Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Pemahaman tentang Gizi dan Perilaku Kesehatan Ibu pada Fenomena Balita Stunting (Studi Fenomenologi Masyarakat Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Barat)

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 11 No. 1 (2022) · hlm. 142–154

DOI
10.15294/solidarity.v11i1.61696
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2022-10-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Kelurahan Candirejo merupakan kelurahan binaan Universitas Ngudi Waluyo, dengan kategori masyarakat kelas menengah dan lokasinya yang strategis karena dekat dengan pusat kota Kabupaten Semarang, namun memiliki kasus balita stunting tertinggi se-Kecamatan Ungaran Barat selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2019, 2020, dan 2021. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui persepsi dan pengetahuan dari masyarakat dan penyedia layanan kesehatan tentang stunting dan kesehatan anak, 2) mengetahui pemahaman sosio-kultural masyarakat Kelurahan Candirejo tentang makanan dan gizi, 3) mengetahui perilaku kesehatan ibu saat hamil hingga setelah melahirkan bagi ibu yang memiliki balita stunting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpalan datanya adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data untuk mencapai derajat keabsahan hasil penelitian menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Creswell, yaitu 1) data lapangan hasil wawancara, 2) pengetikan data: teks, 3) membaca keseluruhan teks, 4) koding dan kualifikasi, 5) Deskripsi, pola, dan tema. Hasil Penelitian dianalisis menggunakan konsep makanan dan gizi Foster dan Anderson serta teori perilaku kesehatan Lawrence Green. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian masyarakat Kelurahan Candirejo mempersepsikan stunting istilah cebol atau pendek. Istilah cebol di Kelurahan Candirejo menjadi kata-kata bermakna ejekan, hal ini menjadi salah satu alasan sebagian orang tua yang memiliki anak stunting selalu mencari pembenaran bahwa anaknya tidak mengalami stunting dan anaknya akan tinggi suatu saat nanti tepatnya ketika anaknya sudah SMP. Selain mencari pembenaran, sebagian masyarakat Kelurahan Candirejo, juga tidak suka di atur dalam pemilihan makanan dan lebih memilih makanan berdasarkan kebiasaan makanan sehari-hari dan cita rasa yang menurutnya enak, terlepas makanan itu bergizi atau tidak. Ada pula budaya pantang makan yang dipercaya sebagian masyarakat yaitu saat kondisi hamil dan menyusui, contoh salah satunya ikan lele yang menjadi pantang dimakan saat hamil dan makanan pantang saat menyusui adalah udang.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 112 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Baiq Farhatul WahidahAfiliasi tidak diketahui4
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui4
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui3
Afiat AfiantiAfiliasi tidak diketahui2
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang2
GunawanUniversitas Halu Oleo1
Wanti Nur JadidahAfiliasi tidak diketahui1
Sucihatiningsih Dian Wisita P rajantiAfiliasi tidak diketahui1
Annisa Udtafia FerawatiAfiliasi tidak diketahui1
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui1
Ardani Dwi Pinkan SofiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Eka YuniatiAfiliasi tidak diketahui1
Fahrisal HusainAfiliasi tidak diketahui1
Eva BanowatiAfiliasi tidak diketahui1
S Jailany DarwisAfiliasi tidak diketahui1
Cahyo Budi UtomoAfiliasi tidak diketahui1
Sella Ewinda PutriAfiliasi tidak diketahui1
Diaz Ayu SudwiarrumAfiliasi tidak diketahui1
Nurul FatimahUniversitas Halu Oleo1
Nizamuddin AliasAfiliasi tidak diketahui1
Malik Ridwan FauziAfiliasi tidak diketahui1
Wiwin MulyanahAfiliasi tidak diketahui1
Rizkiati KhasanahAfiliasi tidak diketahui1
Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Andi SuhardiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Erisandi ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Iwan HardiAfiliasi tidak diketahui1
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui1
Ninuk Solikhah AkhirohAfiliasi tidak diketahui1
Siti KhuzaimahAfiliasi tidak diketahui1
Nekha Dewi AnggraeniAfiliasi tidak diketahui1
Zidane Atala NaufalAfiliasi tidak diketahui1
Ghisya Sauqina RosyadaAfiliasi tidak diketahui1
Kuncoro Bayu PrasetyoAfiliasi tidak diketahui1
Asma LutfiAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Zakyatur Rofi'ahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Pemahaman tentang Gizi dan Perilaku Kesehatan Ibu pada Fenomena Balita Stunting (Studi Fenomenologi Masyarakat Kelurahan Candirejo Kecamatan Ungaran Barat)</dc:title>
	<dc:creator>Al Hakim, Muhammad Nu’man</dc:creator>
	<dc:creator>Husain, Fadly</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Kelurahan Candirejo merupakan kelurahan binaan Universitas Ngudi Waluyo, dengan kategori masyarakat kelas menengah dan lokasinya yang strategis karena dekat dengan pusat kota Kabupaten Semarang, namun memiliki kasus balita stunting tertinggi se-Kecamatan Ungaran Barat selama tiga tahun berturut-turut pada tahun 2019, 2020, dan 2021. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui persepsi dan pengetahuan dari masyarakat dan penyedia layanan kesehatan tentang stunting dan kesehatan anak, 2) mengetahui pemahaman sosio-kultural masyarakat Kelurahan Candirejo tentang makanan dan gizi, 3) mengetahui perilaku kesehatan ibu saat hamil hingga setelah melahirkan bagi ibu yang memiliki balita stunting.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpalan datanya adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data untuk mencapai derajat keabsahan hasil penelitian menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Creswell, yaitu 1) data lapangan hasil wawancara, 2) pengetikan data: teks, 3) membaca keseluruhan teks, 4) koding dan kualifikasi, 5) Deskripsi, pola, dan tema. Hasil Penelitian dianalisis menggunakan konsep makanan dan gizi Foster dan Anderson serta teori perilaku kesehatan Lawrence Green.
Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian masyarakat Kelurahan Candirejo mempersepsikan stunting istilah cebol atau pendek. Istilah cebol di Kelurahan Candirejo menjadi kata-kata bermakna ejekan, hal ini menjadi salah satu alasan sebagian orang tua yang memiliki anak stunting selalu mencari pembenaran bahwa anaknya tidak mengalami stunting dan anaknya akan tinggi suatu saat nanti tepatnya ketika anaknya sudah SMP. Selain mencari pembenaran, sebagian masyarakat Kelurahan Candirejo, juga tidak suka di atur dalam pemilihan makanan dan lebih memilih makanan berdasarkan kebiasaan makanan sehari-hari dan cita rasa yang menurutnya enak, terlepas makanan itu bergizi atau tidak. Ada pula budaya pantang makan yang dipercaya sebagian masyarakat yaitu saat kondisi hamil dan menyusui, contoh salah satunya ikan lele yang menjadi pantang dimakan saat hamil dan makanan pantang saat menyusui adalah udang.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2022-10-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/61696</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v11i1.61696</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 11 No 1 (2022): SOLIDARITY; 142 - 154</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v11i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/61696/22708</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2022 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>