Melola Discovery

← Melola Discovery

Akses terbuka Jurnal

PERAN MODAL SOSIAL DALAM KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN TAMBAK LOROK SEMARANG UTARA

Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS · Vol. 5 No. 1 (2023) · hlm. 41–52

DOI
10.15294/sosiolium.v5i1.58745
ISSN
2685-4929
Terbit
2023-05-01
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng
Lisensi
creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0

Abstrak

Social capital is one of the resources that exist in the community, limited resources, both capital and infrastructure, faced by fishermen can affect the dynamics of fishery business and welfare. This study uses descriptive qualitative research methods. The results showed that: 1) the capture fishery business of the Tambak Lorok fishermen was not fully optimal, where there were sub-systems that did not function properly such as the infrastructure unit and the marketing unit. 2) The existing social capital in the Tambak Lorok fishing community is in the form of trust between fishermen and middlemen in providing capital loans. Good relations between fishermen are seen in an emergency condition when a disaster occurs at sea, so that fellow fishermen help each other regardless of their identity of origin. The participation of fishermen in community activities through Joint Business Groups and local traditional events. The sea alms tradition shows the values ​​that exist in fishing communities, namely religious values, cooperation values, and mutual cooperation values, but the value of environmental conservation needs further attention. The social norms that guide the group are in the form of rules related to the equitable distribution of government assistance, if they violate the principle, they will be given sanctions in the form of threats. Suggestions in this study are the need for policies related to the protection of the selling price of the catch and education related to the conservation value of natural resources. Modal sosial merupakan salah satu sumber daya yang ada dimasyarakat, keterbatasan sumber daya baik modal maupun prasarana, yang dihadapi nelayan dapat mempengaruhi dinamika usaha perikanan dan kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) usaha perikanan tangkap nelayan Tambak Lorok belum sepenuhnya optimal, dimana terdapat sub sistem yang belum berfungsi semestinya seperti unit prasarana dan unit pemasaran. 2) Modal sosial yang ada di masyarakat nelayan Tambak Lorok berupa kepercayaan antara nelayan dengan tengkulak dalam memberikan pinjaman modal. Hubungan baik antar nelayan terlihat dalam kondisi yang darurat saat terjadi musibah dilaut, sehingga sesama nelayan saling membantu tanpa memandang identitas asal. Partisipasi nelayan dalam kegiatan masyarakat melalui Kelompok Usaha Bersama maupun acara tradisi setempat. Tradisi sedekah laut menunjukkan nilai-nilai yang ada di masyarakat nelayan yaitu nilai religius, nilai kerjasama, dan nilai gotong royong, akan tetapi nilai konservasi lingkungan perlu diperhatikan lebih lanjut. Adapun norma sosial yang menjadi pedoman kelompok berupa aturan terkait pemerataan distribusi bantuan pemerintah, apabila melanggar prinsip akan diberikan sanksi berupa ancaman. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya kebijakan terkait perlindungan harga jual hasil tangkapan dan edukasi terkait nilai konservasi sumber daya alam.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 76 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Arif PurnomoAfiliasi tidak diketahui5
Moch. ArifienAfiliasi tidak diketahui2
Abdul MuntholibAfiliasi tidak diketahui2
Tukidi TukidiAfiliasi tidak diketahui2
Restu Ayu MumpuniAfiliasi tidak diketahui2
Umi Dary Mu'aafAfiliasi tidak diketahui1
Zuhrian Ivan ArviantoAfiliasi tidak diketahui1
Anang Widhi NirwansyahAfiliasi tidak diketahui1
Suharyati SuharyatiAfiliasi tidak diketahui1
Aan Probo WirantoAfiliasi tidak diketahui1
Aisyah Nur Sayidatun NisaAfiliasi tidak diketahui1
Ananto AjiAfiliasi tidak diketahui1
Khoirul AnwarAfiliasi tidak diketahui1
Fitri Amalia ShintasiwiAfiliasi tidak diketahui1
Shafarina SariAfiliasi tidak diketahui1
Jefri AristiadiAfiliasi tidak diketahui1
Fansuri Nur HidayatAfiliasi tidak diketahui1
Ary PurwatiningsihAfiliasi tidak diketahui1
Prayetno .Afiliasi tidak diketahui1
Widyaningsih LestariAfiliasi tidak diketahui1
Aulia RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Mufti RiyaniAfiliasi tidak diketahui1
Hany NurpratiwiAfiliasi tidak diketahui1
Ayu Wulansari PramitaAfiliasi tidak diketahui1
Wiranisa Bellatrix SinagaAfiliasi tidak diketahui1
