Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kontruksi Budaya Berprestasi: Studi Kasus Implementasi Sistem Zonasi SMA Negeri 1 Semarang

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 9 No. 1 (2020) · hlm. 879–891

DOI
10.15294/solidarity.v9i1.39902
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2020-07-28
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh polemik kebijakan sistem zonasi menjadi kontroversi karena menimbulkan berbagai dampak positif dan negatif. Salah satu konsekuensi dari implementasi sistem zonasi yaitu perubahan budaya berprestasi dan strategi pendisiplinan siswa yang dilakukan guna membangun budaya berprestasi di SMA Negeri 1 Semarang. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang, 2) mengetahui budaya berprestasi yang dikembangkan di SMANSA Semarang, 3) mengetahui pendisiplinan siswa yang dilakukan oleh SMANSA Semarang untuk membangun budaya berprestasi sebagai implementasi kebijakan sistem zonasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menghasilkan data berbentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang yang dilakukan pada tahap pelaksanaan memiliki berbagai masalah. Namun, melalui evaluasi SMANSA berhasil menepiskan masalah dalam implementasi sistem zonasi. 2) Budaya berprestasi di SMANSA dilakukan dengan pengoptimalan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan suplemen intrakurikuler ekstrakurikuler. 3) Pendisiplinan siswa yang dilakukan di SMANSA Semarang dilakukan dengan pengawasan hierarki, normalisasi, dan pengujian. Strategi ini berimplikasi pada perbaikan dan mengubah kedisiplinan siswa. Namun, strategi tersebut belum banyak memberikan kontribusi pada peningkatan prestasi, tetapi guru optimis dengan strategi ini dapat melanggengkan budaya berprestasi dalam kurun waktu yang lama.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 125 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fadly HusainAfiliasi tidak diketahui4
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Wahyuni KurniawatiAfiliasi tidak diketahui2
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui2
Yoga SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Riya Fajar WatiAfiliasi tidak diketahui1
Dea Nurul ErickyAfiliasi tidak diketahui1
Ragil SujiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Yuni SholehAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FatimahUniversitas Halu Oleo1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Gunawan GunawanUniversitas Halu Oleo1
Hartati Sulistyo RiniAfiliasi tidak diketahui1
Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Aji Prasetya Wahyu UtamaAfiliasi tidak diketahui1
Asyif Awaludin RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Solikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhuzaimahAfiliasi tidak diketahui1
Nekha Dewi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Zidane Atala NaufalAfiliasi tidak diketahui1
Ghisya Sauqina RosyadaAfiliasi tidak diketahui1
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Baiq Farhatul WahidahAfiliasi tidak diketahui1
Asma LutfiAfiliasi tidak diketahui1
FathimatuzzahroAfiliasi tidak diketahui1
Yunisa RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti MusharofahAfiliasi tidak diketahui1
SulasmiAfiliasi tidak diketahui1
Sri OknaridaAfiliasi tidak diketahui1
Amalia Fitri DamayantiAfiliasi tidak diketahui1
Fahriza Ragil RamadantiAfiliasi tidak diketahui1
Selamet RiyadliAfiliasi tidak diketahui1
Handika MuktiAfiliasi tidak diketahui1
kuntaswati KuntaswatiAfiliasi tidak diketahui1
Childa Suci WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Yudha RadistyoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kontruksi Budaya Berprestasi:  Studi Kasus Implementasi Sistem Zonasi SMA Negeri 1 Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Aini, Ela Nur</dc:creator>
	<dc:creator>Wicaksono, Harto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini dilatarbelakangi oleh polemik kebijakan sistem zonasi menjadi kontroversi karena menimbulkan berbagai dampak positif dan negatif. Salah satu konsekuensi dari implementasi sistem zonasi yaitu perubahan budaya berprestasi dan strategi pendisiplinan siswa yang dilakukan guna membangun budaya berprestasi di SMA Negeri 1 Semarang. Tujuan penelitian ini yaitu 1) mengetahui implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang, 2) mengetahui budaya berprestasi yang dikembangkan di SMANSA Semarang, 3) mengetahui pendisiplinan siswa yang dilakukan oleh SMANSA Semarang untuk membangun budaya berprestasi sebagai implementasi kebijakan sistem zonasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan menghasilkan data berbentuk deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) implementasi sistem zonasi di SMANSA Semarang yang dilakukan pada tahap pelaksanaan memiliki berbagai masalah. Namun, melalui evaluasi SMANSA berhasil menepiskan masalah dalam implementasi sistem zonasi. 2) Budaya berprestasi di SMANSA dilakukan dengan pengoptimalan intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan suplemen intrakurikuler ekstrakurikuler. 3) Pendisiplinan siswa yang dilakukan di SMANSA Semarang dilakukan dengan pengawasan hierarki, normalisasi, dan pengujian. Strategi ini berimplikasi pada perbaikan dan mengubah kedisiplinan siswa. Namun, strategi tersebut belum banyak memberikan kontribusi pada peningkatan prestasi, tetapi guru optimis dengan strategi ini dapat melanggengkan budaya berprestasi dalam kurun waktu yang lama.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-07-28</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/39902</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v9i1.39902</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 9 No 1 (2020): SOLIDARITY; 879-891</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v9i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/39902/16527</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>