Akses terbuka Jurnal
EKSISTENSI ISLAM ABOGE DI TENGAH PERUBAHAN SOSIAL DI DESA KRACAK KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS
Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS · Vol. 4 No. 1 (2022) · hlm. 56–62
- ISSN
- 2685-4929
- Terbit
- 2022-05-05
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Islam Aboge merupakan aliran keagamaan yang menggabungkan antara unsur kebudayaan Jawa dengan Islam, yaitu dalam hal penentuan tanggal (kalender). Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui ajaran Islam Aboge; (2) mengetahui perubahan nilai yang terjadi di masyarakat Islam Aboge; (3) strategi dalam pelestarian ajaran Islam Aboge di tengah perubahan sosial di Desa Kracak. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Ajaran Islam Aboge seperti aqidah dan ibadah tidak ada perbedaan dengan Islam pada umumnya. Perbedaan hanya pada kalender yang digunakan seperti Aboge menggunakan kalender Jawa sedangkan Islam pada umumnya kalender Hijriyah, (2) perubahan nilai yang terjadi pada masyarakat Aboge seperti pada perubahan dalam perayaan tradisi dan perubahan jumlah pengikut yang sekarang jumlahnya tidak sebanyak dahulu, (3) strategi yang dilakukan untuk menjaga tradisi Aboge antara lain tetap menjaga solidaritas sesama warga Aboge, proses regenerasi pengajaran ajaran Aboge yang diajarkan secara turun temurun, dan identitas sebagai orang Aboge sudah tertanam kuat di dalam jiwa masyarakat Aboge. Aboge Islam is a religious belief that combines elements of Javanese culture with Islam in terms of determining the date (calendar. The aims of this research are (1) to find out the main points of Aboge Islamic belief; (2) to know the changes in values that occur in the Aboge Islamic community; (3) a strategy in preserving the values of Aboge Islamic belief in the midst of social change in Kracak. The method used in this research was a qualitative method with data collection techniques by using observation, interviews, and documentation.The results of this research indicate that (1) the basic belief of Aboge Islam such as aqidah and worship are not different from Islam in general. The difference is only in the calendar used, such as Aboge using the Javanese calendar, then Islam generally uses the Hijri calendar; (2) changes in values that occur in the Aboge community, such as changes in traditional celebrations and changes in the number of adherents who are now not as numerous as before; (3) the strategies taken to maintain the Aboge tradition include maintaining solidarity and the process of regenerating Aboge Islam belief which are transmitted from generation to generation, and identity as Aboge people has been deeply embedded in each person, so it is usually rare that they will not change their belief at any time.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 146 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- Tarumanagara University
- Indonesia University of Education
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Noviani Achmad Putri | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Aisyah Nur Sayidatun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 9 |
| Fredy Hermanto | Afiliasi tidak diketahui | 7 |
| Noviani Achmad Putri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Radini Sinta | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Arif Purnomo | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Aan Probo Wiranto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Dyah Ayu Sagita Putri | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Aisyah Nur Sayidatun Nisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Adila Bunga Mewangi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Divangga Ailul Firdaus | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Tukidi . | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Dina Ayu Widyastuti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Egidia Aloevera | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yadi Suryadi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Galih Mahardika Christian | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dinok Sudiami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Moh. Solehatul Mustofa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wasino Wasino | Tarumanagara University | 1 |
| Apik Budi Santoso | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Afif Abdan Syakuro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deny Listiyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Alifia Putri Tisa Fandilah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Heri Setiawan | Indonesia University of Education | 1 |
| Arham Ailul Firdaus | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Aprilia Muna Sholeha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rina Adiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sony Zulfikasari | State University of Semarang | 1 |
| Tio Putra Refiyan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Diah Ayu Puji Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rafi Larepa Almanda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Kholifudin Hanif Hanif | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Riesti Widiawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rizal . | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Galih Mahardika Christian Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nabilatul Aula | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Siti Miftakhul Maulidiyyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Galih Mahardika Christian Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.