Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Perbandingan Algoritma Transformer Dengan Bi-Long Short-Term Memory Untuk Speech-To-Text

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 6 No. 1 (2026) · pp. 79–93

DOI
10.51454/decode.v6i1.1563
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2026-02-24
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua arsitektur Speech-to-Text, yaitu Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM) dan Transformer, dengan menggunakan dua jenis ekstraksi fitur akustik, yaitu Log-Mel Spectrogram dan Filterbank Energies (FBANK). Perbandingan ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kesesuaian antara arsitektur model dan representasi fitur terhadap performa sistem pengenalan suara otomatis. Pemilihan kedua arsitektur didasarkan pada perbedaan mekanisme pemrosesan sekuens, di mana BiLSTM memproses data secara dua arah untuk menangkap konteks temporal dari masa lalu dan masa depan, sedangkan Transformer memanfaatkan mekanisme self-attention yang mampu memproses keseluruhan urutan data secara paralel dan memahami konteks global. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi perbandingan yang dilakukan secara konsisten antara model BiLSTM dan Transformer dengan skema ekstraksi fitur yang digunakan agar menemukan kecocokan antara model dengan ekstraksi fitur, dengan tokenisasi yang sudah disesuaikan untuk masing-masing arsitektur, yaitu tokenisasi word-level pada BiLSTM dan tokenisasi sub-word berbasis SentencePiece pada Transformer, sehingga memberikan analisis kuantitatif yang lebih objektif terhadap pengaruh kesesuaian antara model dan jenis fitur akustik. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan dataset LibriSpeech sebagai dataset utama. Proses penelitian meliputi ekstraksi fitur audio, pelatihan model menggunakan fungsi loss Connectionist Temporal Classification (CTC) dan optimizer Adam, serta evaluasi performa menggunakan metrik Word Error Rate (WER) dan Character Error Rate (CER). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemilihan arsitektur model dan jenis fitur akustik memberikan pengaruh yang nyata terhadap performa sistem. Model BiLSTM menghasilkan performa yang lebih stabil pada seluruh kombinasi fitur, dengan nilai WER sekitar 29% pada subset test-clean dan berkisar antara 53%–55% pada subset test-other. Sementara itu, model Transformer menunjukkan performa terbaik ketika dipadukan dengan fitur Log-Mel Spectrogram, namun mengalami peningkatan WER yang signifikan saat menggunakan fitur FBANK.. Hasil yang sudah dijelaskan tadi menunjukkan bahwa kesesuaian antara arsitektur model dan jenis fitur sangat mempengaruhi kualitas transkripsi.

Collaboration network of the authors

4 authors · 4 co-authorship links

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas Halu Oleo
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Steven StevenUniversitas Halu Oleo1
William TanzilAffiliation unknown1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 1 Nov 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Perbandingan Algoritma Transformer Dengan Bi-Long Short-Term Memory Untuk Speech-To-Text</dc:title><dc:creator>Zulkarnain, Achmad Rizky</dc:creator><dc:creator>Rivan, Muhammad Ezar Al</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja dua arsitektur Speech-to-Text, yaitu Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM) dan Transformer, dengan menggunakan dua jenis ekstraksi fitur akustik, yaitu Log-Mel Spectrogram dan Filterbank Energies (FBANK). Perbandingan ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kesesuaian antara arsitektur model dan representasi fitur terhadap performa sistem pengenalan suara otomatis. Pemilihan kedua arsitektur didasarkan pada perbedaan mekanisme pemrosesan sekuens, di mana BiLSTM memproses data secara dua arah untuk menangkap konteks temporal dari masa lalu dan masa depan, sedangkan Transformer memanfaatkan mekanisme self-attention yang mampu memproses keseluruhan urutan data secara paralel dan memahami konteks global. Kebaruan penelitian ini terletak pada evaluasi perbandingan yang dilakukan secara konsisten antara model BiLSTM dan Transformer dengan skema ekstraksi fitur yang digunakan agar menemukan kecocokan antara model dengan ekstraksi fitur, dengan tokenisasi yang sudah disesuaikan untuk masing-masing arsitektur, yaitu tokenisasi word-level pada BiLSTM dan tokenisasi sub-word berbasis SentencePiece pada Transformer, sehingga memberikan analisis kuantitatif yang lebih objektif terhadap pengaruh kesesuaian antara model dan jenis fitur akustik. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan dataset LibriSpeech sebagai dataset utama. Proses penelitian meliputi ekstraksi fitur audio, pelatihan model menggunakan fungsi loss Connectionist Temporal Classification (CTC) dan optimizer Adam, serta evaluasi performa menggunakan metrik Word Error Rate (WER) dan Character Error Rate (CER). Hasil eksperimen menunjukkan bahwa pemilihan arsitektur model dan jenis fitur akustik memberikan pengaruh yang nyata terhadap performa sistem. Model BiLSTM menghasilkan performa yang lebih stabil pada seluruh kombinasi fitur, dengan nilai WER sekitar 29% pada subset test-clean dan berkisar antara 53%–55% pada subset test-other. Sementara itu, model Transformer menunjukkan performa terbaik ketika dipadukan dengan fitur Log-Mel Spectrogram, namun mengalami peningkatan WER yang signifikan saat menggunakan fitur FBANK.. Hasil yang sudah dijelaskan tadi menunjukkan bahwa kesesuaian antara arsitektur model dan jenis fitur sangat mempengaruhi kualitas transkripsi.&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-02-24</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v6i1.1563</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v6i1.1563</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 6 No 1 (2026); 79-93</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1563/828</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>