Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Pesisir Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 10 No. 2 (2021) · hlm. 219–230

DOI
10.15294/solidarity.v10i2.51915
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2021-11-20
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Anak pendek atau stunting adalah gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi dalam jangka waktu yang lama yang menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang bagi kondisi kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan ibu balita dan masyarakat tentang stunting (anak pendek) dan sumber informasi apa saja yang menunjang pengetahuan ibu balita serta pola pemenuhan asupan gizi balita stunting selama 1.000 hari pertama kehidupannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengetahuan ibu balita tentang stunting terbagi menjadi tiga kategori yakni stunting dianggap sebagai akibat dari keturunan/genetik, masalah pada pertumbuhan dan cacingan. Pengetahuan yang dimiliki oleh ibu balita tentang stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu lingkungan, pengalaman, sosial budaya dan informasi. Terdapat penyebutan lokal mayoritas ibu balita dan masyarakat terhadap stunting (anak pendek) di Desa Sekuro yaitu cendek/pawakan cilek. (2) Pola pemenuhan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan anak stunting yang dilakukan oleh ibu balita dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan yang dimiliki ibu, adanya konsep makanan dalam konteks budaya, sosial ekonomi dan kebiasaan makan, serta faktor lain seperti lingkungan hidup dan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat yang masih rendah.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Universitas Halu Oleo
  • Jenderal Soedirman University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Baiq Farhatul WahidahAfiliasi tidak diketahui4
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui4
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui3
Afiat AfiantiAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang2
GunawanUniversitas Halu Oleo1
Wanti Nur JadidahAfiliasi tidak diketahui1
Sucihatiningsih Dian Wisita P rajantiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Udtafia FerawatiAfiliasi tidak diketahui1
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Ardani Dwi Pinkan SofiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Eka YuniatiAfiliasi tidak diketahui1
Fahrisal HusainAfiliasi tidak diketahui1
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui1
S Jailany DarwisAfiliasi tidak diketahui1
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Sella Ewinda PutriAfiliasi tidak diketahui1
Diaz Ayu SudwiarrumAfiliasi tidak diketahui1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FatimahAfiliasi tidak diketahui1
Wiwin MulyanahAfiliasi tidak diketahui1
Rizkiati KhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Puji LestariJenderal Soedirman University1
Andi SuhardiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Erisandi ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Iwan HardiAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Solikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhuzaimahAfiliasi tidak diketahui1
Nekha Dewi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Zidane Atala NaufalAfiliasi tidak diketahui1
Ghisya Sauqina RosyadaAfiliasi tidak diketahui1
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Asma LutfiAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Zakyatur Rofi'ahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pengetahuan Ibu Tentang Stunting Pada Anak Balita  Di Wilayah Pesisir Desa Sekuro Kecamatan Mlonggo Kabupaten Jepara</dc:title>
	<dc:creator>Mardihani, Putri Wahyu</dc:creator>
	<dc:creator>Husain, Fadly</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Anak pendek atau stunting adalah gangguan pertumbuhan yang disebabkan oleh kekurangan asupan nutrisi dalam jangka waktu yang lama yang menimbulkan dampak jangka pendek dan jangka panjang bagi kondisi kesehatan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengetahuan ibu balita dan masyarakat tentang stunting (anak pendek) dan sumber informasi apa saja yang menunjang pengetahuan ibu balita serta pola pemenuhan asupan gizi balita stunting selama 1.000 hari pertama kehidupannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengetahuan ibu balita tentang stunting terbagi menjadi tiga kategori yakni stunting dianggap sebagai akibat dari keturunan/genetik, masalah pada pertumbuhan dan cacingan. Pengetahuan yang dimiliki oleh ibu balita tentang stunting dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu lingkungan, pengalaman, sosial budaya dan informasi. Terdapat penyebutan lokal mayoritas ibu balita dan masyarakat terhadap stunting (anak pendek) di Desa Sekuro yaitu cendek/pawakan cilek. (2) Pola pemenuhan gizi selama 1.000 hari pertama kehidupan anak stunting yang dilakukan oleh ibu balita dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu pengetahuan yang dimiliki ibu, adanya konsep makanan dalam konteks budaya, sosial ekonomi dan kebiasaan makan, serta faktor lain seperti lingkungan hidup dan kebiasaan pola hidup bersih dan sehat yang masih rendah.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-11-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/51915</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v10i2.51915</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 10 No 2 (2021): SOLIDARITY; 219-230</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v10i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/51915/20302</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>