Manajemen resiko muncul sebagai elemen penting sebagai penentu keberlanjutan operasional teknologi informasi dalam membantu daya saing organisasi. Universitas PGRI Madiun memiliki beberapa sistem informasi, salah satu sistem informasi tersebut adalah Sistem Informasi Magang. Dalam penerapannya pasti memiliki kemungkinan risiko yang dapat mengganggu jalannya sistem. Oleh karena itu, perlu dilakukan analisis manajemen resiko teknologi informasi sebagai salah satu bentuk monitoring dan pemeliharaan sistem. Penelitian ini melaksanakan analisis manajemen risiko dengan mengikuti kerangka kerja ISO 31000 yang terdiri atas 4 tahapan utama yaitu identifikasi risiko, analisis risiko, evaluasi risiko, dan perlakuan risiko. Hasil penelitian mengidentifikasi sebanyak 19 risiko, terdiri dari 2 high risk, 14 medium risk dan 2 low risk, Dengan demikian penelitian ini berhasil menghasilkan rekomendasi perlakuan risiko (risk treatment) sebagai langkah mitigasi bagi Biro Magang dan Praktik Lapangan (BMPL) untuk mengurangi kemungkinan terjadinya risiko. Rekomendasi perlakuan risiko dapat meningkatkan keamanan, kestabilan, dan keberlangsungan layanan sistem secara lebih efektif dan terarah
Collaboration network of the authors
8 authors ·
12 co-authorship links
· 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas PGRI Madiun
Universitas Gadjah Mada
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.