Jurnal
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MATERI SISTEM EKSKRESI
Journal of Biology Education · Vol. 5 No. 3 (2017) · hlm. 310–318
- ISSN
- 2540-833X, 2252-6579
- Terbit
- 2017-06-08
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang
- Bahasa
- eng
Abstrak
Hasil belajar yang kurang maksimal menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa yang kurang maksimal pula. Salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa adalah problem based learning. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi. Sampel yang digunakan adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Penelitian quasi eksperimental ini menggunakan posttest only control design. Variabel yang diukur adalah kemampuan berpikir kritis siswa yang diperoleh dari skor posttest yang diuji korelasi biserial dan uji-t. Aktivitas siswa, tanggapan siswa, dan tanggapan guru dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif persentase. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata skor kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen adalah 76,93 sedangkan kontrol adalah 65,67. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara pembelajaran biologi model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa di SMAN 1 Singorojo. Hasil uji korelasi biserial menunjukkan bahwa pembelajaran biologi model Problem Based Learning memiliki hubungan yang kuat terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Analisis aktivitas siswa secara deskriptif menunjukkan bahwa kelas ekskperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Simpulan dari penelitian ini adalah pembelajaran biologi model problem based learning berpengaruh meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Students’ achievement which is not maximal can show that their critical thinking skill is not maximal too. One of learning model that can improve students’ critical thinking skills is problem based learning. This study aims to determine the effect of problem based learning to students critical thinking skills on the excretory system. Samples of this study were XI IPA 1 as an experimental class and XI IPA 2 as the control class. This is a quasi-experimental research with posttest only control design. Variable that measured are students critical thinking skills obtained from the posttest scores than analyzed with biserial correlation and t-test. Students’ activity, students and teacher responses were analyzed by descriptive qualitative percentage. Based on the result, critical thinking skills average scores of experimental class was 76,93, while the control class was 65,67. The result of t-test showed that there is a significant influence between biology learning model of problem based learning to the students’ critical thinking skill at SMAN 1 Singorojo. Biserial correlation test showed that biology learning model of problem based learning have a strong relationship to the students’ critical thinking skills. Students’ activity analyzed showed that experimental class is higher than control class. The conclusion of this research is biology learning model of problem based learning have a effect there is increase students’ critical thinking skills.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 124 tautan kepenulisan bersama · 7 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of Brawijaya
- Omdurman Islamic University
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Nana Kariada Tri Martuti | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Supriyanto . | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Tyas Agung Pribadi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Nana Kariada Tri Martuti | State University of Semarang | 3 |
| Siti Alimah | State University of Semarang | 3 |
| Nanik Wijayati | State University of Semarang | 2 |
| M. Agus Prayitno | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sri Ngabekti | State University of Semarang | 2 |
| Enni Suwarsi Rahayu | State University of Semarang | 2 |
| Wiwi Isnaeni | State University of Semarang | 2 |
| Aditya Marianti | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Bambang Priyono | State University of Semarang | 2 |
| Destia Ayu Kusuma Wardani | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Andin Irsadi | State University of Semarang | 2 |
| okvita sari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Herlina Oktaviani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Pramesti Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Stella Florensia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Septima Raras budiati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ansa Ikrar Trisdihar | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umi Salmah Al Hasyimia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nur Itsna Rizqiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Gandhung Herdha Lilianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nisa Arkianti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lutfia Nur Hadiyanti | State University of Semarang | 1 |
| Solichin Solichin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Abdul Jabbar | University of Brawijaya | 1 |
| Amar Sharaf Eldin Khair | Omdurman Islamic University | 1 |
| Wahid Akhsin Budi Nur Sidiq | State University of Semarang | 1 |
| Dhita Pracisca Mutiatari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dadang Somantri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Endang Susilaningsih | State University of Semarang | 1 |
| Fitria Zahra Rizqie Arini | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Iffatur Rizqiyah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novita Asyrofahnti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dyah Rini Indriyanti | State University of Semarang | 1 |
| Suniah Suniah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.