Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

The Association between Marketing Mix and Decision Process for Choosing Outpatient Health Services

Unnes Journal of Public Health · Vol. 8 No. 1 (2019) · hlm. 10–15

DOI
10.15294/ujph.v8i1.23049
ISSN
2548-7604, 2252-6781
Terbit
2019-01-31
Penerbit
Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))
Bahasa
eng

Abstrak

Abstract The hospital marketing mix is ​​a set of marketing tools used by hospitals in influencing and knowing the response of service buyers. Dr. Abdoer Rahem Situbondo Regional General Hospital experienced a decrease in the number of patient visits over the past three years from 2014 to 2016, respectively 59,537, 53,720 and 47,699. This shows that patient loyalty is reduced. This study aimed to analyze the marketing mix association with the decision process of choosing outpatient health services at Dr. Abdoer Rahem Situbondo Regional General Hospital. The type of research used is analytic with cross-sectional design. Samples of 94 people were taken by systematic random sampling technique and analyzed using the contingency coefficient test with a confidence level of 95%. The results of this study were that type of employment, product mix, price mix, and promotion mix had weak association with the decision process of choosing outpatient health services. While variables that were not associated with the decision process of choosing outpatient health services were age, gender, education level, monthly income and place mix. The conclusion of this study was that the hospital can focus on improving product mix, price mix, and promotion mix. Abstrak Bauran pemasaran rumah sakit merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan rumah sakit dalam mempengaruhi dan mengetahui tanggapan pembeli pelayanan. RSUD dr. Abdoer Rahem mengalami penurunan jumlah kunjungan pasien lama selama tiga tahun terakhir dari tahun 2014 hingga 2016 secara berturut turut 59.537, 53.720 dan 47.699. Hal ini menunjukkan loyalitas dari pasien berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan design cross sectional yang. Sampel sebanyak 94 orang yang diambil dengan teknik systematic random sampling dan dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang lemah antara jenis pekerjaan, bauran produk, bauran harga, dan bauran promosi dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan per bulan dan bauran tempat. Kesimpulan penelitian ini adalah pihak rumah sakit dapat berfokus pada pembenahan bauran produk, bauran harga, dan bauran promosi.

Jaringan kolaborasi para penulis

30 penulis · 54 tautan kepenulisan bersama · 2 lintas organisasi

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Universitas Indraprasta PGRI
  • State University of Malang
  • National Research and Innovation Agency
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Rezky Permata SariUniversitas Indraprasta PGRI2
Anna RufaidahUniversitas Indraprasta PGRI2
Ayu Pramudita WardaniAfiliasi tidak diketahui2
Wachidatul Linda YuhannaState University of Malang1
Raras Setyo RetnoAfiliasi tidak diketahui1
Tusyanah TusyanahAfiliasi tidak diketahui1
Rizka AndriyatiAfiliasi tidak diketahui1
Edy SuryantoAfiliasi tidak diketahui1
Moch Faizal RachmadiAfiliasi tidak diketahui1
Lucia MusliminAfiliasi tidak diketahui1
Andi Tenrigau BangsawanAfiliasi tidak diketahui1
Bravianty Agustine PrajaAfiliasi tidak diketahui1
Yennike Tri HerawatiAfiliasi tidak diketahui1
R. SusantiAfiliasi tidak diketahui1
Siti Harnina BintariAfiliasi tidak diketahui1
Erna AndriaswatiAfiliasi tidak diketahui1
Michael Jeremi PurwantoAfiliasi tidak diketahui1
Khusnul KhotimahNational Research and Innovation Agency1
Deky Aji SusenoAfiliasi tidak diketahui1
Yozi Aulia RahmanAfiliasi tidak diketahui1
Fafurida FafuridaAfiliasi tidak diketahui1
Usrek Tani UtinaAfiliasi tidak diketahui1
. SupriyadiAfiliasi tidak diketahui1
Muhammad Alfreda Daib Insan LabibAfiliasi tidak diketahui1
Semaun Al UsmanAfiliasi tidak diketahui1
Istiqomatul HayatiAfiliasi tidak diketahui1
Adham bin AmanAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujph/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">The Association between Marketing Mix and Decision Process for Choosing Outpatient Health Services</dc:title>
	<dc:creator>Farantika, Dwiki Yessi</dc:creator>
	<dc:creator>Witcahyo, Eri</dc:creator>
	<dc:creator>Utami, Sri</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Abstract
The hospital marketing mix is ​​a set of marketing tools used by hospitals in influencing and knowing the response of service buyers. Dr. Abdoer Rahem Situbondo Regional General Hospital experienced a decrease in the number of patient visits over the past three years from 2014 to 2016, respectively 59,537, 53,720 and 47,699. This shows that patient loyalty is reduced. This study aimed to analyze the marketing mix association with the decision process of choosing outpatient health services at Dr. Abdoer Rahem Situbondo Regional General Hospital. The type of research used is analytic with cross-sectional design. Samples of 94 people were taken by systematic random sampling technique and analyzed using the contingency coefficient test with a confidence level of 95%. The results of this study were that type of employment, product mix, price mix, and promotion mix had weak association with the decision process of choosing outpatient health services. While variables that were not associated with the decision process of choosing outpatient health services were age, gender, education level, monthly income and place mix. The conclusion of this study was that the hospital can focus on improving product mix, price mix, and promotion mix.
&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Abstrak
Bauran pemasaran rumah sakit merupakan seperangkat alat pemasaran yang digunakan rumah sakit dalam mempengaruhi dan mengetahui tanggapan pembeli pelayanan. RSUD dr. Abdoer Rahem mengalami penurunan &amp;nbsp;jumlah kunjungan pasien lama selama tiga tahun terakhir dari tahun 2014 hingga 2016 secara berturut turut 59.537, 53.720 dan 47.699. Hal ini menunjukkan loyalitas dari pasien berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan bauran pemasaran dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan RSUD dr. Abdoer Rahem Situbondo. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik dengan design cross sectional yang. Sampel sebanyak 94 orang yang diambil dengan teknik systematic random sampling dan dianalisis menggunakan uji koefisien kontingensi dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan yang lemah antara jenis pekerjaan, bauran produk, bauran harga, dan bauran promosi dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan. Sedangkan variabel yang tidak berhubungan dengan proses keputusan memilih pelayanan kesehatan rawat jalan adalah umur, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pendapatan per bulan dan bauran tempat. Kesimpulan penelitian ini adalah pihak rumah sakit dapat berfokus pada pembenahan bauran produk, bauran harga, dan bauran promosi.</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang (UNNES) in cooperation with Association of Indonesian Public Health Experts (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI))</dc:publisher>
	<dc:date>2019-01-31</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/23049</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/ujph.v8i1.23049</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Journal of Public Health; Vol 8 No 1 (2019): Unnes Journal of Public Health; 10-15</dc:source>
	<dc:source>2548-7604</dc:source>
	<dc:source>2252-6781</dc:source>
	<dc:source>10.15294/ujph.v8i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/ujph/article/view/23049/13360</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2019 Unnes Journal of Public Health</dc:rights>
</oai_dc:dc>