Melola Discovery

← Melola Discovery

Jurnal

Strategi Pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan Mengonstruksi Identitas Nahdlatul Ulama pada Pemilihan Legislatif 2019 di Jepara

Unnes Political Science Journal · Vol. 5 No. 1 (2021) · hlm. 26–30

DOI
10.15294/upsj.v5i1.44234
ISSN
2621-6272, 2549-0737
Terbit
2021-03-12
Penerbit
Universitas Negeri Semarang
Bahasa
eng

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi pemenangan H. Nuruddin Amin dengan mengonstruksi identitas NU pada Pileg 2019 di Jepara; dan (2) menganalisis faktor pendukung strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas NU dalam Pileg 2019 di Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah strategi pemenangan dan faktor pendukung yang digunakan Gus Nung dengan mengonstruksi identitas NU pada pemilihan legislatif di Jepara. Sumber data diperoleh dari informan dan dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas Nahdlatul Ulama terdiri dari strategi ofensif dan strategi defensif. Strategi ofensif, berupa membentuk Tim Sukses, menyusun program kampanye, membangun visi berbasis identitas NU, memperkuat image NU, dan segmentasi pemilih serta pengelolaan media. Sementara, Strategi defensif, yaitu silaturahmi melalui acara keagamaan, santunan Yatama, takziah, dan pembagian tunjangan hari raya. (2) faktor pendukung, yaitu: pertama, merawat Ketokohan dengan kredibilitas keluarga sebagai Tokoh Nahdlatul Ulama. Kedua, memantapkan kelembagaan dengan kontruksi image atau citra diri yang sama antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gus Nung, yaitu citra PKB sebagai partainya orang NU.Saran yang dapat peneliti rekomendasikan (1) Calon anggota legislatif diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik, menjaga ketokohan, merawat kesan Tokoh Nahdlatul ulama dan menjaga komunikasi serta hubungan yang baik dengan masyarakat atau konstituen. (2) Tim pemenangan diharapkan bisa mengevaluasi dan memperbaiki program kampanye, serta membangun komunikasi yang lebih terorganisir antara tim pemenangan dengan alumni madrasah.

Jaringan kolaborasi para penulis

30 penulis · 57 tautan kepenulisan bersama

Arahkan kursor atau ketuk sebuah nama untuk menyorot rekan penulisnya. Klik dua kali untuk membuka halaman penulis.

  • Afiliasi tidak diketahui
  • Organisasi berbeda
  • Organisasi sama
  • Afiliasi tidak diketahui
  • Garis lebih tebal = lebih banyak artikel bersama · lingkaran lebih besar = lebih banyak artikel
Tampilkan sebagai tabel
Rekan penulisOrganisasiArtikel bersama
Tijan TijanAfiliasi tidak diketahui4
Martien Herna SusantiAfiliasi tidak diketahui2
Dhea Okta ArdhaniAfiliasi tidak diketahui2
Iwan Hardi SaputroAfiliasi tidak diketahui2
Slamet Sugi RahayuAfiliasi tidak diketahui1
Mike Meida DiningrumAfiliasi tidak diketahui1
Suyahmo SuyahmoAfiliasi tidak diketahui1
Puji LestariAfiliasi tidak diketahui1
Fadly HusainAfiliasi tidak diketahui1
Erisandi ArditamaAfiliasi tidak diketahui1
Iwan HardiAfiliasi tidak diketahui1
Erlin YoanndariAfiliasi tidak diketahui1
Novia Wahyu WardhaniAfiliasi tidak diketahui1
Widiyah ZilviaAfiliasi tidak diketahui1
Alifa Nurul TafrichaAfiliasi tidak diketahui1
Suprayogi - -Afiliasi tidak diketahui1
Firna LarasantiAfiliasi tidak diketahui1
Setiajid SetiajidAfiliasi tidak diketahui1
Catur Teguh P.Afiliasi tidak diketahui1
Noorochmat IsdaryantoAfiliasi tidak diketahui1
Nota Vianta SembiringAfiliasi tidak diketahui1
Abdillah Ibnu RomadhonAfiliasi tidak diketahui1
Cahyo SeftyonoAfiliasi tidak diketahui1
Arif SyariffudinAfiliasi tidak diketahui1
Chinoo Wanaputra PamungkasAfiliasi tidak diketahui1
Fanny MerlianaAfiliasi tidak diketahui1
Latifah Ayu AsysalimaAfiliasi tidak diketahui1
Ima KhomsaniAfiliasi tidak diketahui1

Afiliasi berasal dari OpenAlex; metadata OAI-PMH jurnal tidak memuatnya. Penulis tanpa ID OpenAlex dicocokkan berdasarkan nama, sehingga dua orang bisa tergabung atau satu orang bisa terpisah.

