Jurnal
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI SUHU DAN KALOR BERBASIS POE (PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN) UNTUK MEREMEDIASI MISKONSEPSI SISWA
Unnes Physics Education Journal · Vol. 4 No. 2 (2015)
- ISSN
- 2503-2313, 2252-6935
- Terbit
- 2015-09-12
- Penerbit
- UPEJ Unnes Physics Education Journal
- Bahasa
- eng
Abstrak
Banyak siswa yang mempunyai pemahaman yang salah tentang konsep suhu dan kalor. Guru bertanggung jawab untuk meluruskan kesalahpahaman konsep siswa sehingga siswa dapat terhindar dari miskonsepsi. Oleh karena itu perlu dikembangkan suatu perangkat pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik materi pembelajaran agar siswa dapat memahami konsep dengan baik. Predict-Observe-Explain (POE) digunakan untuk mendeteksi dan meremediasi miskonsepsi siswa pada materi yang bersifat abstrak menjadi materi yang bersifat konkrit. Bahan ajar menjelaskan mengenai konsep-konsep materi suhu dan kalor, sedangkan LKS untuk membuktikan secara empiris konsep-konsep yang bersifat abstrak menjadi konsep-konsep yang lebih konkrit. Melalui validasi pakar, pengembangan Bahan Ajar dan LKS dinyatakan berkualitas sangat baik dengan tingkat kevalidan 88%, 90% dan 98%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengalami miskonsepsi berkurang pasca dilakukan tindakan remediasi pada materi suhu dan kalor dengan meningkatnya hasil belajar siswa dari 27,2% menjadi 98%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan perangkat pembelajaran berbasis POE dapat meremediasi miskonsepsi siswa. There are lots of students believe in misconceptions of temperature and heat. Teachers have a responsibility to help students and clear it up. Therefore, there is a media development that is suitable for the subject, in order to make the students are able to learn the concept well. Predict-Observe-Explain (POE) is used to find and remediate the students’ misconception for the abstract materials into materials that is concrete. The learning materials explain about the concept of temperature and heat,meanwhile; students’ worksheet is used for proving the theoretical concepts empirically becoming the concrete one. According to the experts of validation, the development of LKS and learning materials are high qualified only if the validation point is 88%, 90% and 98%. The result shows the decreasing of misconception about temperature and heat material after conducting remediation by increasing the students learning results from 27,5% to 98%. It can be concluded that the use of media-based POE can remediate the students’ misconception.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 91 tautan kepenulisan bersama · 1 lintas organisasi · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- University of Brawijaya
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Agus Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Teguh Hardi Raharjo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Sulhadi Sulhadi | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Ani Rusilowati | State University of Semarang | 2 |
| sukiswo Supeni Edie | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Achmad Sopyan | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Stephani Diah Pamelasari | State University of Semarang | 1 |
| Nurma Izzati | State University of Semarang | 1 |
| Najwa Abel Swastika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lastri Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Anisykurlillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Nurkhin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Fajarini Sri Wahyuningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasan Mukhibad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kusumantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Budi Hartono | University of Brawijaya | 1 |
| Markamah Markamah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| . Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunia Nabila Aziziy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Andreas Priyono Budi Prasetyo | State University of Semarang | 1 |
| Demi Roma Wina | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wiyanto Wiyanto | State University of Semarang | 1 |
| Widi Widayat | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Rifa’i | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Amri Amal | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fakhruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umi Khumaidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Supartono Supartono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Wahyudi Wahyudi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| S. E. Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ririn. A. K. Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 1 |
| Dewi Raokhil Iklima Fariyya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Khumaedi | State University of Semarang | 1 |
| Triyan Dewi Noor Sani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ali Najib | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.