Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Model Pendidikan Pengembangan Potensi Diri Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah, Kota Salatiga

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 9 No. 2 (2020) · hlm. 990–999

DOI
10.15294/solidarity.v9i2.42909
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2020-11-29
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Realita pendidikan saat ini dirasa kurang membebaskan anak dalam mengeksplorasi potensi yang dimiliki memberikan suatu kegalauan yang harus ditanggung oleh masyarakat. Sebab, sebagian orang tua berharap anaknya berkembang sesuai potensi yang dimiliki, namun fasilitas pendidikan formal masih belum bisa mewadahi permintaan itu. Munculnya Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah memberikan suatu gerakan untuk mewarnai pendidikan di Indonesia menuju pada peta pendidikan yang humanis untuk mentransmisikan potensi anak di dalam dunia pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pendidikan pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah didasarkan pada Kurikulum Berbasis Kebutuhan (KBK) yang berusaha mengkoneksikan antara potensi yang dimiliki warga belajar dengan realita yang terjadi secara kontekstual. Hal tersebut dilakukan melalui proses habituasi yang berusaha mendekatkan siswa pada pengalaman belajar untuk mencapai target belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki. Melalui narasi ini akan lahir pengembangan model baru pada pendidikan alternatif dalam perspektif antropologi pendidikan.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 125 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Fadly HusainAfiliasi tidak diketahui4
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui2
Dwi Wahyuni KurniawatiAfiliasi tidak diketahui2
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui2
Yoga SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Riya Fajar WatiAfiliasi tidak diketahui1
Dea Nurul ErickyAfiliasi tidak diketahui1
Ragil SujiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Yuni SholehAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Gunawan GunawanUniversitas Halu Oleo1
Hartati Sulistyo RiniAfiliasi tidak diketahui1
Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Aji Prasetya Wahyu UtamaAfiliasi tidak diketahui1
Asyif Awaludin RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Solikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhuzaimahAfiliasi tidak diketahui1
Nekha Dewi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Zidane Atala NaufalAfiliasi tidak diketahui1
Ghisya Sauqina RosyadaAfiliasi tidak diketahui1
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Baiq Farhatul WahidahAfiliasi tidak diketahui1
Asma LutfiAfiliasi tidak diketahui1
FathimatuzzahroAfiliasi tidak diketahui1
Yunisa RahmawatiAfiliasi tidak diketahui1
Siti MusharofahAfiliasi tidak diketahui1
SulasmiAfiliasi tidak diketahui1
Sri OknaridaAfiliasi tidak diketahui1
Ela Nur AiniAfiliasi tidak diketahui1
Fahriza Ragil RamadantiAfiliasi tidak diketahui1
Selamet RiyadliAfiliasi tidak diketahui1
Handika MuktiAfiliasi tidak diketahui1
kuntaswati KuntaswatiAfiliasi tidak diketahui1
Childa Suci WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Yudha RadistyoAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Model Pendidikan Pengembangan Potensi Diri Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah, Kota Salatiga</dc:title>
	<dc:creator>Damayanti, Amalia Fitri</dc:creator>
	<dc:creator>Wicaksono, Harto</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Realita pendidikan saat ini dirasa kurang membebaskan anak dalam mengeksplorasi potensi yang dimiliki memberikan suatu kegalauan yang harus ditanggung oleh masyarakat. Sebab, sebagian orang tua berharap anaknya berkembang sesuai potensi yang dimiliki, namun fasilitas pendidikan formal masih belum bisa mewadahi permintaan itu. Munculnya Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah memberikan suatu gerakan untuk mewarnai pendidikan di Indonesia menuju pada peta pendidikan yang humanis untuk mentransmisikan potensi anak di dalam dunia pendidikan. Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan model pendidikan pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah&amp;nbsp; Thayyibah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pengembangan potensi diri di Komunitas Belajar Qaryah&amp;nbsp; Thayyibah didasarkan pada Kurikulum Berbasis Kebutuhan (KBK) yang berusaha mengkoneksikan antara potensi yang dimiliki warga belajar dengan realita yang terjadi secara kontekstual. Hal tersebut dilakukan melalui proses habituasi yang berusaha mendekatkan siswa pada pengalaman belajar untuk mencapai target belajar sesuai dengan potensi yang dimiliki. Melalui narasi ini akan lahir pengembangan model baru pada pendidikan alternatif dalam perspektif antropologi pendidikan.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2020-11-29</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/42909</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v9i2.42909</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 9 No 2 (2020): SOLIDARITY; 990-999</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v9i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/42909/17493</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2020 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>