Sumber metadata: OAI-PMH (metadata jurnal) https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/upsj/oai, pertama di-harvest 6 Nov 2026, terakhir terlihat 6 Nov 2026.
Metadata asli (oai_dc)
<oai_dc:dc xmlns="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xsi:schemaLocation="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/  http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc.xsd">
	<dc:title xml:lang="en-US">Strategi Pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan Mengonstruksi Identitas Nahdlatul Ulama pada Pemilihan Legislatif 2019 di Jepara</dc:title>
	<dc:creator>Nikmah, Choris Satun</dc:creator>
	<dc:creator>Suhardiyanto, Andi</dc:creator>
	<dc:description xml:lang="en-US">Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui strategi pemenangan H. Nuruddin Amin dengan mengonstruksi identitas NU pada Pileg 2019 di Jepara; dan (2) menganalisis faktor pendukung strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas NU dalam Pileg 2019 di Jepara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah strategi pemenangan dan faktor pendukung yang digunakan Gus Nung dengan mengonstruksi identitas NU pada pemilihan legislatif di Jepara. Sumber data diperoleh dari informan dan dokumen pendukung. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Strategi pemenangan H. Nuruddin Amin (Gus Nung) dengan mengonstruksi identitas Nahdlatul Ulama terdiri dari strategi ofensif dan strategi defensif. Strategi ofensif , berupa membentuk Tim Sukses, menyusun program kampanye, membangun visi berbasis identitas NU, memperkuat image NU, dan segmentasi pemilih serta pengelolaan media. Sementara, Strategi defensif, yaitu silaturahmi melalui acara keagamaan, santunan Yatama, takziah, dan pembagian tunjangan hari raya. (2) faktor pendukung, yaitu: pertama, merawat Ketokohan dengan kredibilitas keluarga sebagai Tokoh Nahdlatul Ulama. Kedua, memantapkan kelembagaan dengan kontruksi image atau citra diri yang sama antara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Gus Nung, yaitu citra PKB sebagai partainya orang NU.Saran yang dapat peneliti rekomendasikan (1) Calon anggota legislatif diharapkan mampu mengelola waktu dengan baik, menjaga ketokohan, merawat kesan Tokoh Nahdlatul ulama dan menjaga komunikasi serta hubungan yang baik dengan masyarakat atau konstituen. (2) Tim pemenangan diharapkan bisa mengevaluasi dan memperbaiki program kampanye, serta membangun komunikasi yang lebih terorganisir antara tim pemenangan dengan alumni madrasah.

&amp;nbsp;</dc:description>
	<dc:publisher xml:lang="en-US">Universitas Negeri Semarang</dc:publisher>
	<dc:date>2021-03-12</dc:date>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type>
	<dc:type>info:eu-repo/semantics/publishedVersion</dc:type>
	<dc:type xml:lang="en-US">Peer-reviewed Article</dc:type>
	<dc:format>application/pdf</dc:format>
	<dc:identifier>https://journal.unnes.ac.id/sju/upsj/article/view/44234</dc:identifier>
	<dc:identifier>10.15294/upsj.v5i1.44234</dc:identifier>
	<dc:source xml:lang="en-US">Unnes Political Science Journal; Vol 5 No 1 (2021): January; 26-30</dc:source>
	<dc:source>2621-6272</dc:source>
	<dc:source>2549-0737</dc:source>
	<dc:source>10.15294/upsj.v5i1</dc:source>
	<dc:language>eng</dc:language>
	<dc:relation>https://journal.unnes.ac.id/sju/upsj/article/view/44234/18535</dc:relation>
	<dc:rights xml:lang="en-US">Copyright (c) 2021 Author</dc:rights>
</oai_dc:dc>