Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

EVALUASI PENERAPAN ABg (AKTIF BERBAGI) SISTEM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN KERJA DI PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA

Unnes Journal of Public Health · Vol. 5 No. 1 (2016) · hlm. 19–28

DOI
10.15294/ujph.v5i1.9700
ISSN
2548-7604, 2252-6781
Terbit
2016-01-17
Penerbit
Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
Bahasa
eng

Abstrak

PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ) pada tahun 2013 telah menerapkan program ABg (Aktif Berbagi) Sistem, pada tahun tersebut terdapat peningkatan kasus kecelakaan kerja di area kerja dari tahun sebelumnya sebanyak 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran evaluasi dan rekomendasi dari kendala-kendala dalam penerapan ABg Sistem sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja di PT. CCAI-CJ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan sumber informasi yang digunakan adalah teknik snowball sampling, jumlah informan awal yaitu dua orang. Hasil penelitian didapatkan masih terdapat kendala dalam penerapan ABg Sistem yaitu: pelaksanaan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang belum berjalan konsisten. Konsistensi penerapan peraturan dan prosedur K3 yang belum optimal serta adanya sanksi yang tidak sesuai dengan prosedur penerapan ABg Sistem. Kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pekerja dan kurangnya pemahaman pekerja tentang informasi K3. Kurangnya keterlibatan pekerja dalam pelaporan kejadian kecelakaan/kondisi berbahaya. Saran yang dapat diberikan yaitu: konsistensi pelaksanaan pengawasan K3 sesuai prosedur, sanksi yang diberikan lebih baik berupa arahan bagi pekerja untuk dapat bekerja lebih aman, melakukan komunikasi kepada pekerja sesuai dengan prosedur komunikasi internal, diadakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan awareness K3, serta dilakukan pelatihan mengenai prosedur pelaporan kecelakaan/kondisi berbahaya kepada pekerja.PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ) in 2013 has implemented ABg (Aktif Berbagi) system program, there are two accident cases increase in 2013 at the working areas. The purpose of this study is to describe the evaluation and recommendation of the constraints in the implementation of ABg System as an effort to reduce the number of accidents in the workplace. This research design is a qualitative study which an ethnographic approach. Retrieval techniques used resources is snowball sampling technique, the amount of the initial informant that two people. The result showed that the application of ABg System, such as monitoring the implementation of the Occupational Health and Safety (OHS) which have not been running consistently yet. Consistency of application of rules and procedures OHS have not been optimal as well as the punishment that have not in accordance with the procedures for application of ABg System. Lack of communication between management and workers and workers' understanding of the OHS information. Lack of worker involvement in the reporting of accidents/dangerous conditions. The suggestions are: the consistency of supervision OHS according to the procedure, the better the sanctions provided as suggestion to the working to work safely, communicating to the employees in accordance with the procedures of internal communication, held competency improvement through awareness training OHS, and conducted training on reporting procedures accident/unsafe conditions to workers.

