Jurnal
Pengembangan Multimedia Permainan Edukatif Tingkatkan Minat dan Kesiapan Membaca pada Anak-Anak Usia Dini
Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia · Vol. 6 No. 3 (2018) · hlm. 226–232
- ISSN
- 2502-4493, 2301-6744
- Terbit
- 2018-01-05
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menentukan kebutuhan pengembangan multimedia permainan edukatif untuk pembelajaran kesiapan membaca bagi anak-anak usia dini; merumuskan prinsip-prinsip pengembangan; mengembangkan desain; membuktikan keefektifan multimedia permainan edukatif tersebut dalam meningkatkan minat dan kesiapan membaca pada anak-anak usia dini; dan membuat model multimedia permainan edukatif dalam pembelajaran kesiapan membaca untuk anak-anak usia dini. Pendekatan yang digunakan adalah Research & Development, yaitu untuk mengembangkan suatu produk melalui proses pengembangan. Data penelitian bersumber dari guru PAUD/TK, anak-kanak usia dini, dan tiga pakar dalam uji ahli. Hasil yang diperoleh adalah pemanfaatan permainan edukatif yang telah dikembangkan dalam penelitian ini sangat efektif untuk meningkatkan kesiapan membaca pada anak-anak usia dini. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan kemampuan yang sangat signifikan sebesar 48%. Pemanfaatan model ini mampu meningkatkan minat belajar anak didik yang terbukti dengan peningkatan sebesar 41%. Model ini layak digunakan di lapangan karena dapat menjembatani permasalahan pembelajaran kesiapan membaca pada anak-anak usia dini yang selama ini menjadi perdebatan.The objectives of this study are to (1) determine the needs,(2) formulate the principles, (3) develop the design, (4) determine the effectiveness of multimedia development in educative games to improve the interest and reading readiness to young learners, and (5) create the model. This study used Research and Development approach. The result of the study are (1) multimedia development can improve their learning interest about 41%, (2) this multimedia development is effective to improve reading readiness of young learners. It can be seen from the increase of their abilities about 48%, and (3) this model is acceptable to be used in the classrooms since it can be an alternative solution of debatable reading problems.
Jaringan kolaborasi para penulis
28 penulis · 47 tautan kepenulisan bersama
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Sukron Mazid | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Atsani Wulansari | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Rustono Rustono | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dwi Riyanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farikah Farikah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Astuty Astuty | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Edi Astini Su’udi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Teguh Supriyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asrofah Asrofah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Syafiq Hakim Noor | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novi Izmi Liana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nurul Ngibadiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Farikah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Angela Carolina Flores Riquelme | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sumartini Sumartini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bayu Aji Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Astini Su’udi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Faris Kusnida | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Munarto Munarto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kurnia Asti Madasari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Shinta Rosiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dwi Juminartanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Robert Rizki Yono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Arlis Muryani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sumber Harno | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| R. Iguh Prasetyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.