Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

GAMBARAN PERILAKU DAN PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KONSUMSI GARAM BERYODIUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOROH 1 KABUPATEN GROBOGAN PADA TAHUN 2014

Unnes Journal of Public Health · Vol. 4 No. 2 (2015)

DOI
10.15294/ujph.v4i2.5041
ISSN
2548-7604, 2252-6781
Terbit
2015-04-20
Penerbit
Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
Bahasa
eng

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku dan persepsi Ibu Rumah Tangga terhadap konsumsi garam beryodium di wilayah kerja Puskesmas Toroh 1 Kabupaten Grobogan pada tahun 2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Rumah Tangga yang ada di wilayah kerja Puskesmas Toroh 1.Sampel diambil secara simplerandom sampling didapatkan 80 orang.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengetahuan Ibu tentang konsumsi garam beryodium baik sebesar 37,5%, sikap Ibu tentang konsumsi garam beryodium baik sebesar 70%, perilaku Ibu terhadap konsumsi garam beryodium baik sebesar 98,80%, persepsi Ibu tentang konsumsi garam beryodium sebesar 100% baik, motivasi Ibu menggunakan garam beryodium tinggi sebesar 96,20%, ketersediaan garam beryodium mudah diperoleh sebanyak 97,50%, jenis garam yang dikonsumsi yaitu jenis garam halus sebanyak 68,80% dan pemantauan garam beryodium tinggi sebesar 23,80%. Saran yang diberikan kepada Ibu Rumah Tangga yaitu agar menggunakan garam beryodium untuk kebutuhan sehari-hari. The goal of this research was to know the behavior and perception of housewife in Toroh 1 Medical Centers, District of Grobogan at 2014. Design of this research was quantitative descriptive with cross-sectional design. Population in this research was housewife at Toroh 1 Medical Centers. Samples were collected by using simple random sampling. Sample in this research was 80 peoples. The result of research were education of housewife about iodized salt good consumption amounted to 37,5 %, attitude of housewife about iodized salt good consumption amounted to 70%, behavior of housewife about a good iodized salt amounted to 98.80%, perception of housewife about iodized salt consumption amounted to 100% was good, motivation of housewifein using high iodized salt amounted to 96,20%, availability of iodized salt easily obtain amounted to 97,50%, the kind of iodized salt consumption is an athereal salt amounted to 68,80% and monitoring about high iodized salt amounted to 23,80%. The suggestion for to housewife was that to use iodized salt for everyday’ needs.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 91 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Erman TaerAfiliasi tidak diketahui3
Rika TaslimAfiliasi tidak diketahui3
Mursid Tri SusiloAfiliasi tidak diketahui2
Apriwandi ApriwandiAfiliasi tidak diketahui2
Melorys Lestari PurwaningtyasAfiliasi tidak diketahui1
Rudatin WindraswaraAfiliasi tidak diketahui1
Titik Nur IdayaniAfiliasi tidak diketahui1
Nela Kusuma SariAfiliasi tidak diketahui1
Mardiana MardianaAfiliasi tidak diketahui1
Arif Rahmat KurniaAfiliasi tidak diketahui1
Evi WidowatiAfiliasi tidak diketahui1
Nurida Choirinisa ArfiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Shella Mediciani PurnamasariAfiliasi tidak diketahui1
Firmansyah Kholiq PradanaAfiliasi tidak diketahui1
Kasyful 'AinAfiliasi tidak diketahui1
Ziana Aubi BasithAfiliasi tidak diketahui1
Frizma Yuanita PangestutiAfiliasi tidak diketahui1
Oktia Woro Kasmini HandayaniState University of Semarang1
Sutiah SutiahAfiliasi tidak diketahui1
Devinta Very FridayantiAfiliasi tidak diketahui1
Meilia WulandariAfiliasi tidak diketahui1
Fitri InsaniAfiliasi tidak diketahui1
Okfalisa OkfalisaAfiliasi tidak diketahui1
Ruri Hartika ZainAfiliasi tidak diketahui1
Adil SetiawanAfiliasi tidak diketahui1
Lukmanul KhakimAfiliasi tidak diketahui1
Munifa MajdiyyahAfiliasi tidak diketahui1
Sobihin SobihinAfiliasi tidak diketahui1
Agung SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Ade Risma FebriyantiAfiliasi tidak diketahui1
Ilham Ardi FebriansyahAfiliasi tidak diketahui1
Diah AyurestuAfiliasi tidak diketahui1
Resa WahyuniAfiliasi tidak diketahui1
Astri SenaniaAfiliasi tidak diketahui1
Noviyanti NoviyantiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Juni BedduAfiliasi tidak diketahui1
Neri AslinaAfiliasi tidak diketahui1
Normadiah DaudAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">GAMBARAN PERILAKU DAN PERSEPSI IBU RUMAH TANGGA TERHADAP KONSUMSI GARAM BERYODIUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TOROH 1 KABUPATEN GROBOGAN PADA TAHUN 2014</dc:title>
	<dc:creator>Yanti, Novi</dc:creator>
	<dc:creator>Prameswari, Galuh Nita</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran perilaku dan persepsi Ibu Rumah Tangga terhadap konsumsi garam beryodium di wilayah kerja Puskesmas Toroh 1 Kabupaten Grobogan pada tahun 2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah Ibu Rumah Tangga yang ada di wilayah kerja Puskesmas Toroh 1.Sampel diambil secara simplerandom sampling didapatkan 80 orang.Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar checklist. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengetahuan Ibu tentang konsumsi garam beryodium baik sebesar 37,5%, sikap Ibu tentang konsumsi garam beryodium baik sebesar 70%, perilaku Ibu terhadap konsumsi garam beryodium baik sebesar 98,80%, persepsi Ibu tentang konsumsi garam beryodium sebesar 100% baik, motivasi Ibu menggunakan garam beryodium tinggi sebesar 96,20%, ketersediaan garam beryodium mudah diperoleh sebanyak 97,50%, jenis garam yang dikonsumsi yaitu jenis garam halus sebanyak 68,80% dan pemantauan garam beryodium tinggi sebesar 23,80%. Saran yang diberikan kepada Ibu Rumah Tangga yaitu agar menggunakan garam beryodium untuk kebutuhan sehari-hari. The goal of this research was to know the behavior and perception of housewife  in Toroh 1 Medical Centers, District of Grobogan at 2014. Design of this research was quantitative descriptive with cross-sectional design. Population in this research was housewife at Toroh 1 Medical Centers. Samples were collected by using simple random sampling. Sample in this research was 80 peoples. The result of research were education of housewife about iodized salt good consumption amounted to 37,5 %, attitude of housewife about iodized salt good consumption amounted to 70%, behavior of housewife about a good iodized salt amounted to 98.80%, perception of housewife about iodized salt consumption amounted to  100% was good, motivation of housewifein using high iodized salt amounted to 96,20%, availability of iodized salt easily obtain amounted to 97,50%, the kind of iodized salt consumption is an athereal salt amounted to 68,80% and monitoring about high iodized salt amounted to 23,80%. The suggestion for to housewife was that to use iodized salt for everyday’ needs.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))</dc:publisher>
	<dc:date>2015-04-20</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/5041</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ujph.v4i2.5041</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Journal of Public Health; Vol 4 No 2 (2015): Unnes Journal Of Public Health</dc:source>
	<dc:source>2548-7604</dc:source>
	<dc:source>2252-6781</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ujph.v4i2</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/5041/4472</dc:relation>
</oai_dc:dc>