Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Permasalahan Anak-anak Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kampung Buruh Migran sebagai Akibat Aktivitas Migran

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 8 No. 2 (2020) · hlm. 762–771

DOI
10.15294/solidarity.v8i2.37030
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2020-01-24
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini mengkaji permasalahan anak yang timbul akibat aktivitas migran. Salah satu persoalan Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengenai salah asuh anak yang mendapat perhatian Serikat Buruh Migran Wanita (SBMW) cabang Wonosobo. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Analisis data akan disajikan dengan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak anak yang ditinggal ibunya bekerja keluar negeri. Anak yang ditinggal ke luar negeri ada yang berusia di bawah 5 tahun, ada juga anak yang berusia SD hingga remaja. Permasalahan yang muncul dari fenomena tersebut adalah berupa: kesulitan berkomunikasi, minder dan murung, kapiran (tidak diperhatikan), dan hyperaktif. Permasalahan itu muncul pada anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Permasalahan lainnya yaitu anak remaja hingga dewasa mulai berani memaksa dan mengancam ibunya untuk memenuhi segala permintaannya, sering tidak masuk sekolah bahkan sampai tidak naik kelas dan dropout dari sekolah. kongko-kongko, mabuk, menunjukan sikap malas, tidak mau bekerja karena mengandalkan remiten dari ibunya, bahkan ada pula yang mencuri dan melakukan pergaulan bebas.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 132 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Diponegoro University
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Moh Yasir AlimiAfiliasi tidak diketahui4
Elly KisminiAfiliasi tidak diketahui4
Tri Marhaeni Pudji AstutiAfiliasi tidak diketahui3
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui3
Nurul FatimahUniversitas Halu Oleo2
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui2
Ninuk Sholikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui2
Muzakki MuzakkiAfiliasi tidak diketahui2
Rini IswariAfiliasi tidak diketahui2
Ahmad TohriAfiliasi tidak diketahui2
Totok RochanaAfiliasi tidak diketahui2
Anggun Farisyatul MuslimahAfiliasi tidak diketahui1
Hana CahyaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Frisanatrya Prima Putra ListyaAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Azka AuliaAfiliasi tidak diketahui1
Neiska Ari SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Suhaila LubanaAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui1
Munadi MunadiDiponegoro University1
Muhammad Fauzan RamadhanAfiliasi tidak diketahui1
Sucihatiningsih Dian Wisika PrajantiState University of Semarang1
Eni WinartiAfiliasi tidak diketahui1
Hamdan Tri AtmajaAfiliasi tidak diketahui1
Fina Nayla FarhaAfiliasi tidak diketahui1
Irin Maulana BahtiarAfiliasi tidak diketahui1
Suyahmo SuyahmoAfiliasi tidak diketahui1
Puji HardatiAfiliasi tidak diketahui1
Riska SeptianiAfiliasi tidak diketahui1
Arin KholisnaAfiliasi tidak diketahui1
Eni KumalasariAfiliasi tidak diketahui1
Habibah NurainiAfiliasi tidak diketahui1
Hendratna HendratnaAfiliasi tidak diketahui1
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui1
Nadia Luki MartantiAfiliasi tidak diketahui1
Lesa FauziAfiliasi tidak diketahui1
Darel Viko AdiansyahAfiliasi tidak diketahui1
Hartati Sulistyo RiniAfiliasi tidak diketahui1
Nina WitasariAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Permasalahan Anak-anak Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Kampung Buruh Migran sebagai Akibat Aktivitas Migran</dc:title>
	<dc:creator>Fajar, Fajar</dc:creator>
	<dc:creator>Brata, Nugroho Trisnu</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini mengkaji permasalahan anak yang timbul akibat aktivitas migran. Salah satu persoalan Tenaga Kerja Wanita (TKW) mengenai salah asuh anak yang mendapat perhatian Serikat Buruh Migran Wanita (SBMW) cabang Wonosobo. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan pengamatan. Analisis data akan disajikan dengan kualitatif model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat banyak anak yang ditinggal ibunya bekerja keluar negeri. Anak yang ditinggal ke luar negeri ada yang berusia di bawah 5 tahun, ada juga anak yang berusia SD hingga remaja. Permasalahan yang muncul dari fenomena tersebut adalah berupa: kesulitan berkomunikasi, minder dan murung, kapiran (tidak diperhatikan), dan hyperaktif. Permasalahan itu muncul pada anak-anak yang usianya dibawah 5 tahun. Permasalahan lainnya yaitu anak remaja hingga dewasa mulai berani memaksa dan mengancam ibunya untuk memenuhi segala permintaannya, sering tidak masuk sekolah bahkan sampai tidak naik kelas dan dropout dari sekolah. kongko-kongko, mabuk, menunjukan sikap malas, tidak mau bekerja karena mengandalkan remiten dari ibunya, bahkan ada pula yang mencuri dan melakukan pergaulan bebas.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-01-24</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/37030</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v8i2.37030</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 8 No 2 (2019): SOLIDARITY; 762-771</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v8i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/37030/15237</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>