Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pembangunan Jalan Usaha Tani: Urgensi dan Dampaknya Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 14 No. 1 (2025) · hlm. 116–125

DOI
10.15294/solidarity.v14i1.35773
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2025-07-07
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Jalan Usaha Tani (JUT) adalah sarana trasportasi pada lingkup area pertanian yang bertujuan untuk memudahkan pergerakan alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi pertanian dari lahan ke tempat penyimpanan, pengolahan atau pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini dilakukan di Desa Beganjing Kecamatan Japah Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling kepada enam informan dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) JUT dibangun karena jalan yang masih berlumpur dan licin disaat musim hujan; 2) Proses pembangunan JUT dengan cara pelebaran dan pengerasan jalan, yang dilakukan selam waktu 2 tahun, dari tahun 2017 sampai tahun 2018 secara gotong royong warga; 3) Dampak pembangunan JUT menjadikan pengangkutan hasil panen masyarakat desa Beganjing lebih cepat, hemat biaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Beganjing, menambah nilai dari harga lahan pertanian di sekitar jalan itu, dan juga meningkatkan infrastruktur desa agar terciptanya ketahanan pangan melalui sektor pertanian. JUT menjadi sarana meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan petani di desa.

Kata kunci

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 128 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Sebelas Maret University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Asma LuthfiAfiliasi tidak diketahui5
Ninuk Sholikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui3
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui2
Rini IswariAfiliasi tidak diketahui2
Deni KusdiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Indah Nur KumallasariAfiliasi tidak diketahui1
Elly KisminiAfiliasi tidak diketahui1
Alisha QotrunnadaAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang1
Hamdan Tri AtmajaAfiliasi tidak diketahui1
Misbahudin AzharAfiliasi tidak diketahui1
Martien Herna SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Fulia Aji GustamanAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Ardiansyah Putra WardanaAfiliasi tidak diketahui1
Gunawan GunawanAfiliasi tidak diketahui1
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Wahyuni KurniawatiAfiliasi tidak diketahui1
Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Aji Prasetya Wahyu UtamaAfiliasi tidak diketahui1
Asyif Awaludin RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Monika Sri YuliartiSebelas Maret University1
Muhammad Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Fajar FajarAfiliasi tidak diketahui1
Nina WitasariAfiliasi tidak diketahui1
Latif Hendro WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Rokhis SaidahAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad AsyamAfiliasi tidak diketahui1
Gaby Lasmaria RajagukgukAfiliasi tidak diketahui1
Elluh Khosa WarningsihAfiliasi tidak diketahui1
Nur RokhmatAfiliasi tidak diketahui1
Ulfa SafangatunAfiliasi tidak diketahui1
Aji Kusuma WardaniAfiliasi tidak diketahui1
Deva Andrian AdityaAfiliasi tidak diketahui1
Agus PrayetnoAfiliasi tidak diketahui1
Rico Teguh KurniawanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/journals/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en">Pembangunan Jalan Usaha Tani: Urgensi dan Dampaknya Bagi Kesejahteraan Masyarakat Desa</dc:title>
	<dc:creator xml:lang="en">Suparji</dc:creator>
	<dc:creator xml:lang="en">Rini, Hartati Sulistyo </dc:creator>
	<dc:subject xml:lang="en">JUT</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Welfare</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Impacts</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Farmer</dc:subject>
	<dc:subject xml:lang="en">Urgency</dc:subject>
	<dc:description xml:lang="en">Jalan Usaha Tani (JUT) adalah sarana trasportasi pada lingkup area pertanian yang bertujuan untuk memudahkan pergerakan alat dan mesin pertanian, pengangkutan sarana produksi pertanian dari lahan ke tempat penyimpanan, pengolahan atau pasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode penelitian kualitatif dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Metode penelitian ini dilakukan di Desa Beganjing Kecamatan Japah Kabupaten Blora Provinsi Jawa Tengah. Informasi dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling kepada enam informan dan observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) JUT dibangun karena jalan yang masih berlumpur dan licin disaat musim hujan; 2) Proses pembangunan JUT dengan cara pelebaran dan pengerasan jalan, yang dilakukan selam waktu 2 tahun, dari tahun 2017 sampai tahun 2018 secara gotong royong warga; 3) Dampak pembangunan JUT menjadikan pengangkutan hasil panen masyarakat desa Beganjing lebih cepat, hemat biaya, meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa Beganjing, menambah nilai dari harga lahan pertanian di sekitar jalan itu, dan juga meningkatkan infrastruktur desa agar terciptanya ketahanan pangan melalui sektor pertanian. JUT menjadi sarana meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan petani di desa.  </dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2025-07-07</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/journals/solidarity/article/view/35773</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v14i1.35773</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol. 14 No. 1 (2025): SOLIDARITY; 116-125</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v14i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/journals/solidarity/article/view/35773/6671</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en">Copyright (c) 2025 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>