Tarisa FitrianiAfiliasi tidak diketahui1
Inayatul_AliyahAfiliasi tidak diketahui1
Sanita Carolina SaseaAfiliasi tidak diketahui1
Erwanti SetiyoningrumAfiliasi tidak diketahui1
Tukidi .Afiliasi tidak diketahui1
Ali GunawanAfiliasi tidak diketahui1
Frishana Selaksa Ulul AzmiAfiliasi tidak diketahui1
Faiqotul HimmahAfiliasi tidak diketahui1
Syarifah Niken PurnaniAfiliasi tidak diketahui1
Nurul Army OctavianiAfiliasi tidak diketahui1
Naila Ferdianita Naila FerdianitaAfiliasi tidak diketahui1
Mellania Nur MahmudahAfiliasi tidak diketahui1
Melati RamadhaniaAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/sosiolium/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">PERAN MODAL SOSIAL DALAM KESEJAHTERAAN MASYARAKAT NELAYAN TAMBAK LOROK SEMARANG UTARA</dc:title>
	<dc:creator>Heriza, Bety</dc:creator>
	<dc:creator>Mulianingsih, Ferani</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Social capital is one of the resources that exist in the community, limited resources, both capital and infrastructure, faced by fishermen can affect the dynamics of fishery business and welfare. This study uses descriptive qualitative research methods. The results showed that: 1) the capture fishery business of the Tambak Lorok fishermen was not fully optimal, where there were sub-systems that did not function properly such as the infrastructure unit and the marketing unit. 2) The existing social capital in the Tambak Lorok fishing community is in the form of trust between fishermen and middlemen in providing capital loans. Good relations between fishermen are seen in an emergency condition when a disaster occurs at sea, so that fellow fishermen help each other regardless of their identity of origin. The participation of fishermen in community activities through Joint Business Groups and local traditional events. The sea alms tradition shows the values ​​that exist in fishing communities, namely religious values, cooperation values, and mutual cooperation values, but the value of environmental conservation needs further attention. The social norms that guide the group are in the form of rules related to the equitable distribution of government assistance, if they violate the principle, they will be given sanctions in the form of threats. Suggestions in this study are the need for policies related to the protection of the selling price of the catch and education related to the conservation value of natural resources.
Modal sosial merupakan salah satu sumber daya yang ada dimasyarakat, keterbatasan sumber daya baik modal maupun prasarana, yang dihadapi nelayan dapat mempengaruhi dinamika usaha perikanan dan kesejahteraan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) usaha perikanan tangkap nelayan Tambak Lorok belum sepenuhnya optimal, dimana terdapat sub sistem yang belum berfungsi semestinya seperti unit prasarana dan unit pemasaran. 2) Modal sosial yang ada di masyarakat nelayan Tambak Lorok berupa kepercayaan antara nelayan dengan tengkulak dalam memberikan pinjaman modal. Hubungan baik antar nelayan terlihat dalam kondisi yang darurat saat terjadi musibah dilaut, sehingga sesama nelayan saling membantu tanpa memandang identitas asal. Partisipasi nelayan dalam kegiatan masyarakat melalui Kelompok Usaha Bersama maupun acara tradisi setempat. Tradisi sedekah laut menunjukkan nilai-nilai yang ada di masyarakat nelayan yaitu nilai religius, nilai kerjasama, dan nilai gotong royong, akan tetapi nilai konservasi lingkungan perlu diperhatikan lebih lanjut. Adapun norma sosial yang menjadi pedoman kelompok berupa aturan terkait pemerataan distribusi bantuan pemerintah, apabila melanggar prinsip akan diberikan sanksi berupa ancaman. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya kebijakan terkait perlindungan harga jual hasil tangkapan dan edukasi terkait nilai konservasi sumber daya alam.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2023-05-01</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/sosiolium/article/view/58745</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/sosiolium.v5i1.58745</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Sosiolium: Jurnal Pembelajaran IPS; Vol 5 No 1 (2023): April; 41-52</dc:source>
	<dc:source>2685-4929</dc:source>
	<dc:source>10.15294/sosiolium.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/sosiolium/article/view/58745/24145</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2023 Bety Heriza, Ferani Mulianingsih</dc:rights>
	<dc:rights xml:lang="en-US">http://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0</dc:rights>
</oai_dc:dc>