Jaringan kolaborasi para penulis

40 penulis · 99 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • State University of Semarang
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Anik Setyo WahyuningsihState University of Semarang9
Ummi Nur Laila SulistyaniAfiliasi tidak diketahui5
Risa Anggita PutriAfiliasi tidak diketahui4
Sugiharto SugihartoAfiliasi tidak diketahui3
Herry KoesyantoAfiliasi tidak diketahui3
Hanif Satria FebrianandaAfiliasi tidak diketahui3
Aza Putri AnisaAfiliasi tidak diketahui3
Ayu Fadilah WahidAfiliasi tidak diketahui3
Lutfi MuzaqiAfiliasi tidak diketahui3
Widya Hary CahyatiAfiliasi tidak diketahui3
Laura Marulia SubrotoAfiliasi tidak diketahui2
Fitra Aulia RahmaAfiliasi tidak diketahui2
Della FitrianaAfiliasi tidak diketahui2
Alfiana Ainun NisaAfiliasi tidak diketahui2
Rafidha Nur AlifahAfiliasi tidak diketahui2
Luvi Lia NursucilowatiAfiliasi tidak diketahui2
Octavia RahayuAfiliasi tidak diketahui2
Yuliati YuliatiAfiliasi tidak diketahui2
Sofwan IndarjoState University of Semarang2
Efa NugrohoAfiliasi tidak diketahui2
Nur Rizqi SeptianaAfiliasi tidak diketahui1
Nunuk SafitriAfiliasi tidak diketahui1
Sutianik RomadhoniAfiliasi tidak diketahui1
Galuh Nita PrameswariAfiliasi tidak diketahui1
Nurida Choirinisa ArfiyanaAfiliasi tidak diketahui1
Ratih BerlianaAfiliasi tidak diketahui1
Kristiana Wulan SariAfiliasi tidak diketahui1
Wisda Fahmi SaputraAfiliasi tidak diketahui1
Eko HarjantoAfiliasi tidak diketahui1
Nurul QoidahAfiliasi tidak diketahui1
Al Fitra Salim As-SyifaAfiliasi tidak diketahui1
Dyah Ayu PramusantiAfiliasi tidak diketahui1
Lidya Nathalia PatandungAfiliasi tidak diketahui1
Intan Farida Sukma DewiAfiliasi tidak diketahui1
Fransisca BonitaAfiliasi tidak diketahui1
Alfi Nur BaetiAfiliasi tidak diketahui1
Fahrain Radik MuliaAfiliasi tidak diketahui1
Nabilah Hascariati AndiniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">EVALUASI PENERAPAN ABg (AKTIF BERBAGI) SISTEM SEBAGAI UPAYA MENGURANGI ANGKA KECELAKAAN KERJA DI  PT. COCA-COLA AMATIL INDONESIA CENTRAL JAVA</dc:title>
	<dc:creator>Alvan, Asep</dc:creator>
	<dc:creator>Widowati, Evi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ) pada tahun 2013 telah menerapkan program ABg (Aktif Berbagi) Sistem, pada tahun tersebut terdapat peningkatan kasus kecelakaan kerja di area kerja dari tahun sebelumnya sebanyak 2 kasus. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran evaluasi dan rekomendasi dari kendala-kendala dalam penerapan ABg Sistem sebagai upaya mengurangi angka kecelakaan kerja di PT. CCAI-CJ. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Teknik pengambilan sumber informasi yang digunakan adalah teknik snowball sampling, jumlah informan awal yaitu dua orang. Hasil penelitian didapatkan masih terdapat kendala dalam penerapan ABg Sistem yaitu: pelaksanaan pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang belum berjalan konsisten. Konsistensi penerapan peraturan dan prosedur K3 yang belum optimal serta adanya sanksi yang tidak sesuai dengan prosedur penerapan ABg Sistem. Kurangnya komunikasi antara manajemen dengan pekerja dan kurangnya pemahaman pekerja tentang informasi K3. Kurangnya keterlibatan pekerja dalam pelaporan kejadian kecelakaan/kondisi berbahaya. Saran yang dapat diberikan yaitu: konsistensi pelaksanaan pengawasan K3 sesuai prosedur, sanksi yang diberikan lebih baik berupa arahan bagi pekerja untuk dapat bekerja lebih aman, melakukan komunikasi kepada pekerja sesuai dengan prosedur komunikasi internal, diadakan peningkatan kompetensi melalui pelatihan awareness K3, serta dilakukan pelatihan mengenai prosedur pelaporan kecelakaan/kondisi berbahaya kepada pekerja.PT. Coca-Cola Amatil Indonesia Central Java (CCAI-CJ) in 2013 has implemented ABg (Aktif Berbagi) system program, there are two accident cases increase in 2013 at the working areas. The purpose of this study is to describe the evaluation and recommendation of the constraints in the implementation of ABg System as an effort to reduce the number of accidents in the workplace. This research design is a qualitative study which an ethnographic approach. Retrieval techniques used resources is snowball sampling technique, the amount of the initial informant that two people. The result showed that the application of ABg System, such as monitoring the implementation of the Occupational Health and Safety (OHS) which have not been running consistently yet. Consistency of application of rules and procedures OHS have not been optimal as well as the punishment that have not in accordance with the procedures for application of ABg System. Lack of communication between management and workers and workers' understanding of the OHS information. Lack of worker involvement in the reporting of accidents/dangerous conditions. The suggestions are: the consistency of supervision OHS according to the procedure, the better the sanctions provided as suggestion to the working to work safely, communicating to the employees in accordance with the procedures of internal communication, held competency improvement through awareness training OHS, and conducted training on reporting procedures accident/unsafe conditions to workers.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))</dc:publisher>
	<dc:date>2016-01-17</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/9700</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ujph.v5i1.9700</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Journal of Public Health; Vol 5 No 1 (2016): Unnes Journal Of Public Health; 19-28</dc:source>
	<dc:source>2548-7604</dc:source>
	<dc:source>2252-6781</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ujph.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/9700/6197</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2016 Unnes Journal of Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>