Jurnal
KOMPOSIT BARIUM FERIT DENGAN PENGIKAT KACA CULT
Unnes Physics Journal · Vol. 1 No. 1 (2012)
- ISSN
- 2252-6978
- Terbit
- 2012-07-01
- Penerbit
- Unnes Physics Journal
- Bahasa
- eng
Abstrak
Pembuatan komposit barium ferit dengan pengikat kaca cult telah berhasil dilakukan dengan teknik metalurgi serbuk dan dipanaskan pada suhu 900˚C. Serbuk barium ferit dan kaca cult dicampur menggunakan Ball Milling selama 4 jam. Hasil campuran dikeringkan pada suhu 150˚C selama 1 jam, kemudian dicetak menggunakan Hydraulic Press dan ditahan selama 5 menit. Hasil cetak kemudian dipanaskan pada suhu 900˚C ditahan selama 2 jam. Produk diuji sifat megnetiknya dengan menggunakan Permagraph. Produk juga diuji sifat mekaniknya menggunakan California Bearing Ratio. Analisis permukaan dilakukan dengan menggunakan mikroskop digital pada perbesaran 2000 kali. Hasil pengukuran dengan Permagraph menunjukkan sifat magnetik terbaik pada komposisi 80% barium ferit + 20% kaca cult dengan nilai induksi remanen (Br) 0.75 kG, gaya koersif (Hc) 0.69 kOe, dan produk energi maksimum (BHmaks) 0.13 MGOe. Untuk hasil kuat uji tekan menggunakan California Bearing Ratio diperoleh sifat mekanik terbaik pada komposisi 80% barium ferit + 20% kaca cult, dengan nilai 128.352 kg/cm2. Dari analisis permukaan sampel tidak mengalami keretakan pada berbagai komposisi uji. Komposit yang dihasilkan sudah dapat dijadikan aksesoris dan sebagai kegunaan lain, karena sudah dapat menempel pada bahan yang terbuat dari besi.
Jaringan kolaborasi para penulis
40 penulis · 92 tautan kepenulisan bersama · menampilkan 40 yang paling banyak terhubung
Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.
- State University of Semarang
- Afiliasi tidak diketahui
- Organisasi berbeda
- Organisasi sama
- Afiliasi tidak diketahui
- Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
| Rekan penulis | Organisasi | Artikel bersama |
|---|---|---|
| Agus Yulianto | Afiliasi tidak diketahui | 6 |
| Teguh Hardi Raharjo | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Widiyanto | Afiliasi tidak diketahui | 2 |
| Najwa Abel Swastika | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lastri Utami | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Anisykurlillah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ahmad Nurkhin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Indah Fajarini Sri Wahyuningrum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Hasan Mukhibad | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Kusumantoro | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| . Hartono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Yunia Nabila Aziziy | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Fakhruddin | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Umi Khumaidah | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| S. E. Nugroho | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ririn. A. K. Dewi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sunyoto Eko Nugroho | State University of Semarang | 1 |
| Dewi Raokhil Iklima Fariyya | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Achmad Sopyan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Ali Najib | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| S. Mariani | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| J. Rahmawan | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| S. Widowati | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| H. Susanto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sarwi | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Agung Cipto Harjono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Sugianto | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Asna Lutfa | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Nathan Hindarto | State University of Semarang | 1 |
| Riska Lebdiana | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Lilik Hadi Kholilul Rohman | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Putut Marwoto | State University of Semarang | 1 |
| kiki wahyuningsih | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Novi Dwi Jayanti | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Deska Lismawenning Puspitarum | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| - Sriatun | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
| Rahmawan Wicaksono | Afiliasi tidak diketahui | 1 |
Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.