Jurnal
HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG ALAT PELINDUNG TELINGA (EAR PLUG) DENGAN KEPATUHAN PENGGUNAANNYA PADA PEKERJA BAGIAN TENUN DEPARTEMEN WEAVING SL PT. DAYA MANUNGGAL
Unnes Journal of Public Health · Vol. 5 No. 1 (2016) · hlm. 10–18
- ISSN
- 2548-7604, 2252-6781
- Terbit
- 2016-01-17
- Penerbit
- Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pada pertemuan konsultasi WHO-SEARO Intercountry Meeting, di Indonesia bising merupakan penyebab gangguan pendengaran ketiga terbanyak. Diperkirakan sedikitnya satu juta karyawan terancam bising dan akan terus meningkat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Telinga (Ear Plug) pada Pekerja Bagian Tenun Departemen Weaving SL PT. Daya Manunggal Salatiga. Jenis penelitian ini adalah studi cross sectional. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 73 responden. Pengambilan sampel menggunakan sampling random sistematis. Instrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji chi square dengan derajat kemaknaan =0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Telinga (ear plug) pada Pekerja Bagian Tenun Departemen Weaving SL PT. Daya Manunggal Salatiga (p=0,026). Saran yang dapat direkomendasikan dari hasil penelitian adalah perusahaan untuk lebih meningkatkan kedisiplinan pada pekerja dengan memberi sanksi yang tegas pada pekerja yang tidak menggunakan alat pelindung telinga (ear plug) serta lebih sering mengadakan pelatihan tentang alat pelindung diri khususnya ear plug. At the WHO-SEARO Intercountry Meeting, in Indonesia noise is the third highest cause of hearing lost. A million employees estimated threatened by noisy and will continue increase. The purpose of this study was to know the relationship between knowledge and obedience to used an ear protective equipment (ear plug) for woven workers of Weaving SL Departement in Daya Manunggal Corp Salatiga. This research was a cross sectional study. The number of samples in this study were 73 respondents. Sampling used systematic random sampling. Instruments were questionnaire and observe sheet. Data analysis using chi square test with significance level = 0.05. The results showed that there was a relationship between knowledge and obedience obedience to used an ear protective equipment (ear plug) for woven workers of Weaving SL Departement in Daya Manunggal Corp Salatiga (p = 0.026). Suggest that recomended from this study to the company is to further enhance discipline workers by providing strict sanctions on workers who do not use ear protective equipment (ear plugs), second more frequent training on personal protective equipment, especially ear plug.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 77 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Institut Teknologi Nasional Bandung
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Evi Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 10 |
| Ummi Nur Laila Sulistyani | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Risa Anggita Putri | Afiliasi tidak diketahui | 4 |
| Sugiharto Sugiharto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Herry Koesyanto | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Hanif Satria Febriananda | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Lutfi Muzaqi | Afiliasi tidak diketahui | 3 |
| Lugas Yan Prastowo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Arum Siwiendrayanti | State University of Semarang | 2 |
| Aza Putri Anisa | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ayu Fadilah Wahid | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Fitri Indrawati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laela Fitriana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dinda Nur Syakbania | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Muhammad Satria Adi Rachim | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bambang Wahyono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lidia Sarah Fairyo | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunita Dyah Puspita Santik | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Renita Muzalfah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Miranda miranda | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Avilia Ayu Setyo Budi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Eko Harjanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nia Noor Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ulfa Laela Farhati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Raihan Kenang Tiasna | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sinta Nirawati Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sherli Jesinata Safitri | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nizham Al Mulk | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Violindra Amalia | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Oky Aristantiko Putra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wulan Dwi Lestari | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Dicky Darmawan | Institut Teknologi Nasional Bandung | 1 |
| Toriq Faturahman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Laili Meiranda Mahlithosikha | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Junio Agam Mahendra | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rr. Nirmala Ficky Sebrina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ryan Wahyu Dwiseptianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Bagas Ariyanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.