faktor yang melatarbelakangi pilihan kode pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen adalah tempat dan suasana tutur, peserta tutur, tujuan tutur, pokok tuturan, dan sarana tutur.Consultation discourse is a form of discussion to finish a problem. A problem that is experienced by the students consulted to the teacher, as well as at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The consultation is committed in order to look for the solution toward the problem faced by students. Subjects were studied in this research is directed at said selected codes that are used by students and teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The purpose of this research is to find a form of selection code (1), and identify the factors that backgroundlanguage choiceon consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen (2). The research data is part of information on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The source of research data is information on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen.The data is collected by observing and interviewing techniques. In committing interview technique, applying record technique as the basic technique. There is analyzing code by using reading mark and the other factor which choosing code use context teks. Based on the result of data analysis, the shape of language choice on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen are single code, code switching, and code mixing. The factors that background language choice on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen are information of place and situation, participant, purpose, principal, and feature.

Jaringan kolaborasi para penulis

12 penulis · 15 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anastasia PudjitriherwantiAfiliasi tidak diketahui1
Haifa Firyal IswantoAfiliasi tidak diketahui1
Marliza ArsyanaAfiliasi tidak diketahui1
Gallant Karunia AssidikAfiliasi tidak diketahui1
Siti Nur FadilahAfiliasi tidak diketahui1
Luqman Nur RizaAfiliasi tidak diketahui1
Safynatul FawziyyahAfiliasi tidak diketahui1
Silvia Oti NugraheniAfiliasi tidak diketahui1
Rustono RustonoAfiliasi tidak diketahui1
Hanan Karunia AfifahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/seloka/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pilihan Kode pada Wacana Konsultasi Siswa kepada Guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen</dc:title>
	<dc:creator>Darwati, Darwati</dc:creator>
	<dc:creator>Santoso, B. Wahyudi Joko</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Wacana konsultasi merupakan bentuk tukar pikiran untuk menyelesaikan masalah. Permasalahan yang dialami siswa biasanya dikonsultasikan kepada guru, seperti halnya di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Konsultasi dilakukan dengan tujuan untuk mencari solusi&amp;nbsp; permasalahan yang dihadapi oleh siswa. Pokok bahasan yang dikaji dalam penelitian ini diarahkan pada pilihan kode tutur yang digunakan oleh siswa dan guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Tujuan penelitian ini adalah menemukan wujud pilihan kode (1), dan mengidentifikasi faktor yang melatarbelakangi pilihan kode (2) pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Data dalam penelitian ini adalah penggalan tuturan pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Sumber data penelitian ini adalah tuturan pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen. Data dikumpulkan dengan teknik simak dan wawancara. Dalam melakukan teknik wawancara diterapkan teknik sadap sebagai teknik dasarnya. Wujud pilihan kode dianalisis menggunakan teknik baca markah, sedangkan faktor yang melatarbelakangi pilihan kode menggunakan teknik kontekstual.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Berdasarkan hasil analisis data, wujud pilihan kode pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen berupa tunggal kode dan multi kode, alih kode, dan campur kode. Faktor yang melatarbelakangi pilihan kode pada wacana konsultasi siswa kepada guru di SMK Ma’arif 4 Kebumen adalah tempat dan suasana tutur, peserta tutur, tujuan tutur, pokok tuturan, dan sarana tutur.Consultation discourse is a form of discussion to finish a problem. A problem that is experienced by the students consulted to the teacher, as well as at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The consultation is committed in order to look for the solution toward the problem faced by students. Subjects were studied in this research is directed at said selected codes that are used by students and teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The purpose of this research is to find a form of selection code (1), and identify the factors that backgroundlanguage choiceon consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen (2). The research data is part of information on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen. The source of research data is information on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen.The data is collected by observing and interviewing techniques. In committing interview technique, applying record technique as the basic technique. There is analyzing code by using reading mark and the other factor which choosing code use context teks. Based on the result of data analysis, the shape of language choice on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen are single code, code switching, and code mixing. The factors that background language choice on consultation discourse of student to teacher at SMK Ma’arif 4 Kebumen are information of place and situation, participant, purpose, principal, and feature.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2017-06-06</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/seloka/article/view/14770</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/seloka.v6i1.14770</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; Vol 6 No 1 (2017): April 2017; 93-99</dc:source>
	<dc:source>2502-4493</dc:source>
	<dc:source>2301-6744</dc:source>
	<dc:source>10.15294/seloka.v6i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/seloka/article/view/14770/8415</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2017 Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia</dc:rights>
</oai_dc:dc>