Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Collaborative Problem-Based Learning (CPBL) terhadap kompetensi berpikir kritis dan kreatif mahasiswa pada mata kuliah Aljabar Linier. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pembelajaran Informatika yang tidak hanya menekankan penguasaan prosedur matematis, tetapi juga kemampuan menganalisis masalah, mengevaluasi argumen, menghasilkan alternatif solusi, dan mengembangkan gagasan orisinal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu yang membandingkan kelompok eksperimen berbasis CPBL dan kelompok kontrol berbasis pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes berpikir kritis dan tes berpikir kreatif yang telah melalui pengujian validitas dan reliabilitas. Analisis data difokuskan pada perbedaan hasil posttest antara kelompok CPBL dan kelompok kontrol. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa pada kelompok CPBL memperoleh rerata berpikir kritis 82,50, lebih tinggi daripada kelompok kontrol 62,18, serta rerata berpikir kreatif 72,50, lebih tinggi daripada kelompok kontrol 65,16. Uji efek antarsubjek menunjukkan pengaruh signifikan CPBL terhadap berpikir kritis (F = 1005,952; p = 0,000) dan berpikir kreatif (F = 136,358; p = 0,000). Dengan demikian, CPBL efektif sebagai strategi pembelajaran kolaboratif berbasis masalah untuk memperkuat kompetensi berpikir kritis dan kreatif mahasiswa.
Collaboration network of the authors
9 authors ·
16 co-authorship links
· 1 across different organisations
Hover or tap a name to highlight its co-authors. Double-click to open the author's page.
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Universitas Handayani Makassar
Affiliation unknown
Different organisations
Same organisation
Affiliation unknown
Thicker line = more joint articles · bigger circle = more articles
Affiliations come from OpenAlex; journal OAI-PMH metadata carries none. Authors without an OpenAlex ID are matched by name, which can merge or split people.