Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Kajian Etnobotani Tanaman Obat yang Dijual Di Toko Bahan Jamu Pak Seng Kawasan Pecinan Semarang

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 10 No. 1 (2021) · hlm. 145–153

DOI
10.15294/solidarity.v10i1.48289
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2021-07-16
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Tanaman obat merupakan berbagai jenis tanaman yang memiliki fungsi serta berkhasiat sebagai obat dan dapat dipergunakan untuk penyembuhan suatu penyakit maupun memelihara kesehatan seseorang. Masyarakat lokal Kota Semarang memanfaatkan tanaman obat tidak hanya sebagai obat tradisional saja, tetapi juga menjadikannya barang komersial yang dapat dipasarkan. Penelitian ini berusaha untuk mengidentifikasi mengenai tanaman obat yang dimanfanfaatkan sebagai komoditas oleh masyarakat di Kawasan Pecinan, Kota Semarang Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui spesies tanaman obat yang dipasarkan, cara penjual memperoleh pasokan bahan baku dan proses penjualannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teridentifikasi sejumlah 115 tanaman obat dari 49 famili yang dipasarkan di Kawasan Pecinan. Untuk memperoleh pasokan tanaman obat seringkali penjual akan membeli dari para pemasok dan importer. Proses penjualan tanaman obat tersebut yakni secara grosir dan eceran dalam bentuk kering dan serbuk. Kesimpulan, ada berbagai macam jenis tanaman obat yang dipasarkan di Kawasan Pecinan, namun yang paling banyak diminati yakni dari famili zingiberaceae, seringkali penjual membeli tanaman obat dari pemasok di beberapa kota di Jawa Tengah dan luar pulau Jawa, sementara harga jual tanaman obat tersebut ditentukan oleh ketersediaan bahan baku dan kebutuhan pembeli.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Halu Oleo
  • Jenderal Soedirman University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Baiq Farhatul WahidahAfiliasi tidak diketahui4
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui4
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui3
Afiat AfiantiAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang2
GunawanUniversitas Halu Oleo1
Wanti Nur JadidahAfiliasi tidak diketahui1
Sucihatiningsih Dian Wisita P rajantiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Udtafia FerawatiAfiliasi tidak diketahui1
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Ardani Dwi Pinkan SofiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Eka YuniatiAfiliasi tidak diketahui1
Fahrisal HusainAfiliasi tidak diketahui1
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui1
S Jailany DarwisAfiliasi tidak diketahui1
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Sella Ewinda PutriAfiliasi tidak diketahui1
Diaz Ayu SudwiarrumAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Wiwin MulyanahAfiliasi tidak diketahui1
Rizkiati KhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Puji LestariJenderal Soedirman University1
Andi SuhardiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Erisandi ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Iwan HardiAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Solikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhuzaimahAfiliasi tidak diketahui1
Nekha Dewi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Zidane Atala NaufalAfiliasi tidak diketahui1
Ghisya Sauqina RosyadaAfiliasi tidak diketahui1
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Asma LutfiAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Zakyatur Rofi'ahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Kajian Etnobotani Tanaman Obat yang Dijual Di Toko Bahan Jamu Pak Seng Kawasan Pecinan Semarang</dc:title>
	<dc:creator>Alfiani, Yuli</dc:creator>
	<dc:creator>Husain, Fadly</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tanaman obat merupakan berbagai jenis tanaman yang memiliki fungsi serta berkhasiat sebagai obat dan dapat dipergunakan untuk penyembuhan suatu penyakit maupun memelihara kesehatan seseorang. Masyarakat lokal Kota Semarang memanfaatkan tanaman obat tidak hanya sebagai obat tradisional saja, tetapi juga menjadikannya barang komersial yang dapat dipasarkan. Penelitian ini berusaha untuk mengidentifikasi mengenai tanaman obat yang dimanfanfaatkan sebagai komoditas oleh masyarakat di Kawasan Pecinan, Kota Semarang Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui spesies tanaman obat yang dipasarkan, cara penjual memperoleh pasokan bahan baku dan proses penjualannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa teridentifikasi sejumlah 115 tanaman obat dari 49 famili yang dipasarkan di Kawasan Pecinan. Untuk memperoleh pasokan tanaman obat seringkali penjual akan membeli dari para pemasok dan importer. Proses penjualan tanaman obat tersebut yakni secara grosir dan eceran dalam bentuk kering dan serbuk.&amp;nbsp; Kesimpulan, ada berbagai macam jenis tanaman obat yang dipasarkan di Kawasan Pecinan, namun yang paling banyak diminati yakni dari famili zingiberaceae, seringkali penjual membeli tanaman obat dari pemasok di beberapa kota di Jawa Tengah dan luar pulau Jawa, sementara harga jual tanaman obat tersebut ditentukan oleh ketersediaan bahan baku dan kebutuhan pembeli.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-07-16</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/48289</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v10i1.48289</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 10 No 1 (2021): SOLIDARITY; 145 - 153</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v10i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/48289/19428</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>