Melola Discovery

← Melola Discovery

Open access Jurnal SINTA 2

Penerapan Framework ISO 31000 Pada Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi

Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi · Vol. 6 No. 2 (2026) · pp. 444–456

DOI
10.51454/decode.v6i2.1717
ISSN
2775-1813, 2775-2984
Published
2026-07-04
Publisher
Universitas Muhammadiyah Kendari
License
creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/

Abstract

Manajemen resiko muncul sebagai elemen penting sebagai penentu keberlanjutan operasional teknologi informasi dalam membantu daya saing organisasi. Universitas PGRI Madiun memiliki beberapa sistem informasi, salah satu sistem informasi tersebut adalah Sistem Informasi Magang. Dalam penerapannya pasti memiliki kemungkinan risiko yang dapat mengganggu jalannya sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis manajemen resiko teknologi informasi sebagai salah satu bentuk monitoring dan pemeliharaan sistem. Penelitian ini melaksanakan analisis manajemen risiko dengan mengikuti kerangka kerja ISO 31000 yang terdiri atas 4 tahapan utama yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 19 risiko, terdiri dari 2 high risk, 14 medium risk dan 2 low risk, Dengan demikian penelitian ini berhasil menghasilkan rekomendasi perlakuan risiko (risk treatment) sebagai langkah mitigasi bagi Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko. Rekomendasi perlakuan risiko dapat meningkatkan keamanan, kestabilan, dan keberlangsungan layanan sistem secara lebih efektif dan terarah

Collaboration network of the authors

8 authors · 12 co-authorship links · 1 across different organisations

Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.

  • Universitas PGRI Madiun
  • Universitas Gadjah Mada
  • Affiliation unknown
  • Different organisations
  • Same organisation
  • Affiliation unknown
  • Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Show as table
Co-authorOrganisationJoint articles
Anny Kartika SariUniversitas Gadjah Mada1
Aina MusdholifahUniversitas Gadjah Mada1
Slamet RiyantoUniversitas PGRI Madiun1
Dimas SetiawanUniversitas PGRI Madiun1

Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.

This record comes from Crossref (what the publisher deposited), because the journal's own OAI-PMH endpoint could not be harvested.

Metadata source: Crossref API (cadangan, berdasarkan ISSN) https://api.crossref.org/journals/2775-1813/works, first harvested 26 Okt 2026, last seen 26 Okt 2026.
Metadata as oai_dc, converted from Crossref
<oai_dc:dc xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:oai_dc="http://www.openarchives.org/OAI/2.0/oai_dc/"><dc:title>Penerapan Framework ISO 31000 Pada Analisis Manajemen Risiko Teknologi Informasi</dc:title><dc:creator>Anardani, Sri</dc:creator><dc:creator>Bima, Alim Citra Aria</dc:creator><dc:creator>Yunitasari, Yessi</dc:creator><dc:creator>Primayoga, Gilang</dc:creator><dc:description>&lt;jats:p&gt;Manajemen resiko muncul sebagai elemen penting sebagai penentu keberlanjutan operasional teknologi informasi dalam membantu daya saing organisasi. Universitas PGRI Madiun memiliki beberapa sistem informasi, salah satu sistem informasi tersebut adalah Sistem Informasi Magang. Dalam penerapannya pasti memiliki kemungkinan risiko yang dapat mengganggu jalannya sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis manajemen resiko teknologi informasi sebagai salah satu bentuk monitoring dan pemeliharaan sistem. Penelitian ini melaksanakan analisis manajemen risiko dengan mengikuti kerangka kerja ISO 31000 yang terdiri atas 4 tahapan utama yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 19 risiko, terdiri dari 2 high risk, 14 medium risk  dan 2 low risk, Dengan demikian penelitian ini berhasil  menghasilkan rekomendasi perlakuan risiko (risk treatment) sebagai langkah mitigasi bagi Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL)  untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko. Rekomendasi perlakuan risiko  dapat meningkatkan keamanan, kestabilan, dan keberlangsungan layanan sistem secara lebih efektif dan terarah&lt;/jats:p&gt;</dc:description><dc:publisher>Universitas Muhammadiyah Kendari</dc:publisher><dc:date>2026-07-04</dc:date><dc:type>info:eu-repo/semantics/article</dc:type><dc:format>application/pdf</dc:format><dc:identifier>https://doi.org/10.51454/decode.v6i2.1717</dc:identifier><dc:identifier>10.51454/decode.v6i2.1717</dc:identifier><dc:source>Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi; Vol 6 No 2 (2026); 444-456</dc:source><dc:source>2775-1813</dc:source><dc:source>2775-2984</dc:source><dc:relation>https://journal.umkendari.ac.id/decode/article/download/1717/935</dc:relation><dc:rights>https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/</dc:rights></oai_dc:dc>