Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Paud dan Relasi Antara Orangtua dengan Anak di Dalam Keluarga

Solidarity: Journal of Education, Society and Culture · Vol. 12 No. 1 (2023) · hlm. 119–130

DOI
10.15294/solidarity.v12i1.71469
ISSN
2549-0729, 2252-7133
Terbit
2023-07-17
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alasan orangtua di desa Karangpucung menyekolahkan anak di PAUD khususnya PAUD Bina Yogi, (2) proses pembelajaran di PAUD Bina Yogi, (3) dampak proses pembelajaran di PAUD Bina Yogi terhadap hubungan orangtua dan anak di rumah. Penelitian ini dilakukan pada orangtua di desa Karangpucung, kabupaten Cilacap yang menyekolahkan anak di PAUD Bina Yogi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) adanya perubahan fungsi-fungsi keluarga di dalam masyarakat desa Karangpucung. Masyarakat desa Karangpucung memilih menyerahkan kebutuhan pendidikan anak kepada lembaga pendidikan dibanding mendidik anak di dalam keluarga, (2) berubahnya fungsi keluarga tersebut salah satunya diakibatkan oleh biaya pendidikan yang terjangkau dan tidak membebani keuangan serta mengikuti pilihan masyarakat lainnya, dan (3) adanya significant other bagi sebagian anak merupakan dampak proses interaksi anak dalam pembelajaran di PAUD. Pada proses pembelajaran memungkinkan terbentuknya komunikasi yang lebih erat antara anak dan guru. Hal tersebut dapat memunculkan pandangan bahwa bagi anak bahwa guru adalah orang yang berpengaruh bagi dirinya. Dampak lainnya adalah meningkatnya komunikasi antara orangtua dengan anak.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 158 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Halu Oleo
  • Politeknik Negeri Ujung Pandang
  • State University of Semarang
  • Sebelas Maret University
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Antari Ayuning ArsiAfiliasi tidak diketahui6
Asma LuthfiAfiliasi tidak diketahui5
Moh Yasir AlimiAfiliasi tidak diketahui3
Didi PramonoAfiliasi tidak diketahui3
Rini IswariAfiliasi tidak diketahui3
Elly KisminiAfiliasi tidak diketahui2
Nurul FatimahUniversitas Halu Oleo2
Fajar FajarAfiliasi tidak diketahui2
Fulia Aji GustamanAfiliasi tidak diketahui2
Atika WijayaAfiliasi tidak diketahui2
Deni KusdiyantoAfiliasi tidak diketahui1
Indah Nur KumallasariAfiliasi tidak diketahui1
Nur HidayahPoliteknik Negeri Ujung Pandang1
Alisha QotrunnadaAfiliasi tidak diketahui1
Nugroho Trisnu BrataAfiliasi tidak diketahui1
Heri TjahjonoAfiliasi tidak diketahui1
Dewi Liesnoor SetyowatiState University of Semarang1
Hamdan Tri AtmajaAfiliasi tidak diketahui1
Misbahudin AzharAfiliasi tidak diketahui1
Martien Herna SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Moh. Solehatul MustofaAfiliasi tidak diketahui1
Ardiansyah Putra WardanaAfiliasi tidak diketahui1
Gunawan GunawanUniversitas Halu Oleo1
Harto WicaksonoAfiliasi tidak diketahui1
Dwi Wahyuni KurniawatiAfiliasi tidak diketahui1
Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Aji Prasetya Wahyu UtamaAfiliasi tidak diketahui1
Asyif Awaludin RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Monika Sri YuliartiSebelas Maret University1
Muhammad Wildan KhunaefiAfiliasi tidak diketahui1
Tri Marhaeni Pudji AstutiAfiliasi tidak diketahui1
Fadly HusianAfiliasi tidak diketahui1
Robyan BafadalAfiliasi tidak diketahui1
Abdurrahman AbdurrahmanAfiliasi tidak diketahui1
Nina WitasariAfiliasi tidak diketahui1
Latif Hendro WibowoAfiliasi tidak diketahui1
Rokhis SaidahAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Paud dan Relasi Antara Orangtua dengan Anak di Dalam Keluarga</dc:title>
	<dc:creator>Wahyono, Sudi Didi</dc:creator>
	<dc:creator>Rini, Hartati Sulistyo</dc:creator>
	<dc:creator>Akhiroh, Ninuk Sholikhah</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) alasan orangtua di desa Karangpucung menyekolahkan anak di PAUD khususnya PAUD Bina Yogi, (2) proses pembelajaran di PAUD Bina Yogi, (3) dampak proses pembelajaran di PAUD Bina Yogi terhadap hubungan orangtua dan anak di rumah. Penelitian ini dilakukan pada orangtua di desa Karangpucung, kabupaten Cilacap yang menyekolahkan anak di PAUD Bina Yogi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) adanya perubahan fungsi-fungsi keluarga di dalam masyarakat desa Karangpucung. Masyarakat desa Karangpucung memilih menyerahkan kebutuhan pendidikan anak kepada lembaga pendidikan dibanding mendidik anak di dalam keluarga, (2) berubahnya fungsi keluarga tersebut salah satunya diakibatkan oleh biaya pendidikan yang terjangkau dan tidak membebani keuangan serta mengikuti pilihan masyarakat lainnya, dan (3) adanya significant other bagi sebagian anak merupakan dampak proses interaksi anak dalam pembelajaran di PAUD. Pada proses pembelajaran memungkinkan terbentuknya komunikasi yang lebih erat antara anak dan guru. Hal tersebut dapat memunculkan pandangan bahwa bagi anak bahwa guru adalah orang yang berpengaruh bagi dirinya. Dampak lainnya adalah meningkatnya komunikasi antara orangtua dengan anak.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-07-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/71469</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/solidarity.v12i1.71469</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Solidarity: Journal of Education, Society and Culture; Vol 12 No 1 (2023): SOLIDARITY; 119-130</dc:source>
	<dc:source>2549-0729</dc:source>
	<dc:source>2252-7133</dc:source>
	<dc:source>10.15294/solidarity.v12i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/solidarity/article/view/71469/24761</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Solidarity: Journal of Education, Society and Culture</dc:rights>
</oai_dc:dc>